SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Sekali Dipukul Ukraina, Rusia Kehilangan 400 Tentara 

Bagikan:

AshefaNews, Jakarta – Departemen Komunikasi Strategis angkatan bersenjata Ukraina mengatakan pada Minggu (1/1) malam, yang menewaskan 400 tentara Rusia tewas dan 300 lainnya luka-luka. Namun Moskow membantahnya dan hanya mengatakan 63 tentara yang meregang nyawa di Donetsk. 

Ukraina mengunggah sebuah video yang menggambarkan sebuah sekolah kejuruan di Makiivka yang dikuasai Rusia hancur. Tempat itu digunakan oleh ratusan tentara Rusia berikut gudang persenjataan. Klaim Ukraina itu tidak dapat diverifikasi secara independen. 

Serangan Ukraina itu dapat menjadi serangan paling besar jika dapat terkonfirmasi. Pencapaian itu paling besar sejak Rusia melancarkan invasi pada akhir Februari. 

Tetapi Rusia mengklaim serangan itu hanya menewaskan 63 tentara. Insiden itu terjadi setelah Kyiv meluncurkan enam proyektil roket berpemandu buatan Amerika Serikat, HIMARS.

Dua dari rudal ditembak jatuh oleh pertahanan udara Rusia. Tetapi empat menghantam fasilitas tersebut yang menewaskan 63 tentara Rusia. 

“Ada yang tewas dan terluka. Jumlah pastinya masih belum diketahui. Bangunan itu sendiri rusak parah,” kata Igor Girkin, mantan petugas Layanan Keamanan Federal yang mengatur pasukan separatis pro-Rusia di Ukraina timur, dilansir dari Aljazeera, Selasa (3/1).

Ia mengatakan bahwa jumlah korban tewas dan terluka mencapai ratusan. “Ini bukan satu-satunya pengerahan personel dan peralatan (sangat padat) di zona penghancuran rudal HIMARS,” katanya. 

Sementara Presiden Ukraina Volodimir Zelensky memuji Ukraina. “Drone, rudal, yang lainnya tidak akan membantu mereka karena kita bersatu. Mereka dipersatukan hanya oleh rasa takut,” terangnya. 

(GE – Yana)

Scroll to Top