SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

cara membuat laporan keuangan

Bagikan:

AshefaNews – Bagaimana cara membuat laporan keuangan yang didukung dengan data yang benar? Dengan adanya informasi terbaru dan pelayanan terbaik, Anda bisa membuat laporan keuangan yang sempurna dengan cara mudah. Berikut cara pembuatan laporan keuangan yang cocok untuk Anda.

Mengapa harus menuliskan laporan keuangan?

Jika anda menyelesaikan operasi yang diperlukan untuk membuat laporan keuangan, maka panduan ini akan membantu anda untuk menuliskannya. Hal tersebut dilakukan karena dari hasil penilaian akhir, sumber pertimbangan utama dan alasan perolehan uang publik adalah laporan keuangan.

Laporan keuangan merupakan dokumen pembuka dari perusahaan atau golongan organisasi tertentu, dimana dalamnya disebutkan nilai pendapatan, belanja, dan loss (perubahan nilai eksisting) berdasarkan catatan akuntansi selama tahun yang telah dateng. Laporan ini juga menjelaskan rencana kerja dengan spesifikasi perjalanannya dan prospek bisnis pada masa depannya. Sebagai contoh, di awal tahun ini PT. A merupakan perusahaan profesional yang sedang melakukan evaluasi perilaku bisnisnya setelah berakhir bulanan Juli 2014 mendatang. Untuk membuat laporan keuangan, PT. A menyusun contoh catatan akuntansi yang berisi informasi sebagai berikut:

1. Pendapatan awal bulanan (tahun ini) adalah Rp. 1 juta.

2. Belanja awal bulanan (tahun ini) adalah Rp. 2 juta dan loss awal bulanan adalah Rp. 200 ribu.

3. Pendapatan tahunan adalah Rp. 3 juta dan belanja tahunan adalah Rp. 5 juta dan loss tahunan Rp. 1 juta.

4. Nilai pendapatan publik setelah evaluasi perilaku bisnisnya (tahun ini) adalah Rp. 3,5 juta dan nilai belanja publik setelah evaluasi perilaku bisnisnya (tahun ini) sebesar Rp. 2,3 juta dan nilai loss publik setelah evaluasi perilaku bisnisnya (tahun ini) sebesar Rp. 700 ribu.

PT. A memiliki prospek bisnis yang positif dan akan meningkatkan pendapatan dan belanja besar pada tahun ini. Oleh karena itu, nilai pendapatan publik setelah evaluasi perilaku bisnisnya (tahun ini) dihitung sebesar Rp. 3,5 juta.

Laporan keuangan ini bertujuan untuk membuat pengawasan terhadap operasi perusahaan dan menjamin bahwa rakyat memiliki informasi yang benar tentang perusahaan tersebut.

Laporan keuangan harus anda tulis setelah menyelesaikan operasi yang telah diperlukan untuk membuatnya. Hal tersebut dilakukan karena dari hasil penilaian akhir, sumber pertimbangan utama dan alasan perolehan uang publik adalah laporan keuangan.

Dalam membuat laporan keuangan, anda bertujuan untuk menjamin bahwa rakyat memiliki informasi yang benar tentang perusahaan tersebut. Oleh karena itu, penting bagi anda untuk melakukannya secara lengkap dan jelas sehingga tidak terlalu rumit.

Berikut ini adalah beberapa tips menuliskan laporan keuangan:

1. Berikan gambaran singkat tentang perusahaan anda dan masalah yang telah dihadapi.

2. Mencari informasi akuntansi yang detail untuk memudahkan pembaca menilai hasil perusahaan anda dan menghitung nilai pendapatan, belanja, loss, dan prospek bisnis pada masa depannya.

3. Pasangan catatan akuntansi yang baik akan membuat laporan keuangan terlihat tidak berbeda-beda dengan hasil penilaian akhir.

4. Jelaskan secara jelas rencana kerja perusahaan dan spesifikasi operasi pentingnya bagi rakyat untuk memperoleh informasi yang benar tentang pertumbuhan ekonomi perusahaan anda.5. Berkonsentrasi pada hal-hal yang relevan dan perlu diperhatikan dalam laporan keuangan, seperti pendapatan, belanja, loss, dan prospek bisnis selama tahun yang telah dateng.

Laporan keuangan merupakan dokumen yang bertujuan untuk membuat pengawasan terhadap operasi perusahaan dan menjamin bahwa rakyat memiliki informasi yang benar tentang perusahaan tersebut. Hal ini dilakukan karena dari hasil penilaian akhir, sumber pertimbangan utama dan alasan perolehan uang publik adalah laporan keuangan.

Dalam melakukannya, anda harus berhati-hati dengan cara menuliskannya sehingga tidak terlalu rumit. Berikut ini adalah beberapa tips menuliskan laporan keuangan:

1. Mencari gambaran singkat tentang perusahaan anda dan masalah yang telah dihadapi.

2. Mencari informasi akuntansi yang detail untuk memudahkan pembaca menilai hasil perusahaan anda dan menghitung nilai pendapatan, belanja, loss, dan prospek bisnis pada masa depannya.

3. Pasangan catatan akuntansi yang baik akan membuat laporan keuangan terlihat tidak berbeda-beda dengan hasil penilaian akhir.

4. Jelaskan secara jelas rencana kerja perusahaan dan spesifikasi operasi pentingnya bagi rakyat untuk memperoleh informasi yang benar tentang pertumbuhan ekonomi perusahaan anda.5. Berkonsentrasi pada hal-hal yang relevan dan perlu diperhatikan dalam laporan keuangan, seperti pendapatan, belanja, loss, dan prospek bisnis selama tahun yang telah dateng.

Bagaimana membuat laporan keuangan?

Untuk membuat laporan keuangan, Anda harus memilih tanggal, waktu dan metode yang akan digunakan. Tanggal, waktu dan metode yang digunakan berbeda-beda sehingga anda perlu mempertimbangkan ketersediaan informasi.

Metode yang paling populer adalah dengan menggunakan peringatan awal mata uang atau pasangan (PAMU) untuk menghitung nilai dari transaksi perhari selama tujuh hari terakhir. Dengan demikian, anda bisa mendapatkan hasil penampilan peringatan awal mata uang selama tujuh hari terakhir untuk semua transaksi dan mengetahui apakah hal-hal di atas telah dilakukan secara efisien.

Selain itu, anda juga bisa menggunakan metode lainnya, seperti Menilai Peluang Kemasaran Atas Nilai Aktiva (NPV) atau Menentukan Teknologi Utama (Technology Choice) untuk melihat cara melakuplansikan investasi tertentu.

Jika anda ingin membuat laporan yang lebih jelas dan detail, maka anda bisa menggunakan metode lainnya, seperti Menghitung Anggaran Kerja (Employee Budget), Menentukan Anggaran Pelayanan (Service budget) atau Menilai Keuntungan dan kerugian Aktiva (Income Statement Analysis).Jika anda ingin membuat laporan yang bersifat khusus, maka anda perlu menggunakan metode lainnya, seperti Menghitung Biaya ( Cost Accounting), Menentukan Nilai Aktiva (Financial Analysis) atau Menilai Keuntungan dan kerugian Ekonomis (Economic Statement Analysis).

Pengertian laporan keuangan

Laporan keuangan merupakan hasil analisis perhitungan nilai dan kemampuan dari bisnis yang bersifat periodik. Laporan ini ditujukan untuk mendukung pengembangan dan pengamatan kinerja bisnis melalui penilaian nilai akumulasi transaksi selama periode tertentu. Dalam hal ini, laporan keuangan terutama menggunakan metode analisis perhitungan nilai dan membuat suatu rancang pertimbangan yang berdasarkan hasil analisis tersebut.

Laporan keuangan merupakan salah satu bentuk informasi yang dapat memberikan evaluasi terhadap keberhasilan atau kesalahan pemerintah dalam melaksanakan tugasnya. Hal ini berguna untuk mengetahui apakah perubahan dalam kondisi ekonomi dan persoalan bisnis mempengaruhi penerimaan, belanja, produksi, dan pendapatan negara.

Laporan keuangan merupakan salah satu bentuk informasi yang dapat memberikan evaluasi terhadap keberhasilan atau kesalahan pemerintah dalam melaksanakan tugasnya. Hal ini berguna untuk mengetahui apakah perubahan dalam kondisi ekonomi dan persoalan bisnis mempengaruhi penerimaan, belanja, produksi, dan pendapatan negara.Pengertian laporan keuangan

Laporan keuangan merupakan hasil analisis perhitungan nilai dan kemampuan dari bisnis yang bersifat periodik. Laporan ini ditujukan untuk mendukung pengembangan dan pengamatan kinerja bisnis melalui penilaian nilai akumulasi transaksi selama periode tertentu. Dalam hal ini, laporan keuangan terutama menggunakan metode analisis perhitungan nilai dan membuat suatu rancang pertimbangan yang berdasarkan hasil analisis tersebut.

Laporan keuangan untuk apa?

1. Laporan keuangan adalah pekerjaan yang sangat penting dalam bisnis dan membuat usaha kaya dan berkembang.

2. Dalam penilaian peranan laporan keuangan dalam proses bisnis, para investor biasanya mempertimbangkan sejumlah hal seperti dampak analisis risiko, strategi operasional, produktivitas dan efisiensi.

3. Untuk membuat laporan keuangan benar dan akurat, Anda perlu mengetahuinya secara detail. Bahkan cara mengungkapkan data tersebut pada tulisan singkat juga tidak akan sempurna karena formatnya yang cenderung tebal atau tidak lengkap. Oleh karena itu, Anda bisa meminta pertolongan dari pelaku profesi laporan keuangan untuk membuat laporan penilaian mereka lebih baik.

4. Laporan keuangan selalu merupakan salah satu cara untuk mengidentifikasi perubahan yang terjadi di bisnis dan memprediksi secara terintegrasi apa yang akan terjadi pada akhirnya.

5. Untuk menghitung nilai utama laporan keuangan, Anda perlu menggunakan strategi analisis risiko dan metode ekonomi fundamental.

6. Laporan keuangan juga memberikan informasi mengenai identitas dan kualitas investasi, daya saing bisnis, produktivitas, pelayanan terhadap pelanggan dan efisiensi operasional.

7. Dalam membuat laporan keuangan, Anda perlu mengetahui data yang bersifat umum seperti inflasi, deflasi, produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi.

8. Laporan keuangan juga memberikan informasi mengenai kondisi finansial bisnis dan kemungkinan terjadinya kerugian atau bungsaran pada saat berinvestasi.

9. Oleh karena itu, pentingnya memiliki kompetensi dan kemampuan mengerjakan laporan keuangan sesuai dengan format yang ditentukan oleh perusahaan.

10. Jika Anda tidak memiliki kompetensi dan kemampuan mengerjakan laporan keuangan, Anda bisa meminta pertolongan dari pelaku profesi laporan keuangan untuk membuat laporan penilaian mereka lebih baik.

11. Laporan keuangan juga memiliki nilai lebih rumit dibandingkan dengan laporan konsumen, karena menyangkut kepentingan perusahaan.

12. Laporan keuangan merupakan salah satu upaya untuk mengetahui sebuah perusahaan dan memprediksi efektifitasnya dalam beroperasi.

13. Laporan keuangan menjadi suatu pedoman yang sangat penting bagi perusahaan dalam menentukan strategi bisnis, produktivitas, dan daya saing bisnis.

14. Laporan keuangan juga menjadi informasi yang perlu diperhatikan dalam pengambilan keputusan investasi dan pengawasan terhadap perusahaan.

15. Laporan keuangan mengungkapkan data yang bersifat umum dalam bentuk tulisan singkat, sehingga dapat membantu para investor dalam memprediksi prognose pertumbuhan ekonomi, produktivitas, dan daya saing bisnis.

16. Laporan keuangan merupakan salah satu upaya untuk membuat risiko yang lebih terpercaya dan memudahkan investor dalam memilih investasi.

17. Dalam membuat laporan keuangan, Anda perlu mengetahui cara mengungkapkan data dengan lebih baik dan analisis risiko yang tepat.

18. Laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi yang penting untuk memastikan efisiensi dan kualitas produktivitas dan pelayanan terhadap pelanggan perusahaan.

19. Laporan keuangan juga dapat memberikan informasi mengenai cara mengintegrasikan penyediaan Produk dan Pelanggan dengan modal dan biaya yang tepat.

20. Dalam membuat laporan keuangan, Anda perlu mengetahui cara mengungkapkan data dengan baik dan analisis risiko yang tepat.

Mengapa harus Mengelola Keuangan?

Pengelolaan keuangan merupakan peran penting dalam menjamin kesejahteraan seorang individu dan keluarga. Selain itu, pengelolaan keuangan juga memperlancar risiko-risikonya, seperti finansial dan politik. Berikut ini adalah beberapa alasan why you should manage your finances:

1. Kesejahteraan berlanjut dengan baik

Dengan pengelolaan keuangan yang benar, secara umumnya semakin banyaklah investor yang berinvestasi di lokasi kerusakan ataupun lembaga pendapatan yang baik tersebut. Hal ini merupakan konsekwensi positif bagi pertumbuhan ekonomi global dan ketahanan bank regional maupun internasional. Pengendalian keuangan sangatlah penting dalam memastikan penggunaannya adalah sesuka hatinya dan tidak akan menimbulkan kerugian besar bagi perusahaannya sendiri.

2. Keamanan dana

Baiklah anda sadari atau tidak, selain bisa membuat orang tertawa terbahak-bahak, kejahatan membawa krisis ekonomi juga adalah akibatnya. Meski demikian, dana yang cocok untuk diinvestasikan dalam sebuah perusahaan atau modal punya kekuatan yang besar untuk dihindari kerugian besar. Secara umum, pengelolaan keuangan bisa membuat anda berada di posisi yang lebih aman dan terjamin akan keamanan penggunaan dana.

3. Dapat mengurangi risiko

Perhatikanlah pilihan investasi anda secara bersamaan dengan pengelolaan keuangan anda. Misalkan anda memiliki uang yang sedikit, janganlah anda investasikan uangnya sendiri di pasar modal secara tidak berkesinambungan. Karena itu, jika Anda tidak memiliki pengelolaan keuangan yang akurat, maka risiko Anda akan terjadi seperti yang dialami oleh beberapa pemain finansial. Dalam hal ini, perlu anda ketahui bahwa risiko adalah sesuatu yang berhubungan dengan uang dan investasi secara tidak langsung.

4. Menjamin kinerja bisnis

Dengan benar pengelolaan keuangan, maka kinerja perusahaan pun akan terjamin. Karena itu,andalkanlah daerah kerja anda dengan baik dan tidak memiliki kelemahan tertentu. Jika anda melihatnya sebagai salah satu cara untuk memastikan kesejahteraanmu dan keluargamu, jangan lupa mengelola keuangan Anda dengan baik!

5. Menjamin perlindungan investasi

Mengelola keuangan juga membawa konsekwensi positif bagi perlindungan investasi anda. Dengan demikian, anda tetap aman menghadapi adanya perubahan politik ataupun ekonomi yang berlangsung. Hal ini dapat membuat anda sangat terima dengan cara memiliki uang yang terdaftar di suatu keuangan berstandar dan rapi.

6. Memelihara kredit

Pengelolaan keuangan juga berpengaruh positif terhadap kredit anda. Karena itu, jika anda memiliki uang yang masih cukup banyak, maka anda dapat melakukannya dengan aman dan nyaman. Hal ini akan membuat anda tidak terluka ataupun merasa susah untuk menghadapi perubahan yang terjadi di pasar modal.

7. Memiliki kesempatan untuk menambah pendapatan

Selain itu, memiliki pengelolaan keuangan yang benar juga dapat membawa anda keluar dari keadaan yang tidak terima. Karena itu, sebelum memulai dengan pengelolaan keuangan sendiri, sebaiknya anda bisa memastikan bahwa Anda mampu mengelola uang anda dan perusahaannya dengan baik. Selain itu, jika anda telah melakukannya, maka anda akan mendapatkan hasil positif yang cukup signifikan!

8. Memperoleh keuntungan

Pengelolaan keuangan juga memberikan anda kesempatan untuk menambah pendapatan dengan cara memilih investasi yang benar dan berkesinambungan. Selain itu, Anda juga dapat melakukannya dengan aman dan nyaman, sehingga tidak akan menimbulkan kerugian besar bagi perusahaannya sendiri.

Dengan begitu, maka konsep pengelolaan keuangan pun memiliki beberapa alasan yang singkat dan mudah dimengerti. Dengan demikian, anda tidak perlu panik ataupun terkejut jika anda mendengar tentang pentingnya pengelolaan keuangan dalam hidup.

Tujuan Membuat Laporan Keuangan

Membuat laporan keuangan adalah upaya untuk menyesuaikan berbagai informasi dan pertimbangan dalam membuat report finansial yang akan dikeluarkan oleh pemilik usaha. Tujuan membuat laporan keuangan ialah untuk mengetahui secara terpercaya bagaimana hasil operasional, investasi, dan kepentingan suatu usaha dalam waktu singkat. Laporan keuangan juga bisa digunakan sebagai pendapat tentang perkembangan bisnis dan pelayanannya, serta mengenai risiko-potensi masa depan. Selain itu, laporan ini juga sangat diperlukan untuk mendapatkan perhatian para pemegang saham dan deviden untuk melindungi mereka dari kerugian akibat penurunan harga saham ataupun pelaku kesalahan dengan memberikan informasi lanjutan selama periode tertentu.

1) Mengetahui data operasional: Membuat laporan keuangan tidaklah semudah itulah mendapatkan balas tombol “OK” seperti yang dikatakan oleh beberapa orang. Dalam membuat laporan keuangan, penilaian dan pengukuran harus berdasarkan data yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, maka pertama kali dibutuhkan adalah mengetahui data operasional seperti loss ratio, profit margin, atau jumlah transaksi yang dilakukan setiap harinya. Selain itu, juga perlu diperhatikan rencana investasi dan modal yang akan digunakan untuk meningkatkan pelayanan usaha.

2) Mengetahui data finansial: Data finansial ialah informasi utama yang penting untuk dilihatnya dalam membuat laporan keuangan. Misalnya, data ini cenderung menunjukkan ketahanan modal atau kepentingan saham penyedia aset dan pelaku utama berinvestasi secara langsung di pasar keuangan. Tolong jangan sampai terjebak dalam pengaruh ekonomi global yang berubah-ubah sehingga perlu mempertimbangkan nilai tukar aset maupun harga saham secara mendetail sebelum menyusun laporan keuangan.

3) Mengetahui pelayanan usaha: Membuat laporan keuangan sangatlah penting untuk mengetahui pelayanan usaha yang diberikan oleh suatu usaha tersebut. Bahkan, dalam membuat laporan keuangan, maka juga diperlukan informasi tentang kinerja manajemen dan kemandirian para pengguna bidang manajemen yang ada di suatu usaha tersebut. Selain itu, juga perlu diperhatikan hal-hal seperti kualitas produk atau jasa yang diterima oleh pelaku usaha, penetapan tarif, pendapatan dan kerugian akibat pelayanan usaha, dan lain-lain.

4) Mengetahui risiko-potensi masa depan: Mengetahui risiko-potensi masa depan sangatlah penting dalam membuat laporan keuangan. Sebagai contoh, dalam membuat laporan keuangan, maka perlu diperhatikan penurunan harga saham yang akan terjadi pada pasar saham, kondisi ekonomi global, ataupun kebijakan pemerintah berkenaan dengan pasar saham. Selain itu, juga perlu diperhatikan perubahan tingkat pendapatan atau kerugian akibat persediaan bahan baku yang terbatas sehingga menimbulkan dampak negatif bagi usaha tersebut.

5) Mempertimbangkan konsep laporan keuangan: Bentuk laporan keuangan memiliki beberapa macam, sehingga harus dipertimbangkan pula konsepnya. Misalnya, dalam membuat laporan keuangan berdasarkan perhitungan umum, maka perlu diperhatikan cara menghitung nilai per share yang akan diperoleh setiap saat. Selain itu, juga perlu diperhatikan hal-hal seperti jumlah transaksi atau volume penyaluran yang terjadi secara berkala.

6) Memilih metode pengukuran: Dalam membuat laporan keuangan, maka perlu diberikan kesempatan untuk menentukan metode pengukuran yang akan digunakan untuk mendetail data operasional, finansial, dan pelayanan usaha. Terdapat beberapa metode yang dibutuhkan untuk memberikan informasi penting dalam membuat laporan keuangan, seperti: metode analisis deskriptif, metode analisis perhitungan umum, dan metode perbandingan.

7) Mencari referensi: Membuat laporan keuangan tidaklah semudah itulah mendapatkan balas tombol “OK” seperti yang dikatakan oleh beberapa orang. Dalam membuat laporan keuangan, penilaian dan pengukuran harus berdasarkan data yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, maka pertama kali dibutuhkan adalah mengetahui data operasional seperti loss ratio, profit margin, atau jumlah transaksi yang dilakukan setiap harinya. Selain itu, juga perlu diperhatikan rencana investasi dan modal yang akan digunakan untuk meningkatkan pelayanan usaha.

8) Mencari informasi lanjutan: Dalam membuat laporan keuangan, maka perlu diperhatikan ketahanan modal atau kepentingan saham penyedia aset dan pelaku utama berinvestasi secara langsung di pasar keuangan. Tolong jangan sampai terjebak dalam pengaruh ekonomi global yang berubah-ubah sehingga perlu mempertimbangkan nilai tukar aset maupun harga saham secara mendetail sebelum menyusun laporan keuangan.

9) Memilih metode pengukuran: Dalam membuat laporan keuangan, maka perlu diberikan kesempatan untuk menentukan metode pengukuran yang akan digunakan untuk mendetail data operasional, finansial, dan pelayanan usaha. Terdapat beberapa metode yang dibutuhkan untuk memberikan informasi penting dalam membuat laporan keuangan, seperti: metode analisis deskriptif, metode analisis perhitungan umum, dan metode perbandingan.

10) Mencari referensi: Membuat laporan keuangan tidaklah semudah itulah mendapatkan balas tombol “OK” seperti yang dikatakan oleh beberapa orang. Dalam membuat laporan keuangan, penilaian dan pengukuran harus berdasarkan data yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, maka pertama kali dibutuhkan adalah mengetahui data operasional seperti loss ratio, profit margin, atau jumlah transaksi yang dilakukan setiap harinya. Selain itu, juga perlu diperhatikan rencana investasi dan modal yang akan digunakan untuk meningkatkan pelayanan usaha.

Pembuatan Laporan Keuangan

Pembuatan laporan keuangan merupakan salah satu cara mengidentifikasi berbagai permasalahan yang terjadi dalam kehidupan ekonomi. Dalam pembuatan laporan keuangan, perlu diperhatikan kriteria berikut:

1. Laporan harus memiliki tujuan umum dan persyaratannya adalah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

2. Laporan harus disampaikan secara akurat dan lengkap;

3. Kepala lembaga transaksi harus dipilih sebagai pengguna laporan;

4. Informasi yang diungkapkan dalam laporan harus benar dan relevan;

5. Laporan harus terpisah dari konfirmasi tanggal penerimaannya; dan

6. Laporan tidak boleh diubah atau ditunda atau diambil langsung oleh para pelaku pelayanan publik seperti Bank Dunia Islam (BDI).

Untuk membuat laporan keuangan, perlu dilakukan pengumpulan data yang berupa informasi program, operasional, dan financiar dari satu atau lebih hal-hal yang berhubungan dengan keuangan. Hal ini akan memberikan informasi tentang apa saja yang telah dilakukan untuk mencapai tujuan keuangan. Selain itu, data tersebut juga akan ditunjukkan bagaimana sumber daya manusia (SDM) dan teknologi telah digunakan untuk melaksanakan strategi transaksi.

Kesimpulan

1. Dalam membuat laporan keuangan, para pem GDPR mengharapkan hasil yang terbaik sehingga dapat memberikan input dan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat. Oleh karena itu, para pem GDPR telah berusaha meningkatkan efisiensi proses laporan keuangan.

2. Selain itu, ada tiga hal penting yang harus diperhatikan dalam penyusunan laporan keuangan: pertimbangan akuntansi untuk menjamin kualitas informasi; deskripsi operasional sebagai alat untuk membandingkan dan menginterpretasikan rasio nilai antara fungsi tertentu dan output utama; serta mendukung perubahan organisasi atau penduduk (Mies, 2016).

3. Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, para pem GDPR ingin melakukan analisis risiko dengan benar dan mempertimbangkan berbagai aspeknya seperti gangguan moneter, risiko finansial intern, risiko operasional dan akuntansi mutlak (Smithers et al., 2006).

4. Selain itu, para pem GDPR juga menginginkan laporan keuangan yang dapat mendukung keputusan pemerintah dan manajemen dalam menentukan pola pembangunan atau kerja sama antara organisasi (Hoogendoorn, 1997).

5. Para pem GDPR telah meningkatkan efisiensi proses laporan keuangan dengan cara membina keterampilan akuntansi, mengembangkan report dan analisa, dan meningkatkan sarana penyimpanan data.

6. Oleh karena itu, laporan keuangan para pem GDPR dapat memberikan input dan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

7. Hal ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian negara dan masyarakat, karena akan membuat para pem GDPR terjamin hasilnya dalam penyusunan laporan keuangan.

8. Sebagaimana di atas, para pem GDPR telah berusaha meningkatkan efisiensi proses laporan keuangan sehingga dapat memberikan output yang terbaik dan bermanfaat bagi masyarakat.

(ALN)

Scroll to Top