SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Banyak Tak Tercatat, Korban Meninggal Gempa Cianjur Diperkirakan Capai 600 Orang

Bagikan:

AshefaNews –  Pemerintah Kabupaten Cianjur melaporkan bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo 5,6 di Cianjur, Jawa Barat, diperkirakan mencapai 600 orang. 

Data tersebut berdasarkan hasil pencatatan ulang korban meninggal dunia akibat gempa bumi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Cianjur. 

“Setelah dilakukan pendataan ulang jumlahnya mencapai 600 orang yang tersebar di sejumlah desa di Kecamatan Pacet, Cugenang, Cianjur, dan Warungkondang,” ujar Bupati Cianjur Herman Suherman dalam keterangannya, dikutip Selasa (13/12/2022).

Jumlah tersebut bertambah 265 orang dari data yang sudah dicatatkan dan dilaporkan sebelumnya oleh pemerintah daerah bersama pemerintah pusat, yakni 335 orang.

Menurut Herman, selisih jumlah korban itu disebabkan oleh adanya korban yang langsung dimakamkan oleh pihak keluarga, tanpa melapor terlebih dahulu kepada petugas untuk pendataan.

“Banyak yang tidak melaporkan anggota keluarganya yang meninggal dunia akibat gempa,” kata Herman.

Atas dasar itu, Herman pun memerintahkan seluruh perangkat RT /  RW dan desa untuk mendata ulang seluruh warganya yang meninggal dunia, khususnya korban meninggal yang tidak dibawa ke puskesmas ataupun rumah sakit. 

Herman menegaskan bahwa data seluruh korban meninggal dunia akibat gempa bumi diperlukan agar bisa diteruskan ke Kementerian Sosial. 

Dengan begitu, Herman berharap pihak keluarga atau ahli waris bisa memperoleh haknya untuk mendapatkan uang santunan dari pemerintah. 

“Sehingga data tersebut bisa kami teruskan ke Kementerian Sosial, agar keluarga yang ditinggalkan bisa mendapatkan uang duka,” pungkas Heeman.

(GE – WAH)

Scroll to Top