Sidang Perintangan Penyidikan Brigadir J, Hakim Tolak Nota Keberatan Arif Rachman

Bagikan:

AshefaNews, Jakarta – Majelis Hakim menolak pengajuan nota keberatan alias eksepsi yang diajukan terdakwa Arif Rachman. Alasannya seluruh dakwaan yang disusun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah sesuai dengan KUHAP, sehingga, bisa dijadikan sebagai dasar pemeriksaan.

Diketahui,  Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar sidang perintangan penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Arif Rachman. 

“Menolak keberatan atau eksepsi dari penasehat hukum terdakwa Arif Rachman Arifin,” kata Hakim Ketua di ruang sidang PN Jaksel, Selasa (8/11/2022).

Oleh karena itu, majelis hakim memerintahkan JPU untuk menghadirikan saksi. Sebab, perkara obstruction of juctice dengan terdakwa Arif Rachman Arifin dilanjutkan ke tahap pembuktian dakwaan.

“Memerintahkan penuntut umum melanjutkan pemeriksaan perkara,” tutupnya.

Sebelumnya, Penasihan Hukum Arif Rachman, meminta majelis hakim menolak dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus obstruction of justice. 

“Menyatakan surat dakwaan penuntut umum batal demi hukum atau setidak-tidaknya tidak dapat diterima,” ucap penasehat hukum Arif Rachman di ruang sidang.

(RM – TGH)

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top