SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

senam aerobik dan manfaat bagi kebugaran tubuh

Bagikan:

AshefaNews – Selain dari segi kardiovaskular, manfaat lain dari olahraga aerobik yaitu bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan melakukan olahraga aerobik secara teratur, maka akan ada peningkatan sel-sel otot dan jaringan ikat (tendon dan ligamen) sehingga membuat tubuh menjadi lebih kuat.Rutinnya olahraga aerobik yang dilakukan akan memberikan efek seperti menurunkan tekanan darah, mencegah penyakit jantung, stroke, dan kanker.

Apa itu senam aerobik?

Aerobic exercise adalah latihan fisik yang melibatkan otot-otot tubuh yang bergerak secara teratur dan bertujuan untuk meningkatkan kondisi kardiovaskular. Aerobic exercise biasanya dilakukan dengan menggerakkan seluruh tubuh dengan ritme yang sama, seperti jogging, naik tangga, atau bersepeda.

Aerobic exercise dapat menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah serta meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru.

Sejarah senam aerobik

Aerobik adalah salah satu gaya olahraga yang menggerakkan seluruh tubuh dengan cara bergerak secara berirama, sambil mengikuti musik yang lebih rendah dari 180 BPM (beats per minute). Senam aerobik biasanya dilakukan dengan para pelatih di studio olahraga khusus, dan pada umumnya terdiri dari latihan kardio seperti lari, melompat, dan gerakan tangan untuk membentuk suatu irama.

Senam aerobik telah ada sejak abad ke-20, dan awalnya digunakan sebagai metode latihan bagi tentara Amerika Serikat. Gerakannya relatif sederhana dan mudah dipelajari, sehingga semakin populer di kalangan masyarakat umum. Pada tahun 1970-an, senam aerobik mulai diperkenalkan secara luas ke publik melalui televisi dan video cassette recorder (VCR), yang membuatnya semakin populer hingga saat ini.

Manfaat utama dari senam aerobik adalah untuk meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru, serta menurunkan berat badan. Olahraga ini juga dapat meningkatkan kekuatan otot, fleksibilitas, dan kondisi fisik secara umum. Selain itu, aerobik juga dapat membantu mencegah penyakit kronis seperti diabetes dan stroke.

Karena manfaatnya yang luas, olahraga aerobik sering dijadikan sebagai program olahraga bagi anak-anak dan orang dewasa. Beberapa contoh senam aerobik yang populer adalah Zumba, Jazzercise, dan kickboxing.

Aerobik dalam bentuk olahraga rutin sudah ada sejak abad ke-20. Awalnya, gerakan aerobik ini dilakukan secara militer di Amerika Serikat. Aerobik berasal dari kata “aerobic” yang artinya “uji daya tahan jantung dan paru-paru”. Kata tersebut pertama kali digunakan oleh Dr. Kenneth H. Cooper pada tahun 1968 dalam bukunya “Aerobics”.

Pada awalnya, aerobik digunakan sebagai metode latihan untuk para tentara AS. Gerakannya relatif sederhana dan mudah dipelajari, sehingga semakin populer di kalangan masyarakat umum. Pada tahun 1970-an, senam aerobik mulai diperkenalkan secara luas ke publik melalui televisi dan video cassette recorder (VCR), yang membuatnya semakin populer hingga saat ini.

Berbagai jenis senam aerobik

Senam aerobik dapat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Senam aerobik kardio. Jenis ini dilakukan dengan cepat dan teratur selama 30-45 menit, dengan gerakan yang menggerakkan seluruh tubuh seperti lari, naik tangga, dan bersepeda.

2. Senam aerobik step. Jenis ini melibatkan penggunaan tangga untuk melakukan berbagai macam gerakan seperti memompa tangan, mendongakkan badan, dan lain sebagainya.

3. Senam aerobik latihan beban (weight training). Jenis ini melibatkan pengulangan latihan dengan beban tertentu untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. biasanya digunakan oleh atlet profesional atau mereka yang ingin mendapatkan massa otot yang lebih besar.

4. Senam aerobik aqua. Jenis ini melibatkan penggunaan air sebagai media untuk melakukan berbagai macam gerakan seperti berenang, mengayuh perahu, dan sebagainya.

5. Senam aerobik untuk anak-anak. Jenis ini dirancang khusus untuk anak-anak dengan menggunakan berbagai macam alat seperti bola, peti, dan lain sebagainya.

6. Senam aerobik untuk orang tua. Jenis ini dirancang khusus untuk orang tua dengan menggunakan alat-alat seperti tongkat, kursi roda, dan lain sebagainya.

Kelebihan dan kekurangan senam aerobik

Latihan aerobik memiliki banyak manfaat untuk kebugaran dan kesehatan secara keseluruhan, tetapi ada juga beberapa kelemahan potensial yang perlu dipertimbangkan.

Manfaat senam aerobik antara lain:

-Meningkatkan kesehatan jantung

-Darah rendah

-Mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, dan kondisi kronis lainnya

-Meningkatkan fungsi paru-paru

-Meningkatkan tingkat energi

-Penurunan atau pemeliharaan berat badan

-Tulang dan otot lebih kuat

-Mengurangi stres dan kecemasan

– Peningkatan kualitas tidur

Namun, ada juga beberapa kelemahan potensial yang perlu dipertimbangkan saat memulai rutinitas latihan aerobik. Ini dapat termasuk:

-Cedera karena penggunaan yang berlebihan atau bentuk yang salah

-Nyeri otot

-Nyeri sendi

-Kelelahan

Secara keseluruhan, manfaat latihan aerobik lebih besar daripada potensi kerugiannya. Namun, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai rutinitas olahraga baru, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan kronis.

Manfaat senam aerobik bagi kesehatan

Manfaat senam aerobik bagi kesehatan sangat beragam. Dari meningkatkan kondisi fisik, menurunkan tekanan darah, hingga mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung. Senam aerobik juga dapat membantu dalam pencegahan dan pengendalian diabetes, osteoporosis, dan beberapa jenis kanker.

Berikut ini adalah beberapa manfaat senam aerobik bagi kesehatan:

1. Meningkatkan kondisi fisik

Senam aerobik membantu dalam meningkatkan kondisi fisik secara keseluruhan. Melalui latihan yang teratur, Anda dapat meningkatkan daya tahan tubuh, kekuatan otot, dan fleksibilitas. Hal ini akan membuat Anda lebih sehat dan bugar.

2. Menurunkan tekanan darah

Tekanan darah yang tinggi adalah salah satu faktor risiko utama penyakit jantung. Senam aerobik dapat membantu dalam menurunkan tekanan darah dengan cara meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Selain itu, senam aerobik juga dapat mengurangi kadar kolesterol “jahat” dalam tubuh, sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit jantung.

3. Mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung

Senam aerobik juga dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung dengan cara meningkatkan kondisi fisik secara keseluruhan dan menurunkan tekanan darah. Selain itu, senam aerobik juga dapat mengurangi kadar lemak dalam tubuh, sehingga dapat mencegah penumpukan lemak di pembuluh darah. Penumpukan lemak di pembuluh darah adalah salah satu faktor risiko utama penyakit jantung.

4. Membantu dalam pencegahan dan pengendalian diabetes

Senam aerobik membantu dalam pencegahan dan pengendalian diabetes dengan cara meningkatkan sensitivitas insulin. Selain itu, senam aerobik juga dapat menurunkan kadar gula darah secara keseluruhan, sehingga dapat mencegah terjadinya diabetes.

5. Membantu dalam pencegahan dan pengendalian osteoporosis

Osteoporosis adalah penyakit yang ditandai dengan kerusakan tulang yang cukup parah. Senam aerobik membantu dalam pencegahan osteoporosis dengan cara meningkatkan massa tulang dan meningkatkan kekuatan tulang.

6. Membantu dalam pencegahan dan pengendalian beberapa jenis kanker

Senam aerobik juga dapat membantu dalam pencegahan dan pengendalian beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara, kanker colon, dan kanker prostat. Hal ini disebabkan karena senam aerobik dapat menurunkan kadar hormone yang berhubungan dengan pertumbuhan sel kanker.

7. Menurunkan stres

Stres adalah salah satu penyebab utama berbagai macam penyakit. Senam aerobik dapat membantu dalam menurunkan stres dengan cara meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh dan meningkatkan oksigenasi sel. Selain itu, senam aerobik juga dapat meningkatkan kadar endorphin, yaitu hormone yang bertanggung jawab untuk meningkatkan mood dan mengurangi rasa stress.

8. Meningkatkan stamina

Senam aerobik membantu dalam meningkatkan stamina dengan cara meningkatkan daya tahan tubuh dan kekuatan otot. Selain itu, senam aerobik juga dapat meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, sehingga dapat meningkatkan oksigenasi sel dan mencegah terjadinya fatigue.

9. Meningkatkan mood

Senam aerobik dapat membantu dalam meningkatkan mood dengan cara meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh dan meningkatkan oksigenasi sel. Selain itu, senam aerobik juga dapat meningkatkan kadar endorphin, yaitu hormone yang bertanggung jawab untuk meningkatkan mood dan mengurangi rasa stress.

10. Meningkatkan kualitas tidur

Senam aerobik membantu dalam meningkatkan kualitas tidur dengan cara meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh dan meningkatkan oksigenasi sel. Selain itu, senam aerobik juga dapat meningkatkan kadar endorphin, yaitu hormone yang bertanggung jawab untuk meningkatkan mood dan mengurangi rasa stress.

11. Menurunkan berat badan

Senam aerobik membantu dalam menurunkan berat badan dengan cara meningkatkan metabolisme tubuh dan mengurangi kadar lemak dalam tubuh. Selain itu, senam aerobik juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga Anda dapat lebih cepat membakar lemak ketika melakukan aktivitas fisik.

12. Meningkatkan keseimbangan tubuh

Senam aerobik membantu dalam meningkatkan keseimbangan tubuh dengan cara meningkatkan kekuatan otot dan fleksibilitas. Selain itu, senam aerobik juga dapat meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, sehingga dapat mencegah terjadinya sakit kepala dan migrain.

13. Meningkatkan daya tahan tubuh

Senam aerobik membantu dalam meningkatkan daya tahan tubuh dengan cara meningkatkan kekuatan otot dan fleksibilitas. Selain itu, senam aerobik juga dapat meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, sehingga dapat mencegah terjadinya infeksi.

14. Meningkatkan sistem imun

Senam aerobik membantu dalam meningkatkan sistem imun dengan cara meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh dan meningkatkan oksigenasi sel. Selain itu, senam aerobik juga dapat meningkatkan kadar endorphin, yaitu hormone yang bertanggung jawab untuk meningkatkan mood dan mengurangi rasa stress.

15. Meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh

Senam aerobik membantu dalam meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh dengan cara meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh dan meningkatkan oksigenasi sel. Selain itu, senam aerobik juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga Anda tidak akan mudah lelah ketika melakukan aktivitas fisik.

Kontraindikasi dalam melakukan senam aerobik

-Dalam melakukan senam aerobik, ada beberapa kondisi yang merupakan kontraindikasi. Sebelum melakukan senam aerobik, pastikan untuk mengetahui segala kondisi yang dapat membahayakan Anda.

-Jika Anda sedang sakit, jangan melakukan senam aerobik. Melakukan aktivitas fisik ketika sedang sakit hanya akan memperburuk kondisi Anda. Jika memungkinkan, tunggulah hingga Anda benar-benar sembuh sebelum mulai kembali berolahraga.

-Juga, jika Anda baru saja operasi, jangan melakukan senam aerobik. Tubuh Anda masih dalam proses penyembuhan dan harus diistirahatkan sebaik mungkin. Olahraga dapat menyebabkan perdarahan atau infeksi pada luka operasi. Tunggulah setidaknya 6 minggu setelah operasi sebelum mulai kembali berolahraga dengan intensitas tinggi seperti yang dilakukan dalam senam aerobik.

-Orang yang menderita penyakit jantung atau hipertensi harus berhati-hati dalam melakukan senam aerobik. Kondisi ini dapat meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung selama olahraga, yang dapat membahayakan Anda. Jika Anda memiliki kondisi jantung atau tekanan darah tinggi, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mulai berolahraga agar Anda tidak mengalami masalah kesehatan.

-Jika Anda sedang hamil, sebaiknya tidak melakukan senam aerobik. Olahraga yang dilakukan dengan intensitas tinggi dapat berbahaya bagi kondisi janin Anda. Jika memungkinkan, sebaiknya Anda menunda olahraga sampai setelah Anda melahirkan.

-Mengikuti latihan senam aerobik dapat membantu Anda menjadi lebih sehat dan bugar. Akan tetapi, sebelum mulai melakukannya, pastikan untuk mengetahui segala kondisi yang dapat membahayakan Anda. Jika tidak yakin, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Macam-macam gerakan senam aerobik

Gerakan senam aerobik yang paling umum adalah:

1. Squat

2. Salto

3. Lompat tali

4. Burpees

5. Push up

6. Sit up

7.Running

Peralatan yang dibutuhkan untuk senam aerobik

Peralatan yang dibutuhkan untuk senam aerobik relatif sederhana. Anda hanya membutuhkan sebuah tempat untuk bergerak dengan bebas, seperti lantai karpet atau matras elastis. Jika Anda ingin meningkatkan intensitas olahraga, Anda dapat menambahkan beberapa peralatan tambahan, seperti dumbell atau skipping rope.

Kesimpulan

Berdasarkan latihan yang dilakukan, senam aerobik dapat meningkatkan kondisi fisik dan mental seseorang. Selain itu, terdapat beberapa manfaat lain dari senam aerobik, seperti:

1. Meningkatkan metabolisme tubuh

2. Melancarkan sirkulasi darah

3. Mengurangi stres dan meningkatkan rasa nyaman

4. Menurunkan tekanan darah tinggi

5. Meningkatkan daya tahan tubuh

6. Meningkatkan kebugaran tubuh

7. Menurunkan kadar gula darah

8. Meningkatkan kesehatan seluruh tubuh

7. Menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus

8. Menurunkan jumlah kolesterol dalam darah

9. Menurunkan tekanan darah tinggi

(ALN)

Scroll to Top