Pemerintah Ajak ICMI Siapkan Generasi Unggul di Berbagai Bidang

Bagikan:

AshefaNews – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI), berperan penting dalam menyiapkan generasi muda Indonesia. Baik dari segi intelektual maupun karakternya. 

“ICMI harus berkontribusi melalui pemikiran-pemikiran konstruktif dan strategis melalui upaya-upaya konkrit guna memutus akar penyebab kemiskinan, membantu anak-anak yang putus sekolah, menginisiasi bantuan-bantuan atau biaya pendidikan dan sebagainya,” ujar Muhadjir saat memberi sambutan pada Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) dan Milad ICMI Ke-32 di Ballroom BJ Habibie BRIN, Jakarta, Sabtu (3/12).

Muhadjir mengatakan, di era sekarang ini isu dan konten negatif dari media sosial sangat mengkhawatirkan. Oleh karena itu, ia meminta ICMI tetap berkhidmat dalam jalurnya sebagai organisasi cendikiawan yang berkebangsaan dan berkeislaman.

“Banyak kerusakan mental yang diakibatkan oleh konten negatif media sosial. ICMI harus mengambil bagian dalam memerangi ini. Karena ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ucap Muhadjir.

Merespon hal itu, Ketua Umum ICMI Arif Satria mengatakan, pihaknya akan terus mendukung pemerintah Indonesia dalam menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045 dan menjadi sumber inspirasi bangsa.

“ICMI harus menjadi rumah umat Islam dan pelopor agenda aksi transformasi,” katanya. 

Adapun Silaknas dan Milad ICMI dilaksanakan pada 3-4 Desember 2022 dengan melibatkan delegasi dari seluruh organisasi wilayah dan organisasi wilayah khusus ICMI.

Adapun rangkaian acara Silaknas dan Milad ICMI tahun 2022 diawali dengan Leadership Camp di Gedung MPR RI, Konvensi Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah, serta Welcome Dinner bersama Menteri Perdagangan. 

Acara yang digelar di Jakarta itu berlangsung tanggal 3 -4 Desember 2022. Acara ini diisi dengan pemberian apresiasi berupa ICMI Award kepada insan cendekiawan Muslim yang menginspirasi. 

Mereka adalah Prof. Emil Salim, Dr. Muhammad ‘Imaduddin ‘Abdulrahim, Prof. DR. M. Dawam Rahardjo SE, Prof. Dr. Nurcholish Madjid, Adi Sasono, Prof. Azyumardi Azra dan Letjen TNI (Purn.) Achmad Tirtosudiro.

(RM – WAH) 

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top