SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Apple Didenda 14 Miliar Yen oleh Pemerintah Jepang

Bagikan:

AshefaNews, Jakarta – Pemerintah Jepang menjatuhkan sanksi berupa denda 14 miliar yen atau US$105 juta kepada perusahaan elektronik asal Amerika Serikat, Apple. Landasannya Apple melanggar aturan perpajakan selama dua tahun hingga September 2021

Dilansir dari NHK, Rabu (28/12), Jepang membolehkan pelancong asing untuk membeli barang-barang, termasuk oleh-oleh dan benda-benda lainnya, tanpa membayar pajak konsumsi. Namun, pengecualian itu tidak berlaku bagi barang yang dibeli untuk dijual kembali.

Para pejabat kantor pajak Jepang mengatakan pengecualian itu tidak bisa diberlakukan bagi penjualan bebas pajak oleh Apple yang mencapai 140 miliar yen selama dua tahun hingga September 2021. Sumber-sumber mengatakan para pejabat perpajakan Tokyo mendapati produk Apple itu dijual di toko-toko yang secara langsung dioperasikan oleh cabang Jepang dari raksasa teknologi itu.

Para pengunjung dari Tiongkok dilaporkan membeli beberapa ratus iPhone sekaligus tanpa membayar pajak konsumsi. Bahkan beberapa kasus distributor Apple mempromosikan produknya di media sosial dengan promo bebas pajak.

Praktik ini diperkirakan didorong oleh harga produk Apple, iPhone, yang lebih rendah di Jepang. Apple Japan mengatakan telah menghentikan penjualan bebas pajak di Apple Store pada Juni 2022 dan tidak berkomentar mengenai pengenaan pajak tambahan itu.

Sanksi yang dikenakan terhadap Apple itu dipandang merupakan salah satu denda yang tertinggi dalam catatan penjualan bebas pajak. 

(RM – Yana) 

Scroll to Top