SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Suasana Rumah Duka Mantan Menteri ATR Ferry Mursyidan Baldan Meninggal Dunia, Dipenuhi Pelayat

Bagikan:

AshefaNews – Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional yang menjabat dari 27 Oktober 2014 hingga 27 Juli 2016 pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo, Ferry Mursyidan Baldan meninggal dunia di dalam mobilnya.

Kabar duka disampaikan oleh Mantan Ketua Umum PB HMI Arief Rosyid melalui akun instagram pribadinya.

“Innalillahi wainnailaihi raji’un. Telah berpulang ke rahmatullah Kanda Ferry Mursyidan Baldan (Ketum PB HMI 1990-1992), pada hari ini di Jakarta. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu. Semoga diampuni segala dosa-dosanya,” tulis Arief pada Jumat 2 Desember 2022 sekitar pukul 14.30 WIB.

Arief juga tuliskan rumah duka almarhum yang terletak di kawasan Slipi, Jakarta Barat.

Terpantau dirumah duka hingga kini sudah dipadati para sahabat dan tetangga, bendera kuning mulai terpasang di sudut-sudut jalan meski belum tertuliskan nama Ferry Mursyidan Baldan.

Suasana Rumah Duka Mantan Menteri ATR Ferry Mursyidan Baldan. (Foto: AT)

Ketua RT 01/03 Kemanggisan, Palmerah, Topan, mengatakan Ferry Mursyidan Baldan Ditemukan Meninggal dalam Mobil di Hotel Bidakara usai Acara PMI

“Selepas jumataan, pihak keluarga mendapat kabar dari pihak hotel, bahwa Pak Ferry ditemukan meninggal dunia di dalam mobil di basement,” ujar Topan.

Topan mengatakan, Ferry sebelumnya memang tengah mengikuti kegiatan Palam Merah Indonesia di hotel tersebut.

“Kemarin, memang almarhum sebelumnya mengikuti acara PMI. Lalu istirahat di sana dan rencananya hari ini akan melanjutkan kegiatan ke Bekasi,” ujarnya.

Topan mengatakan istri Ferry tidak bisa menghubungi suaminya sejak tadi malam. Hingga tiba-tiba pihak hotel mengabarkan kabar duka.

Diketahui Ferry menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, dari 27 Oktober 2014 hingga 27 Juli 2016 pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo.

Dari luar rumah duka, terdengar isak tangis suara istri Ferry, Hanifah Husein.

Hanifah hanya bisa menangis sembari terduduk di karpet ruang tamu dan genggaman tangan sanak saudara yang menguatkannya saat ini.

(RM – AT)

Scroll to Top