SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Korban Longsor Proyek Perumahan di Sleman Belum Ketemu, Tim SAR Lakukan Pencarian Manual

Bagikan:

AshefaNews, Yogyakarta – Satu orang pekerja dinyatakan hilang usai tertimbun material longsor di proyek pembangunan perumahan di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sore ini. Tim SAR gabungan kini masih melakukan proses pencarian. 

Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto mengatakan proses pencarian korban atas nama Surya (32) warga Klaten, Jawa Tengah ini dilakukan tim gabungan dari unsur polisi, TNI, Basarnas dan BPBD. Total personil yang diterjunkan sebanyak 50 orang. 

“Untuk Tim SAR Gabungan yang terlibat pencarian malam ini kurang lebih ada 50 personil gabungan,” ujar Pipit kepada wartawan, Senin (2/1/2023). 

Pipit menjelaskan untuk pencarian korban dilakukan menggunakan peralatan seperti cangkul, linggis dan sekop. Tim belum berani menerjunkan alat berat karena kondisi tanah di lokasi kejadian masih labil. Jika dipaksakan berisiko memicu longsor susulan. 

“Untuk pencarian masih menggunakan alat manual seperti cangkul, linggis dan skop.  Pencarian belum menggunakan alat berat mengingat lokasi kejadian tanahnya masih labil,” ujarnya. 

Untuk mempercepat proses pencarian, tim ini bakal dibantu oleh anjing pelacak unit K9 dari Polda DIY. Anjing tersebut nantinya ditugaskan untuk mengendus keberadaan korban. 

Diberitakan sebelumnya empat pekerja tertimbun tanah longsor yang terjadi di proyek pembangunan perumahan di Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (2/1/2023). Tiga pekerja selamat, sedangkan satu orang masih proses pencarian.  

Korban selamat bernama Karsono (50), Tukiyo (53) dan Karju (40) warga Gunungkidul. Sementara korban yang masih dalam pencarian atas nama Surya (32) warga Klaten, Jawa Tengah. 

Insiden bermula saat para pekerja sedang membuat tanah galian sebagai pondasi talud sedalam tujuh meter. Diduga karena tanah yang labil bercampur pasir, tiba-tiba terjadi longsor hingga menimbun empat pekerja.

(RM – JR)

Scroll to Top