SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Tim SAR Evakuasi 172 Warga Semarang Akibat Banjir, 1 Meninggal Dunia

Bagikan:

AshefaNews, Semarang – Dampak cuaca ekstrem yang melanda Kota Semarang sejak Jum’at (30/12/22) yang mengakibatkan banjir, hingga Minggu pagi (01/01/23) masih terlihat menggenangi daerah permukiman. Hal ini diakibatkan karena aliran air banjir yang menngenangi wilayah yang lebih tinggi mengalir ke wilayah rendah sehingga hingga kini masih berdampak terhadap permukiman warga.

Hingga Minggu pagi, Tim SAR gabungan Kota Semarang berhasil mengevakuasi warga yang terdampak banjir di kawasan permukiman sebanyak 172 warga dengan kondisi selamat, yang rata – rata rumahnya tergenang air mencapai 1 meter lebih, dan 1 warga dalam keadaan meninggal dunia.

Menurut Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto, “lima tim penyelamat kita kerahkan ke sejumlah titik yang terdampak di wilayah kota Semarang untuk melakukan penyelamatan”, ujarnya.

Dikatakan bahwa titik – titik tersebut diketahui adanya laporan warga dan hasil monitoring tim yang disebar dilapangan untuk memantau dan melaksanakan langkah tanggap darurat. Wilayah yang terdampak parah yaitu, di wilayah Marina, Tanah Mas, Tlogosari, Perumahan Dempel dan Kelurahan Muktiharjo.

Heru menambahkan, tim yang dilapangan diprioritaskan untuk mengevakuasi lansia, orang sakit, anak – anak, orang berkebutuhan khusus hingga ibu hamil. Di informasikan bahwa satu warga dalam kondisi meninggal di evakuasi di wilayah Tlogosari Semarang, dari informasi yang disampaikan warga tersebut meninggal akibat memiliki riwayat penyakit jantung.

“Memang saat ini untuk ketinggian air rata – rata masih tinggi, dan bervariasi dengan kedalaman 50 sampai 70 sentimeter, maka kita lakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman”, pungkasnya.

Hingga saat ini, kondisi di wilayah Kota Semarang terpantau masih diselimuti mendung tebal, angin kencang meskipun hujan tidak selebat dua hari yang lalu. Namun diharapkan masyarakat untuk selalu waspada, mengingat potensi cuaca ekstrem diprediksi masih berlangsung hingga dua hari kedepan.

(RM – Ajipasa)

Scroll to Top