Dinkes Tangerang Tarik Ribuan Botol Obat Sirop Mengandung EG dan DEG

Bagikan:

AshefaNews, Tangerang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang menarik puluhan ribu botol obat sirop paracetamol dan antasida yang dipastikan mengandung etilen glycol (EG) dan dietilen glycol (DEG) di atas ambang batas. 

Dari 37 puskesmas di Kota Tangerang, yakni diantaranya Paracetamol 1.462, dan obat antacid sirop sebanyak 17.807 yang berasal dari PT Afi Farma ditarik peredarnnya. 

“Semuanya kami tarik dari seluruh puskesmas yang ada di Kota Tangerang karena mengandung EG dan DEG,” ujar Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinkes Kota Tangerang, Suhendra, Selasa (08/11). 

Suhendra menuturkan, puluhan ribu obat yang mengandung EG dan DEG itu disita dari seluruh puskesmas dan yang ada di gudang penyimpanan obat milik Dinas Kesehatan atau instalasi farmasi. 

“Kalau untuk sekarang saat ini yg ada di puskesmas hanya ini saja, tidak ada diluar obat-obatan atau PT lain, terkait obat yang tidak aman,” katanya. 

Suhendra menjelaskan, pihaknya menarik seluruh obat dari PT Afi Farma karena sudah adanya keterangan resmi dari Badan Pengawasan obat dan makanan (BPOM) yang berbahaya. 

“Alasannya karena ini sesuai dengan rilis dari BPOM, termasuk obat-obatan yang tidak aman yah,” ungkapnya.

Diketahui ribuan obat sirop yang ditarik dari puskesmas, merupakan penganggaran obat di tahun 2022. Dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Dinas Kesehatan Kota Tangerang. 

“Sementara hanya itu yang kami ketahui, mungkin secara keseluruhan harus kami data dahulu,” pungkas Hendra. 

(RM – AP) 

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top