SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Pemerintah Rekomendasikan, Daerah Patahan Akibat Gempa Jadi Jalur Hijau

Bagikan:

AshefaNews – Pemerintah merekomendasikan agar lokasi hunian atau permukiman warga di daerah patahan akibat gempa untuk direlokasi. Pemerintah menyarankan, agar daerah patahan yang menjadi penyebab gempa di Cianjur bisa dimanfaatkan untuk jalur hijau. 

“Untuk lahan yang terdampak di patahan ini, kami rekomendasikan untuk dijadikan area non hunian atau non bangunan.Kami rekomendasikan sebagai jalur hijau baik itu taman maupun untuk pertanian maupun perkebunan,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto saat menghadiri rapat koordinasi tingkat menteri (RTM) yang dipantau secara daring, Senin (12/12/2022). 

Terkait strategi relokasi bangunan, pihaknya juga harus memastikan lahannya clear and clean. Artinya lokasinya aman dari segi lahan, tata ruang dan juga administratif pemerintahan. 

“Clear secara lahan berada di daerah yang bukan juga patahan, bukan daerah yang topografinya mudah longsor dan sebagainya, sehingga tidak akan menimbulkan bencana berikutnya,” sambungnya.  

Kedua, kata Iwan, pihaknya harus melihat secara topografi dan batuan serta mendapat rekomendasi dari Badan Geologi terkait keamanan daerah tersebut. 

“Secara tata ruang kami mengharapkan juga bahwa lahan tersebut masuk dalam rencana tata ruang sebagai zona yg dapat dimanfaatkan untuk perumahan dan permukiman,” jelasnya. 

Sementara dari sisi administratif pemerintahan, pihaknya harus memastikan apakah lahan tersebut HGU (Hak Guna Usaha) atau bukan yang tidak lagi diperpanjang dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. 

“Dari titik itulah kami Kementerian PUPR membantu untuk melakukan pembangunan pada lahan-lahan lahan relokasi tersebut dengan konsep build back better, artinya membangun dengan rumah tahan gempa dengan tata ruang yang lebih aman dan tangguh terhadap bencana, dilengkapi PSU (Unit Catu Daya) dan infrastruktur dasar lainnya, seperti air minum, sanitasi, jalan, lingkungan, listrik dan sebagainya,” pungkas Iwan.

(GE – WAH) 

Scroll to Top