SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

HNW: Sistem Proporsional Tertutup Seperti Pilih ‘Kucing dalam Karung’

Bagikan:

AshefaNews, Jakarta – Rencana dan usulan sistem pemilu 2024 menggunakan proporsional tertutup terus menuai pertentangan dari kalangan parlemen di Senayan.

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mengibaratkan jika sistem proporsional tertutup seperti memilih ‘kucing dalam karung’. Pasalnya, rakyat tidak bisa memilih langsung nama caleg yang didukung dan dipercaya untuk mewakilinya di lembaga parlemen tingkat nasional maupun daerah.

Karenanya, HNW minta permohonan judicial review yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sistem proporsional tertutup tidak dikabulkan.

“Sistem proporsional tertutup tak sesuai dengan prinsip kedaulatan rakyat yang diatur oleh UUD 1945. Saya juga meminta agar MK konsisten dengan putusan yang sebelumnya, yaitu mengubah dari sistem proporsional tertutup menjadi proporsional terbuka,” kata HNW dalam keterangannya, Rabu (4/1).

“Harus diingat juga jika sistem proporsional terbuka yang berlaku dalam pemilu sekarang serta pada Pemilu 2009, 2014, dan 2019 sudah proporsional sesuai ketentuan konstitusi,” sambungnya.

Wakil Ketua Majelis Syura PKS ini, menyatakan dengan sistem proporsional terbuka, rakyat secara bebas memilih dan menentukan calon anggota legislatif yang mereka pilih untuk menjadi wakil mereka di Parlemen maka akan lebih sederhana dan mudah ditentukan siapa yang berhak terpilih, yaitu calon yang memperoleh suara atau dukungan rakyat paling banyak.

“Karena sistem proporsional tertutup itu juga tidak sesuai dengan spirit reformasi, ketentuan konstitusi, dan akan merugikan kedaulatan rakyat, dan kualitas demokrasi,” tukasnya.

(GE – TYO)

Scroll to Top