Polisi Tangkap ART Dibunuh Mantan Pacar di Kelapa Gading

Bagikan:

Ashefanews – Aparat Kepolisian Polsek Kelapa Gading menangkap pelaku inisial DT (31) yang membunuh seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial ANS (26) di Jalan Kelapa Nias, Kelapa Gading, Jakarta Utara. 

Kapolsek Kelapa Gading Kompol Vokky Sagala menuturkan, pembunuhan ini awalnya terjadi pada Minggu (23/10) silam. Diketahui Jenazah korban dibuang di pinggir selokan di ruas jalan tersebut dan ditemukan pada Jumat (4/11/2022) silam. 

“Tersangka sudah kami amankan. Dia mengakui bahwa pembunuhan terhadap korban dilakukan pada tanggal 23 Oktober lalu,” kata Vokky lewat keterangannya, Selasa (8/11/2022). 

Vokky menceritakan kronologos pembunuhan yang berawal pada tanggal 23 Oktober tersebut, korban ANS mendatangi kediaman tersangka di wilayah Sumur Batu, Jakarta Pusat dengan maksud mengembalikan barang-barang DT. 

“Maksudnya korban ingin mengembalikan barang-barang milik pelaku, seperti baju, dan lain-lain,” kata Vokky. 

Selain mengembalikan barang, maksud kedatangan korban ke rumah pelaku ialah ingin memutuskan hubungan percintaan mereka.

Pelaku kemudian menawarkan diri untuk mengantarkan korban kembali ke rumah tempatnya bekerja sebagai ART di Kelapa Gading. 

Namun, di tengah perjalanan terjadi cekcok “sehingga korban meminta turun dari motor. 

Karena sudah kesal, pelaku mengejar korban dan mencekiknya,” ujar Vokky. 

Pelaku juga membenturkan kepala korban dua kali ke tembok di Jalan Kelapa Nias hingga yang bersangkutan tewas. Mengetahui ANS sudah tak bernyawa, DT membuang jenazahnya ke pinggir selokan di belakang gardu listrik di Jalan Kelapa Nias. 

Vokky mengatakan, jenazah korban ditemukan pertama kalinya 4 November lalu oleh seorang pekerja penerangan jalan umum. Polisi langsung mendatangi TKP dan memeriksa kondisi jenazah korban yang sudah meninggal sekitar 12 hari. 

“Kita dibantu tim Inafis sehingga kami dapat mengidentifikasi pelaku dari sidik jari. Pelaku ditangkap tanggal 5 November di rumahnya di Sumur Batu,” ucap Vokky. 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan terancam hukuman 15 tahun penjara.

(RM – SYD)

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top