SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Tujuan utama latihan kebugaran jasmani di sekolah?

Bagikan:

AshefaNewsTujuan utama latihan kebugaran jasmani adalah untuk membangun stamina dan daya tahan tubuh. Ini adalah cara terbaik untuk menjaga kesehatan Anda. Apalagi setelah Anda memasuki masa transisi, seperti sekarang ini.

Ada juga sejumlah manfaat dan tujuan lain yang bisa Anda capai dengan melakukan latihan kebugaran jasmani secara rutin. Anda akan lebih termotivasi untuk berolahraga setiap hari setelah mengetahui berbagai manfaatnya.

Pendidikan jasmani telah kehilangan pijakan sebagai bagian dari hari sekolah biasa dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian telah menunjukkan bahwa aktivitas fisik secara teratur dikaitkan dengan kinerja akademik yang lebih baik, dan tampaknya kesehatan jantung anak-anak juga dapat terganggu akibat tidak aktif. Terlepas dari bukti ilmiah, kurikulum modern terus mencegah pendidikan jasmani demi lebih banyak waktu yang dihabiskan di kelas, yang memberi tekanan tambahan pada guru pendidikan jasmani dan administrator sekolah untuk menggunakan waktu yang dialokasikan untuk mencapai tujuan kebugaran yang penting.

6 tujuan Utama Dari latihan kebugaran jasmani di Sekolah

Melalui kurikulum pendidikan jasmani di sekolah mereka, siswa dari segala usia perlu memahami pentingnya aktivitas untuk kesehatan, rekreasi, hubungan sosial dan tujuan lainnya. Saat menetapkan tujuan untuk diri Anda sendiri sebagai pendidik jasmani, atau saat menyiapkan departemen pendidikan jasmani di sekolah Anda, ingatlah hal-hal berikut

1. Tingkatkan sistem kekebalan tubuh Anda

Anda dapat meningkatkan kekebalan tubuh, juga dikenal sebagai stamina, dengan melakukan latihan kebugaran jasmani secara teratur. Ini berarti tubuh Anda menjadi lebih kuat. Ini meminimalkan risiko sakit. Jadi kalau nggak mau gampang sakit, stop bermalas-malasan dan luangkan waktu untuk olahraga, ya!

2. Mendapatkan Tubuh yang Ideal

Salah satu tujuan terpenting dari pelatihan kebugaran fisik adalah mendapatkan bentuk ideal untuk tubuh Anda. Lemak dan kalori yang Anda bakar setiap kali berolahraga akan mempercepat proses penurunan berat badan. Tentunya hal ini perlu dibarengi dengan pola makan yang benar dan menjaga pola hidup sehat.

3. Dapatkan tidur malam yang nyenyak

Percaya atau tidak: Jika Anda rutin berolahraga, kualitas tidur Anda akan meningkat. Dengan tidur yang berkualitas, proses pembakaran lemak dan pembentukan sel bekerja dengan maksimal.

4. menjaga keseimbangan tubuh

Meskipun kegiatan yang menggembirakan adalah tujuan pendidikan jasmani yang paling terkenal, lebih banyak diperlukan untuk membantu anak-anak keluar dari gaya hidup yang tidak banyak bergerak. Dalam program pendidikan jasmani, anak-anak mempelajari keterampilan yang dapat mereka gunakan selama sisa hidup mereka.

Pendidikan jasmani memberi banyak anak yang lebih muda kesempatan pertama mereka untuk belajar tentang hubungan antara makanan, olahraga dan kesehatan, sambil mengembangkan keterampilan tubuh dasar seperti

  • Mampu berhenti dan mulai pada perintah
  • kesadaran geografis
  • Mengidentifikasi bagian tubuh
  • Kontrol dan keseimbangan

Meskipun keterampilan ini tampaknya tidak sepenting melek huruf dan berhitung, kurangnya keterampilan ini dapat menyebabkan anak-anak tidak banyak bergerak dan merasa terlalu ‘ceroboh’ untuk mengambil bagian dalam aktivitas rutin apa pun. Seiring waktu, orang yang gagal mencapai tujuan kerja atau kurang percaya diri mungkin menjadi tidak aktif karena gagal mengembangkan keterampilan motorik yang matang.

5. Buat Pendidikan Jasmani Menjadi Kebiasaan yang Menyenangkan

Anak-anak mengembangkan keterampilan motorik dasar mereka berkat pengajaran luar biasa yang mereka terima dari guru yang berdedikasi. Tetapi penting juga untuk menunjukkan kepada mereka bahwa menjadi aktif bisa menjadi kebiasaan yang menyenangkan seumur hidup.

Semakin banyak anak kecil memasukkan aktivitas fisik ke dalam kehidupan sehari-hari mereka, semakin besar kemungkinan mereka melanjutkannya seiring bertambahnya usia, yang mengarah ke gaya hidup yang lebih sehat. Di seluruh dunia, satu dari tiga anak kelebihan berat badan. Anak-anak yang menikmati aktivitas fisik lebih cenderung tetap aktif di masa depan.

Pendidikan jasmani bukan satu-satunya alasan untuk mendorong anak menjadi aktif. Tapi itu bisa menjadi cara yang berguna untuk membantu mereka mempelajari keterampilan baru dan menemukan hobi. Dengan menjelajahi berbagai pilihan olahraga dan kebugaran, seperti senam, lari, dan panjat tebing, pendidik jasmani memberikan kebebasan kepada siswa untuk memilih aktivitas yang paling menarik bagi mereka. Ini memberi anak-anak senjata unik mereka sendiri dalam memerangi obesitas.

6. Pengembangan kerjasama, sportivitas dan kerjasama tim

Anak-anak yang berpartisipasi dalam pendidikan jasmani dapat membangun hubungan sosial yang positif, belajar bekerja sama melalui permainan kooperatif, dan mengembangkan kerja sama tim dengan mengidentifikasi diri dalam sebuah tim.

Anak-anak yang mengembangkan keterampilan sosial ini lebih cenderung menjadi anggota aktif komunitas mereka, mengambil peran kepemimpinan dan membentuk ikatan yang langgeng sepanjang hidup mereka. Membangun rasa percaya diri melalui keterampilan sosial berdampak positif pada kinerja sekolah dan kesehatan mental.

Stres membuat anak sulit berkonsentrasi dan mengendalikan emosinya. Meningkatkan kesehatan mental dan pembelajaran adalah salah satu manfaat aktivitas fisik untuk mengurangi stres. Sering diperdebatkan bahwa waktu pendidikan jasmani harus dikurangi agar anak dapat menghabiskan lebih banyak waktu di kelas. Namun, penelitian telah menunjukkan hubungan antara aktivitas fisik secara teratur dan prestasi akademik yang lebih baik, perilaku yang lebih terkontrol, dan siswa yang lebih bahagia.

Keterampilan sosial ini tetap bersama anak-anak sepanjang hidup mereka. Mereka meningkatkan kemungkinan bahwa mereka akan terlibat dalam komunitas mereka, mengambil peran kepemimpinan dan membangun hubungan jangka panjang. Keterampilan sosial adalah bahan pembangun kepercayaan diri, yang pada gilirannya meningkatkan kinerja akademik dan kesehatan mental.

Ketika siswa mengalami stres, mereka kesulitan berkonsentrasi dan mengelola emosinya dengan baik. Aktivitas fisik adalah cara terbaik untuk mengurangi stres. Ini meningkatkan kesehatan mental dan meningkatkan pembelajaran. Mengurangi waktu pendidikan jasmani sering dibenarkan sebagai cara yang memungkinkan siswa menghabiskan lebih banyak waktu di kelas. Namun, penelitian telah menunjukkan bahwa aktivitas rutin selama hari sekolah dikaitkan dengan tingkat konsentrasi yang lebih tinggi, perilaku yang lebih tenang, dan siswa yang lebih bahagia.

Kesimpulan

Tujuan pendidikan jasmani yang dirancang dengan baik tidak hanya akan meningkatkan pendidikan anak, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk gaya hidup yang aktif, sehat dan produktif, mulai dari mengembangkan keterampilan motorik pada anak yang lebih muda hingga menciptakan lingkungan di mana siswa dapat menumbuhkan sikap positif terhadap kebugaran jasmani.

(GE – SF)

Scroll to Top