SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Beraksi di Pusat Perbelanjaan, 3 Pelaku Pencurian Geser Tas di Tangkap Polsek Ciledug

Bagikan:

AshefaNews, Tangerang – Aparat Polsek Ciledug, Polres Metro Tangerang Kota meringkus komplotan pelaku pencurian dengan modus geser tas di sebuah pusat perbelanjaan Mall CBD Ciledug, Kota Tangerang. Penangkapan para pelaku ini, berdasarkan laporan korban dan bukti rekaman kamera pengawas atau CCTV yang merekam aksi kejahatan itu. 

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Zain Dwi Nugroho mengungkapkan, dari ketiga pelaku ini mengincar para korban yang lengah saat sibuk memilih-milih barang belanjaan di Mall.

“Modus yang dilakukan pelaku geser tas korban yang lengah, pengungkapan dilakukan berdasarkan pemeriksaan dari korban, saksi-saksi dan rekaman kamera CCTV, ” ujarnya, Minggu (18/12). 

Usai melakukan aksinya itu pada Sabtu (17/12) kemarin pukul 14.00 WIB, ketiga pelaku tersebut berinisial NG (31), seorang wanita, RS (41) dan AB (40) ditangkap di lokasi berbeda. 

“Tim opsnal Polsek Ciledug yang mendapatkan laporan korban IS, kemudian bergerak melakukan penyelidikan dengan berdasarkan hasil introgasi korban, saksi dan memeriksa rekaman CCTV. Alhasil, setelah melakukan penyisiran tim berhasil mengamankan salah satu pelaku AB tidak jauh dari TKP,” ungkap Zain. 

Berdasarkan keterangan pelaku pertama, Kata Zain bahwa tas berisi uang dan surat berharga milik korban telah diberikan kepada temannya seorang perempuan, kemudian polisi bergerak ke wilayah Bekasi, Jawa Barat. dan berhasil mengamankan pelaku yang berinisial NG.

“Dari keterangan pemeriksaan pelaku kedua, bahwa uang dan surat berharga korban ada di tangan pelaku RS. Petugas kemudian melakukan penyamaran dengan menelpon pelaku itu, dan berhasil juga kita amankan,” bebernya. 

Dari tangan ketiga pelaku polisi berhasil mengamankan dompet milik korban berisi uang dan surat berharga, handphone pelaku dan mobil yang digunakan para pelaku saat beraksi di Mall CBD Ciledug.

“Pelaku kami jerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan ancaman hukumannya 7 tahun penjara,” pungkas Zain.

(RM – AP)

Scroll to Top