SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

DKI Jakarta Jadi Provinsi dengan Kasus Gagal Ginjal Akut Terbanyak di Indonesia

Bagikan:

AshefaNews – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyebutkan bahwa DKI Jakarta menjadi wilayah provinsi dengan jumlah kasus gagal ginjal akut progresif atipikal (Gg GAPA) tertinggi.

Juru Bicara Kemenkes dr Muhammad Syahril mengatakan, terdapat 304 kasus Gg GAPA yang ditemukan di 27 provinsi di Indonesia hingga Senin (31/10/2022).

Dari 27 provinsi itu, DKI Jakarta menjadi wilayah dengan jumlah kasus Gg GAPA tertinggi yakni 79 kasus.

“304 kasus ini tersebar di 27 provinsi. Kemudian 10 besar provinsi terbanyak, yakni Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur,” ujar Syahril dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Selasa (1/11/2022).

Berikut sebaran kasus gagal ginjal akut pada anak di 27 Provinsi di Indonesia:

1. DKI Jakarta: 79 kasus
2. Jawa Barat: 37 kasus
3. Aceh: 31 kasus
4. Jawa Timur: 25 kasus
5. Sumatera Barat: 22 kasus
6. Banten: 17 kasus
7. Bali: 16 kasus
8. Sulawesi Selatan: 12 kasus
9. Jambi: 8 kasus
10. Sumatera Utara: 7 kasus
11. Sumatera Selatan: 6 kasus
12. D.I Yogyakarta: 6 kasus
13. Nusa Tenggara Timur: 6 kasus
14. Bangka Belitung: 4 kasus
15. Lampung: 4 kasus
16. Jawa Tengah: 4 kasus
17. Kalimantan Timur: 3 kasus
18. Kalimantan Selatan: 3 kasus
19. Sulawesi Tenggara: 3 kasus
20. Nusa Tenggara Barat: 2 kasus
21. Kalimantan Tengah: 2 kasus
22. Kalimantan Utara: 2 kasus
23. Kepulauan Riau: 1 kasus
24. Bengkulu: 1 kasus
25. Kalimantan Barat: 1 kasus
26. Gorontalo: 1 kasus
27. Sulawesi Utara: 1 kasus

Berdasarkan peta sebaran kasus per Kabupaten/Kota, kasus kasus gagal ginjal akut terbanyak ditemukan di Kota Administrasi Jakarta Timur dengan jumlah 25 kasus. Disusul Jakarta Barat dengan total 22 Kasus, dan Jakarta Selatan 15 Kasus.

Selanjutnya, kasus gagal ginjal akut di kota Banda Aceh sebanyak Aceh 14 kasus, Jakarta Utara 12 kasus, Denpasar 11 Kasus dan Kabupaten Tangerang 8 kasus.

Kemudian untuk Kota Bekasi sebanyak 7 kasus, dan Kabupaten Bekasi serta Kota Depok masing-masing sebanyak 6 kasus.

(RM – WAH)

Scroll to Top