Eks Perwira TNI Ruslan Buton Ikut Aksi 4-11

Bagikan:

AshefaNews – Mantan perwira menengah TNI, Ruslan Buton, ikut menyuarakan aspirasi  bersama Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) di Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2022).

Ruslan bersama GNPR menyuarakan tiga tuntutan, yaitu penegakkan supremasi hukum, turunkan harga BBM dan harga-harga lainnya. Selain tiga tuntutan itu, massa juga meminta Jokowi mundur dari jabatannya sebagai Presiden RI.

Hadirnya Ruslan ditengah massa aksi menjadi perhatian publik dan awak media. Pasalnya, mantan Kapten Infanteri tersebut sempat viral karena meminta Presiden Jokowi mundur pada 2020 silam.

“Sebagai anak bangsa yang tidak ingin bangsanya terjajah, pastinya akan merasa terpanggil untuk hadir,” ujar Ruslan kepada awak media

Ruslan menegaskan kehadirannya atas inisiatif sendiri, bukan karena undangan. “Tidak ada undangan khusus, hanya kita tahu bahwa (aksi) 411 sebuah momentum perjuangan rakyat menegakkan keadilan, perjuangan kedzaliman,” tutup Ruslan

Diketahui, Ruslan Buton dipecat secara tidak hormat dari satuan AD karena terlibat kasus pembunuhan terhadap petani di Taliabu, Ternate, Maluku Utara, Oktober 2017 silam. Pengadilan Militer Ambon menjatuhkan vonis kepada Ruslan hukuman 1 tahun 10 bulan penjara.

(RM – TR)

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top