Menkes Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan dengan Enam Program Prioritas

Bagikan:

AshefaNews – Pemerintah Indonesia saat ini menggeser prioritas penanganan pandemi Covid-19 menjadi peningkatan kualitas layanan kesehatan. Untuk itu, pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan memberikan alokasi anggaran untuk merevitalisasi fasilitas kesehatan hingga program yang bersifat promotif preventif.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut ada enam program prioritas yang nantinya akan direalisasikan ke dalam program Kemenkes. Prioritas pertama adalah melakukan revitalisasi terhadap sejumlah fasilitas kesehatan. 

“Fokusnya adalah pelayanan primer nomor satu. Jadi kita akan melakukan alokasi anggaran yang cukup untuk revitalisasi puskesmas, posyandu. Kemudian program-program yang sifatnya promotif preventif. Itu adalah salah satu prioritas kita, menjaga agar masyarakat kita tetap sehat, bukan mengobati orang sakit,” kata Menkes Budi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (2/12/2022). 

Lebih lanjut, Kemenkes akan melakukan restrukturisasi rumah sakit di seluruh Indonesia. Tujuannya untuk meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya bagi penyakit-penyakit dengan kematian dan biaya yang tinggi, seperti penyakit jantung, stroke, dan kanker.

“Nanti kita akan bekerja sama dengan pemerintah daerah, Polri, dan TNI supaya anggarannya pun disinergikan melalui mereka,” ucap Menkes.

Prioritas ketiga, kata Menkes, pihaknya akan membangun industri kesehatan. Untuk itu, Kementerian Kesehatan akan bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian.

Fokus keempat, pemerintah akan mengembangkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan. Terkait hal itu, pihaknya akan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) serta Kementerian Agama (Kemenag) untuk memastikan jumlah dokter-dokter spesialis. 

“Itu akan mendapatkan alokasi anggaran, baik langsung lewat kementerian, maupun terima kasih ke Bu Ani lewat LPDP juga untuk pemberian beasiswa bagi tenaga kesehatan ini,” tambahnya. 

Program proritas kelima, Menkes akan memperbaiki sistem pebiayaan layanan kesehatan. Menurutnya, kini masyarakat mulai memeriksakan penyakit lainnya ke fasilitas kesehatan, sehingga dibutuhkan biaya kesehatan yang sustainable. 

“Kemudian yang terakhir, kita juga sudah mulai untuk melakukan prioritas ke program-program kesehatan masa depan berbasis bioteknologi, information technology, artificial intelligence, semua teknologi kesehatan baru kita mulai masuk. Itu dari program prioritasnya,” pungkasnya.

(RM – WAH) 

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top