SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Pemerintah Targetkan Relokasi 200 Rumah Korban Gempa Cianjur Rampung Desember 2022

Bagikan:

AshefaNews – Pemerintah menargetkan proses relokasi 200 rumah korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat yang rusak berat dan berada di daerah rawan rampung pada Desember 2022.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menjelaskan tindak lanjut relokasi dan renovasi rumah korban terdampak gempa di Cianjur.

“Kalau Desember, 200 rumah ini pasti bisa dibangun. Bahkan target kami sisanya di lahan 30 hektar akhir Desember 2022 bisa dilakukan,” ujar Muhadjir dalam keterangannya, Senin (5/12/2022).

Menurut Muhadjir, proses relokasi tersebut juga akan dilakukan bersama dengan rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas sosial, seperti sekolah dan rumah ibadah yang rusak oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Sesuai dengan arahan Presiden bahwa antara tanggap darurat bencana dan proses rehabilitasi dan rekonstruksi itu dilaksanakan secara simultan dan paralel,” kata Muhadjir.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, akan memulai perbaikan rumah untuk 200 kepala keluarga di lokasi yang baru (relokasi) dengan tipe 36 dengan luas tanah 90 m².

“Beberapa rumah yang berada di lahan merah itu kan harus direlokasi, tahap pertama sudah kami siapkan 2,5 hektar,” kata Basuki dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (2/12/2022). 

Ia menyebut akan membuat rumah tahan gempa berbasis teknologi RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat). Selanjutnya, Kementerian PUPR juga akan memperbaiki sejumlah bangunan seperti fasilitas umum, sosial, kesehatan dan pendidikan di wilayah terdampak. 

“Mudah-mudahan minggu depan sudah kita perbaiki. Selain itu, untuk TPA yang ada di lahan merah juga akan kami relokasi dan lahannya sudah ada di daerah Cikalong,” ungkapnya.

(RM – WAH)

Scroll to Top