SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Mancing Bareng Sambut Hut Kota Tangerang, Warga: Kalau Bisa Sampah di Bersihkan Dulu

Bagikan:

AshefaNews, Tangerang – Kegiatan mancing bareng di aliran sungai cisadane di penuhi sampah yang menumpuk. Warga pun menilai pemerintah kota (pemkot) Tangerang tidak siap dalam kegiatan  menyambut Hut ke 30 Kota Tangerang itu. 

Dari pantauan ashefanews, sejumlah warga nampak antusias mengikuti kegiatan mancing bareng itu di sepanjang aliran sungai cisadane tepatnya berdekatan dengan jembatan kaca. Bahkan salah satu pemancing terlihat bukannya mendapatkan ikan malah justru plastik sampah yang menyangkut. Para warga

“Waduh kurang nyaman juga, kita lempar kailnya, nyangkut lagi nyangkut lagi ke sampah,” kata Suparto pemancing, saat ditemui di lokasi bantaran Sungai Cisadane, Minggu (19/02/).

Suparto mengatakan semestinya pemerintah Kota Tangerang tidak membiarkan kondisi sampah yang terbawa arus itu menumpuk begitu saja di aliran sungai cisadane, yang terlihat kotor dan para pemancing pun sulit untuk mendapatkan ikan. 

“Mungkin acara ini jadi bagus diadakan untuk masyarakat, tapi ternyata terkendala dengan sampah. Perhatikan jugalah Pemda gimana caranya sampah ini bisa dibenahi, agar kita warga Kota Tangerang bisa menikmati dengan nyaman, kali kita bersih, banyak ikannya sekaligus jadi rekreasi murah juga untuk masyarakat,” ujarnya.

Hal senada juga dirasakan Sulaiman peserta mancing lainnya mengungkapkan, dengan kondisi sampah yang berserakan di aliran Sungai Cisadane itu tidak sedap dipandang dan sangat mengganggu.

“Mengganggu banget sampah ini, jadi susah buat menarik joran. Mohon maaf nih pak pemda, ini cuma masukan saja, seharusnya kondisi kali bersih, kalau kali bersih semuanya pasti nyaman,” imbuhnya.

“Bagi habitat yang ada pun juga akan terlindungi, tapi kalau adanya pencemaran, kasian juga ikannya jadi gak makan karena tercemar sampah, kan sayang jadinya,” sambungnya.

Sulaiman menjelaskan sampah yang menumpuk di aliran Sungai Cisadane itu beragam jenis. Mulai dari sampah plastik, ranting pohon maupun limbah rumah tangga.

“Ini semua macam sampah ada, seperti botol minuman, makanan, terus ada kayu, ada pohon segala, juga plastik dan sampe limbah rumah tangga,” paparnya. 

Lantas Sulaiman berharap agar pemerintah Kota Tangerang melakukan rutinitas pengangkutan sampah sampah yang ada di Sungai Cisadane itu.

“Kalau bisa ada schedule lah, jadi setiap bulan tuh berapa kali dibersihkan, di patroli, kalau gitu saya yakin sekecil apapun usaha pasti ada hasilnya,” pungkasnya. 

(RM – AP) 

Scroll to Top