SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Dalam Waktu Dekat, Satlantas Polres Tangerang Akan Mengaktifkan Tilang ETLE

Bagikan:

Ashefanews, Tangerang – Satlantas Polres Metro Tangerang Kota dalam waktu dekat akan mengoperasikan penindakan tilang melalui sistem elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di ruas jalan di Kota Tangerang. Uji coba akan dilakukan pada tanggal 9 Januari 2023 esok, dengan satu kamera ETLE yang sudah disiapkan yang berada di Jalan Daan Mogot KM 27 Kota Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho menuturkan, sistem ETLE bertujuan untuk mengatasi peningkatan pelanggaran lalu lintas di wilayah hukumnya.

“Jadi mulai hari ini Kamis, 5 Januari 2023 kami telah uji coba ETLE, dan akan segera diterapkan pekan depan,” ujarnya, Kamis (5/01).

Nantinya uji coba pemasangan ETLE, Kata Zain pertama dilakukan jajaran Satlantas Polres Metro Tangerang Kota dan Dinas Perhubungan Kota Tangerang, serta memperkenalkan bagaimana sistem tilang elektronik tersebut bekerja.

“Dalam menindaklanjuti perintah pak Kapolri agar menarik tilang manual dan mengedepankan penegakan melalui ETLE. Uji coba tilang elektronik ini pertama dengan menggunakan satu ETLE statis,” jelasnya.

Zain menjelaskan, dengan penerapan tilang elektronik tersebut diharapkan mampu membuat masyarakat Kota Tangerang untuk lebih mematuhi aturan berlalu lintas demi keselamatan berkendara.

“Diharapkan kedepannya, keberadaan ETLE ini dapat membantu kita dalam membuat masyarakat Kota Tangerang menjadi lebih tertib dalam berlalu lintas. Yang jelas ada atau tidak ada petugas, masyarakat harus tertib demi keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya,” paparnya. 

Zain menambahkan, pihaknya kedepan akan memasang kamera ETLE statis di empat titik yang akan ditempatkan pada lokasi yang dinilai tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Tangerang. 

“Selain itu, kami ada satu ETLE Portable yang dapat dipindahkan sewaktu-waktu oleh petugas, dan 1 ETLE mobile bergerak ke lokasi-lokasi yang mempunyai kerawanan tinggi,” jelasnya. 

(GE – AP) 

Scroll to Top