SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Kenali Fungsi Tulang Jari Kaki Terhadap Kesehatan Tubuh

Bagikan:

AshefaNews – Apa kalian tahu? Bahwa setiap tulang di tubuh memiliki fungsi yang berbeda-beda. Selain memiliki fungsi yang berbeda juga dapat mempengaruhi pada kesehatan tubuh, lho! 

Salah satunya adalah fungsi tulang jari kaki. Sebagian orang, masih belum mengetahui fungsi dari tulang jari kaki ini. Padahal, tulang jari kaki tidak kalah penting dalam memainkan peran untuk menjaga keseimbangan tubuh. Nah, jika tidak dijaga dengan baik, fungsi tulang jari kaki ini akan berisiko mengalami cedera atau gangguan bentuk.

Penasaran kan, apa saja fungsi dari tulang jari kaki yang dapat mempengaruhi kesehatan tubuh? Yuk simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Tulang Jari Kaki

Secara umum, tulang jari kaki memiliki struktur yang sama dengan tulang jari tangan. Akan tetapi, terdapat perbedaan yang dimana tulang jari tangan bersifat lebih fleksible dibandingkan tulang jari kaki. Hal ini dikarenakan, tulang jari kaki digunakan sebagai tumpuan berat badan. Maka, tulang jari kaki bersifat lebih kuat dan sulit untuk digerakan.

Menurut Kemendikbud bahwa jumlah tulang jari kaki berjumlah 28 tulang yang meliputi:

  • 14 tulang phalanges 
  • 7 tulan tarsal (talus, calcaneus, cuboid, navicular dan 3 cuneiform)
  • 5 metatarsal
  • 2 sesamoid

Tulang pada jari kaki terdiri dari 14 ruas yang disebut sebagai falang. Setiap jari kaki manusia memiliki tiga falang, yaitu bagian belakang (proximal), tengah dan depan (distal). Sementara untuk ibu jari atau hallux, hanya memiliki dua falang (proximal dan distal). Setiap jari kaki akan terhubung ke bagian kaki lainnya melalui sendi metatarsophalangeal yang ada pada tulang metatarsal.

Selain itu, terdapat tulang sesamoid yang merupakan tulang kecil dan tertanam dalam otot atau urat daging dekat permukaan sendi. Sesamoid ini berfungsi untuk mengurangi tekanan pada otot atau urat daging tertentu. 

Fungsi-Fungsi Tulang Jari Kaki

Pada masing-masing bagian pada tulang jari kaki tentu memiliki fungsi yang berbeda, berikut ini fungsi utama tulang jari kaki yang perlu diketahui.

  1. Sebagai Penumpu Berat Badan

Struktur dari kerangka falang atau phalanges dan metatarsal bersifat lebih berat dan kaku sehingga dapat menopang tubuh. Dalam hal ini, setiap jari kaki memiliki peranan yang sama kecuali ibu jari yang dapat menopang sekitar 75% dari berat tubuh. Oleh karena itu, apabila terjadi kesulitan bergerak atau berjalan, kemungkinan terdapat gangguan atau cedera pada ibu jari kaki.

  1. Sebagai Penyeimbang saat Berjalan

Tulang jari kaki dapat berfungsi sebagai penjaga keseimbangan saat bergerak, terutama pada saat berlari dan berjalan. Hal ini juga berkaitan erat dengan ibu jari yang memang berperan sebagai tumpuan saat kaki sedang melangkah. 

Saat jari kaki menekuk untuk mengambil langkah, maka bagian kaki lainnya kan menegang. Hal ini biasa disebut dengan mesin kerek, yaitu sebuah mekanisme yang akan mempermudah proses pergerakan kaki. Apabila terdapat gangguan, maka seseorang akan kesulitan dalam menyeimbangkan tubuh saat berjalan baik itu merasa nyeri atau merasa tidak nyaman saat melangkah.

  1. Sebagai Pemberi Fleksibilitas

Fungsi tulang jari kaki juga dapat berfungsi sebagai pemberi fleksibilitas, yang dimana tulang jari kaki memiliki banyak ruas sehingga dapat memberikan fleksibilitas yang dibutuhkan saat berjalan. Sifat yang fleksibilitas ini akan memudahkan dalam beradaptasi dengan kondisi permukaan tanah yang tidak rata, dengan begitu dapat meminimalisirkan resiko cedera saat berjalan.

Ancaman yang Mengganggu Fungsi Tulang Jari Kaki

Seringkali tulang jari kaki disepelekan dan tidak banyak yang menyadari bahwa tulang kaki jari rentan terhadap ancaman yang dapat mengganggu fungsinya dan dapat mempengaruhi aktivitas sehari hari. 

Lalu, apa saja ancaman atau masalah yang dapat terjadi pada tulang jari kaki? Berikut ini penjelasannya.

  1. Plantar Fasciitis

Plantar fasciitis merupakan gangguan fungsi jari yang diakibatkan oleh robekan mikro pada jaringan fibrosa tebal pada bagian bawah kaki, memanjang dari tumit hingga bola yang disebabkan oleh peregangan berlebihan. 

Menurut American Family Physician bahwa plantar fasciitis merupakan suatu kondisi nyeri pada tumit yang umum terjadi pada orang dewasa, kondisi ini seringkali memburuk di pagi hari. Plantar fasciitis berisiko khusus untuk pejalan kaki atau pelari jarak jauh.

  1. Mallet Toe

Mallet toe merupakan suatu kondisi saat persedian di tengah jari kaki menjadi bengkok secara permanen hingga mengarah ke bawah. Kondisi ini dapat berkembang karena ketidakseimbangan pada otot, tendon, atau ligamen yang menahan tulang-tulang jari kaki tetap lurus.

Mallet toe dapat disebabkan oleh pemakaian sepatu yang tidak pas, hingga dapat disebabkan oleh trauma atau penyakit tertentu.

  1. Turf Toe

Turf toe merupakan suatu kondisi terjadinya cedera pada ligamen di pangkal jempol kaki. Pada jurnal Effort Open Reviews menyebutkan bahwa kondisi ini dapat menyebabkan nyeri yang terus-menerus dan degenerasi sendi jika tidak segera dilakukan pemeriksaan oleh dokter.

  1. Bunion

Bunion merupakan suatu kondisi yang disebut juga sebagai hallux valgus yang dimana kondisi ini terjadi penonjolan tulang terbentuk di sebelah pangkal jempol kaki. Hal ini menyebabkan jempol kaki menjadi membelok ke dalam, biasanya kondisi ini disebabkan oleh faktor keturunan atau alas kaki yang tidak sesuai.

  1. Sesamoiditis

Sesamoiditis merupakan suatu kondisi gangguan yang terjadi pada satu atau kedua tulang sesamoid yang terdapat pada pangkal jempol kaki. Hal ini dapat disebabkan oleh beban yang berlebihan dan berulang pada jempol kaki. Peningkatan aktivitas secara tiba-tiba dan perubahan alas kaki juga dapat meningkatkan risiko terjadinya sesamoiditis.

  1. Gout

Gout atau biasa disebut dengan encok merupakan sejenis peradangan yang dapat mempengaruhi sendi, hal ini paling sering menyerang pada sendi di pangkal jempol kaki. Gout umumnya terjadi karena konsentrasi asam urat yang tinggi dalam darah.

  1. Stress Fracture

Stress fracture merupakan suatu kondisi pada area tulang yang tertekan oleh kekuatan lebih dan berulang. Aktivitas ini dapat berupa berjalan dan berlari secara berulang dan berlebihan, terjadi hantaman keras pada kaki sehingga menimbulkan fraktur mikro atau retakan mikroskopis pada tulang. Pada dasarnya, tubuh dapat memperbaiki fraktur mikro ini, namun jika kerusakannya terlalu besar dan tubuh tidak mampu melakukan perbaikan dengan cepat, maka fraktur mikro ini menjadi stress fracture

Cara Menjaga Fungsi Tulang Jari Kaki

Demi menghindari risiko akan ancaman fungsi tulang jari kaki dan tetap terjaga dengan baik fungsi tulang jari kaki, berikut ini ada beberapa tips yang dapat dilakukan antara lain:

  • Kenakan sepatu yang berukuran sesuai dengan kaki
  • Hindari untuk terlalu sering memakai sepatu berujung lancip atau memiliki hak tinggi
  • Lakukan pemanasan dan pendinginan saat berolahraga
  • Lakukan peregangan jari kaki setelah melakukan aktivitas yang terlalu banyak bertumpu pada kaki seperti jalan jauh atau berdiri lama
  • Jaga jari kaki tetap kering dan bersih
  • Rutin untuk memeriksa kondisi kesehatan ke dokter bagi penderita penyakit tertentu yang dapat memicu kelainan pada kaki seperti diabetes hingga rheumatoid arthritis.

Apabila mengalami cedera, jangan memaksakan untuk pijat pada area jari kaki, terlebih jika mengalami patah tulang terbuka dengan alih-alih untuk menyembuhkan, namun hal ini justru dapat merusak struktur dan mengganggu fungsi tulang jari kaki. 

Bila Anda mengalami cedera atau gangguan pada fungsi tulang jari kaki, sebaiknya periksa kondisi tersebut ke dokter spesialis agar mendapatkan penanganan yang tepat.

(GE – BUNGA)

Scroll to Top