Kasus Kecurangan Masuk PTN Terjadi Tiap Tahun, Tim SNPMB Antisipasi Dua Hal Ini

Bagikan:

AshefaNews – Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) akan melakukan antisipasi untuk menekan potensi kecurangan saat peserta melakukan ujian Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). 

Ketua tim penanggung jawab SNPMB Mohammad Ashari mengatakan, setiap tahun pihaknya selalu menemukan kecurangan peserta saat melakukan tes seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN). 

“Dari tahun ke tahun muncul juga, dan kita menemukan, dan setiap kecurangan ditindaklanjuti untuk dibawa atau kita serahkan ke aparat penegak hukum,” ujar Ashari saat melakukan konferensi pers di gedung D Kemendikbudristek, di Jakarta, Kamis (1/12/2022). 

Untuk itu pihaknya melakukan antisipasi dengan cara dua hal, yakni membuat soal yang berbeda antar peserta dan melakukan SOP pemeriksaan fisik kepada para peserta. 

Ashari mengatakan, pembiayaan soal akan dibuat berbeda dari hari ke hari, bahkan di setiap sesi. 

“Jadi pada saat hari H pelaksanaan ujian, saya yang duduk disini dengan yang disebelah itu berbeda, sehingga mau minta bantuan di dalam ruangan sekalipun tidak bisa,” kata Ashari. 

Peserta juga akan diperiksa berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) yang telah berlaku. Seperti memeriksa di bagian telinga atau masker, apabila ada alat teknologi yang disematkan. 

“SOP pada saat pelaksanaan itu pemeriksaan secara fisik mencocokan identitas, kemudian memeriksa ada kemungkinan peralatan peralatan yg ditaro di telinga masker atau sebagainya, yang memungkinkan menggunakan metal detector,” tambahnya.

(RM – WAH)

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top