SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Tidak Berizin, Ruko di Jalan Perwakilan Yogyakarta Akhirnya Disegel

Bagikan:

AshefaNews, Yogyakarta – Pemerintah Kota Yogyakarta mulai menyegel ruko di Jalan Perwakilan Yogyakarta, Rabu (4/1/2023). Penyegelan tersebut dilakukan, karena para pedagang yang menggunakan ruko tersebut tidak memiliki izin.

Tanah dan bangunan yang ditempati para pedagang tersebut merupakan milik Keraton Yogyakarta. Pihak Keraton juga tidak mengeluarkan izin penggunaan ruko tersebut. Total ada 21 ruko yang disegel oleh Satpol PP Yogyakarta, karena tak mengantongi perizinan penggunaan.

Para pedagang pun meminta solusi terkait penyegelan ini. Pasalnya, banyak orang yang menggantungkan hidupnya pada ruko-ruko yang didominasi penjual kuliner itu. “Kami minta solusi dari pemerintah, setelah penutupan ini. Kami sudah membayar Rp70 juta per ruko ini setahunnya,” ujar Rukamto salah satu pedagang di Jalan Perwakilan.

Namun, Rukamto tidak menyebutkan lebih lanjut pihaknya membayar kepada siapa. Pihaknya setidaknya meminta perpanjangan waktu untuk pengosongan, dan diberi kesempatan tetap berjualan hingga 2024 atau 2025, sesuai rencana pembangunan Jogja Planning Gallery (JPG) yang akan menggunakan tanah di lokasi tersebut. 

“JPG kan rencana 2024/2025 bersama gedung DPRD Harapan kami ya sampai 2024/2025 satu paket pembangunan JPG. Cari lah win win solution. Pembahasan lokasi pindah ke mana juga belum ada, kalau diminta pindah,” ujar Rukamto.

Pj Wali Kota Yogyakarta, Sumadi menegaskan bahwa Pemkot Yogyakarta telah memberi opsi penawaran untuk relokasi. Tawaran tersebut juga sudah dilakukan sejak Agustus 2022. Namun, para pedagang disebutnya enggan untuk pindah.

“Sudah dari Agustus (2022). Ditawari ke Pasar Beringharjo di atas itu, atau di Kuncen, tapi emoh (gak mau). Itu kan tanah Keraton juga (tanah di Jalan Perwakilan,” ujar Sumadi.

Sumadi juga menyebut setelah penyegelan ini masih berkomunikasi dengan Sekda DIY, untuk langkah lebih lanjut. “Sudah komunikasi dengan Pak Sekda DIY,” ujar Sumadi.

(RM – JR)

Scroll to Top