SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Atta Halilintar dan 4 Selebriti Dilaporkan Dugaan Penipuan ke Bareskrim Polri Terkait Robot Trading

Bagikan:

AshefaNews, Jakarta – Youtuber Atta Halilintar dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri terkait dugaan penipuan. Suami Aurel Hermansyah itu dipolisikan oleh 230 korban robot trading Net89.

Laporan dengan nomor LP/B/0614/X/2022/SPKT/Bareskrim Polri pada tanggal 26 Oktober 2022.

“Ada 134 para pelaku, 5 orang diduga publik figur, kemudian 7 orang founder-nya, 5 orang CEO-nya, kemudian 37 orang terkait leader-nya, dan 51 orang terkait dengan exchanger, jadi total ada 134 orang,” ucap kuasa hukum korban, M Zainul Arifin, Rabu (26/10/2022).

Dalam kasus robot trading Net 89 para korban mengalami kerugian senilai Rp 28 miliar. Selain Atta Halilintar, para korban juga melaporkan sejumlah selebriti diantaranya Taqy Malik, Kevin Aprilio, Adri Perkasa dan Mario Teguh.

“Kalau Atta Halilintar diduga lelang bandana ya Rp 2,2 m dari founder-nya Net 89 Reza Paten. Kemudian Taqy Maliq dia menerima dari lelang sepeda Brompton Rp 700 juta rupiah diduga TPPU Pasal 5,” kata Zainul.

Terkait Mario Teguh, Zainul mengatakan jika motivator tersebut diduga berperan sebagai leader atau endorse dan Founder Billions Group Net89. Ia juga diduga mempromosikan serta mempengaruhi orang lain menjadi member Net89.

Selanjutnya, Kevin Aprilio dan Adri Prakarsa diduga ikut mempromosikan Net89 lewat media elektronik baik zoom meeting.

“Ada video dan foto yang sudah kita sampaikan, ITE Pasal 45 huruf a ayat 1,” ucapnya.

Selain melaporkan 5 selebriti Indonesia, para korban robot trading Net 89 juga sudah melaporkan 7 orang yang berperans sebagai Funder Net 89, 21 orang berperan sebagai exchangers atau sub-exchangers Net89, 51 orang yang berperan sebagai Funder dan Topaz Grub Member Podosugi.

Serta 37 orang yang berperan sebagai Funder dan Topaz Grub Member Autosultan, 4 orang yang berperan sebagai Founder dan Topaz Grub Member Billions Group.

(RM – FF)

Scroll to Top