SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

BNPB Minta Proses Relokasi 10 Desa Rawan Gempa di Cianjur Dipercepat

Bagikan:

AshefaNews – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta pemerintah daerah untuk mempercepat proses relokasi 10 desa terdampak gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. 

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menjelaskan bahwa untuk tahap awal, lahan yang bakal digunakan sebagai tempat relokasi harus selesai dipersiapkan dalam waktu dekat. 

Bersamaan dengan itu, proses evakuasi dan pembersihan material bangunan di lokasi bencana Cianjur juga harus dipercepat penyelesaiannya. Dengan begitu, tahapan relokasi bisa langsung dimulai. 

“Bagaimana memindahkan 10 desa ke tempat baru ini tidak mudah. Setelah proses evakuasi dan pembersihan lokasi bencana selesai, tahap relokasi segera dijalankan,” ujar Suharyanto dalam keterangannya, dikutip Jumat (16/12/2022). 

Dengan demikian, Suharyanto berharap masyarakat terdampak gempa bumi Cianjur bisa segera kembali bekerja dan beraktivitas dengan normal. 

Adapun 10 desa di Cianjur itu hendak direlokasi karena berada tepat di kawasan rawan gempa bumi. Pasalnya, desa-desa itu berada di area patahan atau sesar Cugenang yang masuk kategori zona berbahaya untuk dihuni.

Atas dasar itu, Suharyanto pun meminta seluruh jajarannya dan stakeholder terkait untuk memastikan bahwa lahan yang dipakai sebagai tempat relokasi tidak berada di dekat sesar Cugenang. 

“Pastikan lagi zona patahan Ciguneng tidak dekat dengan lahan relokasi,” pungkasnya.

(RM – WAH) 

Scroll to Top