SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Neuralgin : Kandungan, Dosis dan Efek Samping

Bagikan:

AshefaNews – Salah satu obat yang bisa meredakan sakit kepala adalah Neuralgin atau dikenal juga dengan Neuralgin Rhema. Berkat kandungannya, Neuralgin bisa membantu di dalam mengatasi masalah kesehatan yang berkaitan dengan fungsinya sebagai pereda nyeri dan mengatasi pusing. 

Kegunaan dan Indikasi Neuralgin

Berdasarkan halaman resmi, Kalbe sebagai perusahaan yang memproduksi obat Neuralgin menyebutkan bahwa bentuknya berbentuk kaplet selaput. Di dalam setiap kapsulnya, Neuralgin mempunyai beberapa kandungan sebagai berikut : 

  • Diclofenac sodium 50 mg
  • Thiamine mononitrate 50 mg
  • Pyridoxine HCI 50 mg
  • Cyanocobalamin 1 mg

Ada beberapa manfaat obat Neuralgin yang bekerja sebagai antiinflamasi, analgesik melalui proses penghambatan. Selain itu, kandungan vitamin B di dalam Neuralgin juga bisa membantu di dalam mengatasi yang berkaitan dengan gangguan syarat, seperti neuritis atau neuralgia. 

Berkat kandungan tersebut, Neuralgin juga bisa ditambahkan sebagai bagian dari pengobatan dismenore primer. Hal ini juga bisa membantu meredakan rasa nyeri ringan dan sedang. 

Berdasarkan Ibnu Sina Pharma, kandungan vitamin B1, B6, B12, B1, B6 dan B12 yang dimiliki Neuralgin ini sangat penting untuk proses metabolisme saraf yang normal. Khasiat kombinasi vitamin B1,B6 dan B12 di dalam Neuralgin lebih unggul daripada Anda mengkonsumsi vitamin satu persatu. 

Efek dari Neuralgin pada penyakit sistem saraf adalah melibatkan kompensasi yang menyertai defisiensi vitamin B dan simulasi proses penyembuhan jaringan saraf. Neuralgin diindikasikan untuk pengobatan sindrom dan defisiensi vitamin B1, B6 dan B12, contohnya : 

  • Neuropati diabetik
  • Neuralgia perifer
  • Lumbago
  • Mialgia
  • Neuritis optic
  • Linu panggul,
  • Neuralgia, neuralgia interkostal

Selain itu, kandungan Neuralgin diindikasikan untuk merawat kekurangan vitamin B12 dan asupan makan yang tidak memadai. Neuralgin bekerja dengan tujuan meningkatkan kadar asam piruvat di dalam darah. 

Dosis dan Kontraindikasi Neuralgin

Sebagai obat pereda nyeri, ada dosis penggunaan obat Neuralgin. Ada efek samping berlebih, ketika tidak dikonsumsi sesuai dengan dosisnya. Dosis maksimal penggunaan obat Neuralgin adalah 100mg per hari. 

Sedangkan untuk dosis awal bisa digunakan maksimal 150 mg sehari di hari pertama. Berdasarkan penelitian dokter ketika membutuhkan dosis yang tinggi, maka harus mempertimbangkan beberapa manfaat dan resiko. 

Terus laporkan semua perkembangan sebagai bagian dari pertimbangan dokter. Anda juga harus memperhatikan beberapa kontraindikasi yang dimiliki oleh obat Neuralgin

  • Hipersensitif di bagian diclofenac. 
  • Orang yang sedang mengalami penyakit asma, urtikaria atau reaksi alergi yang lain setelah minum aspirin atau NSAID. 
  • Melakukan terapi nyeri perioperatif di dalam setting coronary artery bypass graft (CABG)

Selain itu, Anda juga harus mengetahui bahwa obat yang satu ini harus dihindari ketika sedang hamil trimester ketiga. Karena, untuk obat Neuralgin ini bisa menyebabkan penutupan dini duktus arteriosus. 

Sebelum menggunakan obat Neuralgin, Anda bisa memberitahu kepada pihak dokter obat yang sering dikonsumsi saat ini. Beberapa kondisi kesehatan mungkin bisa membuat Anda lebih rentan terhadap efek samping obat Neuralgin

Jadi, lebih baik Anda mengikuti rekomendasi dokter atau ikuti petunjuk yang sudah tercetak di sisipan produk. Dosis obat Neuralgin akan didasarkan pada kondisi tubuh. 

Beritahu kepada pihak dokter, ketika tidak berubah atau menjadi hal buruk. Ada beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan, yaitu: 

  • Menyusui. 
  • Minum alkohol secara teratur. 
  • Apabila sedang hamil, mempunyai rencana untuk hamil atau sedang menyusui. 
  • Apabila mengkonsumsi obat resep atau non resep, herbal atau suplemen makanan. 
  • Apabila mempunyai alergi dengan obat, makanan atau zat lain. 
  • Apabila mempunyai infeksi, saraf mata yang melemah dan penumpukan limbah di dalam darah. 
  • Masalah hati. 

Efek Samping Neuralgin

Biasanya, ketika Anda menggunakan Neuralgin mempunyai efek samping di gangguan saluran cerna dan gangguan fungsi ginjal. Meski begitu, untuk obat yang satu ini pada umumnya ditoleransi dengan baik oleh setiap orang. 

Namun, ada beberapa reaksi alergi yang bisa saja terlihat. Sebagai berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin saja terjadi, ketika dilihat dari bahan-bahan yang digunakan. 

Beberapa efek samping lain mungkin jarang terjadi. Konsultasikan kepada dokter, ketika melihat efek samping sebagai berikut : 

  • Pruritus
  • Urtikaria
  • Merasa lemah
  • Gampang berkeringat
  • Mual
  • Merasa gelisah
  • Sesak tenggorokan
  • Pendarahan
  • Parestesia
  • Kadar asam folat serum rendah
  • Edema paru
  • Gagal jantung kongestif
  • Polisitemia vera
  • Diare
  • Gatal
  • Merasa bengkak di seluruh tubuh

Maka dari itu, Anda juga bisa melakukan beberapa tindakan pencegahan sebagai berikut : 

  • Cyanocobalamin tidak boleh diberikan sebelum diagnosis ditegakkan sepenuhnya, karena kemungkinan bisa menutupi gejala degenerasi subakut dari sumsum tulang belakang. 
  • Meski obat berbentuk tablet oral dianjurkan oleh ibu hamil dan menyusui, akan tetapi karena adanya benzil, alkohol tidak dianjurkan sama sekali. 
  • Tidak boleh digunakan kepada pasien yang sedang menjalani terapi Levodopa. 

Informasi Seputar Neuralgin 

Dibawah ini ada beberapa hal terkait penggunaan Neuralgin yang harus Anda ketahui, yaitu : 

1. Melewatkan Satu Dosis 

Apabila Anda melewatkan satu dosis Neuralgin, maka segera minum setelah menyadarinya. Ketika mendekati waktu dosis berikutnya, lewati di dosis yang terlewat dan lanjutkan jadwal pemberian dosis selanjutnya. 

Jangan menggunakan diosis ekstra untuk mengganti dosis yang sudah terlewat. Ketika sering melewatkan dosis, maka bisa pertimbangkan untuk menyetel alarm atau meminta anggota keluarga untuk mengingatkan. 

Jangan lupa berkonsultasi dengan dokter untuk melakukan diskusi terhadap perubahan jadwal dosis atau jadwal baru di saat mengganti dosis obat yang terlewat. Apabila terlalu banyak melewatkan, maka banyak dosis baru-baru ini. 

2. Overdosis Pada Neuralgin 

Jangan menggunakan obat Neuralgin melebihi yang sudah ditentukan. Mengambil lebih banyak obat Neuralgin tidak akan memperbaiki gejala. Bahkan bisa menyebabkan keracunan dan efek samping. 

Ketika Anda mencurigai, bahwa siapa yang mungkin telah overdosis akibat Neuralgin segera pergi ke IGD rumah sakit. Bawa juga kotak obat atau label untuk membantu pihak dokter dengan informasi yang diperlukan. 

Jangan memberikan obat kepada orang lain, meski tahu bahwa mereka mempunyai kondisi yang sama. Silahkan konsultasi dengan dokter atau apoteker terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. 

3. Penyimpanan Neuralgin 

Simpan obat-obatan di dalam suhu kamar atau jauh dari panas dan cahaya langsung. Jangan pernah memberikan obat-obatan, kecuali diminta oleh pihak dokter. 

Selain itu, jauhkan obat-obatan dari anak-anak atau hewan hewan peliharaan. Sebab, hal ini bisa menjadi kondisi darurat jika terkena mata atau sudah tertelan. Jangan pernah menyiram obat ke tolet atau menuangkannya ke saluran pembuangan kecuali disarankan oleh dokter. 

Obat yang dibuang di saluran kecil ini bisa mencemari lingkungan. Konsultasikan kepada pihak dokter maupun apoteker tentang lebih banyak mengenai cara membuang obat Neuralgin dengan aman. 

4. Waktu Kadaluarsa Neuralgin 

Mengkonsumsi satu dosis Neuralgin yang kadaluarsa tidak akan merugikan. Akan tetapi, diskusikan terlebih dahulu oleh dokter untuk mendapatkan saran yang tepat di saat tidak sehat atau sakit. 

Obat yang kadaluarsa mungkin menjadi tidak efektif untuk mengobati kondisi yang sudah ditentukan. Agar aman, Anda bisa menghindari obat yang sudah masuk di masa kadaluarsa. Sekian penjelasan mengenai obat Neuralgin yang harus ketahui dan semoga bisa bermanfaat.

(GE – ANG)

Scroll to Top