SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Kemenkes Distribusikan Obat Gagal Ginjal Akut ke 17 RS Pemerintah, Berikut Sebarannya

Bagikan:

AshefaNews – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mulai mendistribusikan obat penawar untuk penyakit gagal ginjal akut pada anak bernama Fomepizole, ke 17 rumah sakit rujukan pemerintah.

Juru Bicara Kemenkes RI dr Muhammad Syahril mengatakan bahwa pihaknya sudah mendistribusikan 146 vial obat Fomepizole hingga Selasa (1/11/2022).

Ratusan dosis obat tersebut telah dikirimkan ke 17 rumah sakit rujukan pemerintah yang tersebar di sejumlah provinsi.

“Ada Jakarta, Jawa Barat,  Jawa Timur, Bali, Aceh, Jogja, Sumatera Barat, Sumatera Utara sampai ke Sumatera Selatan,” ujar Syahril dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Selasa.

Menurut Syahril, pendistribusian obat Fomepizole itu dilakukan sesuai dengan kebutuhan masing-masing rumah sakit dalam proses perawatan pasien.

Sebanyak 100 stok obat Fomepizole pun masih disimpan di Instalasi Farmasi Pusat sebagai cadangan.

Syahril menyebut, hal itu karena jumlah obat penawaran untuk gagal ginjal akut pada anak yang tersedia di Indonesia saat ini masih terbatas.

Adapun 17 rumah sakit rujukan pemerintah yang sudah memiliki stok obat Fomepizole, antara lain:

1. RSUP Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta sebanyak 57 vial
2. RS Anak dan Bunda Harapan Kita Jakarta sebanyak 11 vial
3. RSUP Fatmawati Jakarta sebanyak 8 vial
4. RSUD M Hafiz Jawa Barat sebanyak 2 vial
5. RSUP Hasan Sadikin Jawa Barat sebanyak 3 vial
6. RSUD Dr. Soetomo Jawa Timur sebanyak  4 vial
7. RSUD Syaiful Anwar Jawa Timur sebanyak 2 vial
8. RSUD Bangil Jawa Timur sebanyak 2 vial
9. RSUP Ngurah Bali sebanyak 2 vial
10. RSUP dr. Sardjito Yogyakarta sebanyak 5 vial
11. RSUD Dr. Zainoel Abidin Aceh sebanyak 9 vial
12. RSUP M Djamil Sumatera Barat sebanyak 20 vial
13. RSUP HAM Sumatera Utara sebanyak 9 vial
14. RSUD Soedarso Kalimantan Barat sebanyak 2 vial
15. RSUP Wahidin Sulawesi Selatan sebanyak 6 vial
16. RSUD Kuala Pembuang Kalimantan Tengah sebanyak 2 vial
17. RSUP M Husin Sumatera Selatan sebanyak 2 vial.

(RM – WAH) 

Scroll to Top