SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Pemerintah Tambah Dana Siap Pakai untuk Rumah Rusak Akibat Gempa Cianjur

Bagikan:

AshefaNews – Pemerintah Indonesia akan menambah dana untuk melakukan perbaikan pada rumah yang mengalami kerusakan akibat bencana gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. 

Pernyataan itu disampaikan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy usai melakukan rapat koordinasi tingkat menteri (RTM) yang berlangsung di Jakarta, Senin (12/12/2022). 

“Sesuai arahan presiden maka akan dilakukan perubahan nilai bantuan stimulan untuk perbaikan rumah di lokasi gempa Cianjur,” kata Muhadjir Effendy dalam rapat koordinasi tingkat menteri (RTM) yang dipantau daring, Senin. 

Muhadjir merinci, anggaran biaya revitalisasi rumah hunian berdasarkan tingkat keparahan bangunan. Untuk bangunan yang mengalami rusak berat anggaran semula Rp 50 juta, menjadi Rp 60 juta. 

Rumah yang mengalami rusak sedang semula Rp 25 juta menjadi Rp 30 juta. Sedangkan dana untuk rumah yang rusak ringan awalnya dianggarkan Rp 10 juta menjadi Rp 15 juta. 

Atas dasar perubahan tersebut, Muhadjir meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk segera merevisi SK BNPB Nomor 85 tahun 2022. 

“Untuk itu diperlukan perbaikan SK Kepala BNPB Nomor 85 tahun 2022 tentang bantuan dana siap pakai untuk penanggulangan gempa bumi di Cianjur,” ucapnya. 

Sementara itu, data per 12 Desember 2022 menyebutkan, jumlah rumah yang mengalami kerusakan totalnya mencapai 56.480 unit.

“Terdiri dari 13.633 rusak berat, 16.059 rusak sedang dan 26.856 rusak ringan,” ungkapnya. 

Dia pun berharap seluruh kementerian/lembaga menindaklanjuti arahan dari Presiden Joko Widodo sebagaimana mestinya.

(RM – WAH)

Scroll to Top