SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Organ Tubuh Manusia : Pengertian, Jenis dan Fungsinya

Bagikan:

AshefaNewsOrgan tubuh manusia merupakan kumpulan dari jaringan yang bekerja bersama dan memiliki tujuan yang sama. Namun, memang terdapat beberapa organ yang vital dan sangat diperlukan untuk keberlangsungan hidup manusia, yakni otak, jantung, liver, ginjal dan paru-paru.

Apabila manusia kehilangan salah satu fungsi organ tubuh manusia vital tersebut berarti besar kemungkinan akan mengalami kematian. Yang lebih hebatnya lagi, tubuh manusia dapat bertahan hidup tanpa banyak organ lain atau dengan mengganti organ yang sudah tidak berfungsi dengan alat kesehatan.

Jenis Organ Tubuh Manusia dan Fungsinya

Untuk menambah pengetahuan kita tentang organ tubuh manusia, artikel kali ini akan memuat beberapa macam organ manusia dan pembahasannya. Berikut ini beberapa organ manusia, antara lain :

Otak

Organ tubuh manusia vital pertama ialah otak. Organ tubuh otak ini merupakan pusat kendali sistem saraf dan berada di dalam tengkorak. Otak memiliki fungsi sebagai alat kontrol dan koordinasi otot, penerimaan dan integrasi sensorik, produksi, ucapan, penyimpanan memori, serta penjabaran pikiran dan emosi.

Otak yang sedang mengalami penurunan fungsi dapat mengakibatkan aneka macam penyakit seperti halnya alzheimer, parkinson, demensia frontotemporal dan penyakit huntington. 

Penyakit degeneratif tersebut dapat membuat para penderitanya kehilangan kemandirian total serta rentan untuk mengalami gangguan emosional.

Jantung

Jantung merupakan organ tubuh berongga dan berotot yang memompa darah melalui pembuluh darah dengan kontraksi ritmis secara berulang – ulang. Salah satu organ tubuh manusia yang berperan dalam peredaran darah  adalah jantung. Organ ini berfungsi untuk membantu mengantarkan darah ke seluruh tubuh.

Jantung juga memiliki sistem impuls supaya berdetak dengan irama dan kecepatan yang konsisten. Ketika terjadi penurunan fungsi dan tidak segera ditangani makan, dapat menyebabkan komplikasi seperti gagal jantung, stroke, aneurisma, henti jantung sampai kematian.

Liver

Liver atau hati merupakan organ tubuh manusia yang terletak di sisi kanan rongga perut di bawah diafragma. Liver memiliki fungsi untuk mengolah kandungan darah dan memastikan komposisinya tetap sama. 

Proses ini melibatkan beberapa kegiatan seperti halnya penguraian lemak, produksi urea, penyaringan zat berbahaya, dan menjaga tingkat glukosa darah. 

Saat liver tidak berfungsi dengan sempurna, kemampuan tubuh dalam menghilangkan racun, menyaring darah dan mengubah nutrisi pun akan terganggu.

Ginjal

Ginjal merupakan dua organ dengan bentuk kacang yang terletak di bagian belakang rongga perut, satu ada di setiap sisi tulang belakang. Fungsi dari organ tubuh manusia satu ini adalah untuk menjaga keseimbangan kimiawi tubuh dengan cara mengeluarkan produk limbah dan kelebihan cairan dalam bentuk urine.

Apabila fungsi ginjal terganggu, maka sampah pada darah tidak dapat dibuat dan berpotensi sebagai pemicu berbagai penyakit serius.

Paru-paru

Paru-paru memiliki dua struktur yang berbentuk kerucut seperti spons yang mengisi sebagian besar rongga dada. Fungsi esensial dari paru-paru adalah untuk menyediakan oksigen dari udara yang dapat dihirup ke aliran darah untuk menghembuskan karbon dioksida.

Apabila terjadi kerusakan pada satu bagian dari paru-paru, manusia masih dapat melangsungkan hidup. namun, manusia tidak dapat bertahan apabila hanya memiliki satu organ paru-paru. Penurunan fungsi dari sistem organ tubuh manusia pernapasan seperti paru – paru ini sangat membahayakan nyawa Anda. 

Mulut

Mulut merupakan organ awal dari saluran pencernaan. Ketika makan tentunya, Anda akan mengunyah makanan menjadi potongan-potongan yang lebih kecil. 

Air liur yang bercampur dengan makanan untuk mulai memecahnya menjadi bentuk yang mudah untuk diserap oleh tubuh dan menggunakannya. Saat menelan, lidah akan memasukkan makanan ke tenggorokan dan ke kerongkongan.

Kerongkongan

Salah satu organ pencernaan ini berada di tenggorokan, tepatnya dekat dengan trakea. Kerongkongan ini berfungsi menerima makanan dari mulut saat menelan. Disini terdapat epiglotis, lipatan kecil yang melipat di atas tenggorokan ketika menelan untuk mencegah tersedak. 

Lambung

Lambung merupakan organ pencernaan manusia yang sangat penting. Organ ini berbentuk seperti kantong, yang akan menampung makanan ketika sedang bercampur dengan enzim lambung. Berikutnya, enzim-enzim tersebut akan melanjutkan proses pemecahan makanan menjadi bentuk yang lebih kecil. 

Sementara itu, untuk sel-sel di lapisan perut akan mengeluarkan asam dan enzim yang kuat, untuk dapat melakukan proses pemecahan. Saat penyerapan makanan yang masuk sudah cukup, makanan kemudian menuju ke usus kecil.

Usus Halus

Usus halus terdiri dari tiga segmen, yakni duodenum, jejunum, dan ileum. Ini merupakan tabung otot panjang yang dapat memecah makanan menggunakan enzim dari pankreas dan empedu. 

Peristaltik ini juga bekerja dalam memindahkan makanan dan mencampurnya dengan cairan pencernaan dari pankreas dan hati. Duodenum merupakan segmen pertama dari usus kecil. Hal tersebut merupakan sebagian besar bertanggung jawab atas proses mogok yang berkelanjutan. 

Sementara itu, untuk jejunum dan ileum yang lebih rendah di usus terutama untuk bertanggung jawab dalam penyerapan nutrisi ke dalam aliran darah. Isi usus halus mulai setengah padat dan berakhir dengan bentuk cair setelah melewati organ. Setelah selesai penyerapan nutrisi maka, cairan sisa makanan akan melewati usus kecil dan masuk ke usus besar.

Kantong Empedu

Organ tubuh manusia ini berfungsi dalam menyimpan dan mengkonsentrasikan empedu dari hati. Selepas itu baru dilepaskan ke duodenum di usus kecil untuk membantu menyerap serta mencerna lemak.

Usus Besar

Usus besar memiliki fungsi untuk memproses limbah dan mengosongkan usus dengan cara yang mudah dan nyaman. Organ tubuh manusia satu ini berbentuk seperti tabung otot panjang yang akan menghubungkan usus kecil ke rektum. Umumnya, memerlukan waktu kurang lebih 36 jam untuk tinja melewati usus besar. Kotoran itu sendiri adalah sebagian besar berasal dari sisa makanan dan bakteri. 

Bakteri baik akan melakukan beberapa fungsi yang berguna, seperti halnya mensintesis berbagai vitamin, memproses produk limbah dan partikel makanan, serta untuk melindungi dari bakteri berbahaya.

Rektum

Rektum merupakan ruang lurus sepanjang 20 cm yang dapat menghubungkan usus besar ke anus. Fungsi dari organ tubuh manusia satu ini adalah menerima feses dari usus besar. Selanjutnya, usus besar akan memberi sinyal ke tubuh bahwa terdapat feses yang harus keluar dan menahan feses sampai terjadinya evakuasi. 

Anus

Anus merupakan bagian terakhir dari saluran pencernaan. Anus ini merupakan saluran sepanjang 5 cm yang terdiri dari otot-otot dasar panggul serta dua sfingter anal (internal dan eksternal). Lapisan anus bagian atas mampu untuk mendeteksi isi rektum. Hal inilah yang memungkinkan Anda untuk mengetahui apakah isinya cair, gas atau padat.

Anus memiliki otot sfingter yang penting untuk dapat mengontrol feses. Otot dasar panggul ini menciptakan sudut antara rektum dan anus sehingga, mencegah feses keluar disaat yang tidak seharusnya.Itulah dia beberapa macam organ tubuh manusia yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda. Setelah mengetahui organ tubuh manusia dan fungsinya, seharusnya Anda sudah bisa meraba bagaimana perawatan organ tubuh tersebut supaya tetap berfungsi dengan baik.

(GE – NS)

Scroll to Top