Bagaimana Pengobatan Kista Bartholin?

Bagikan:

AsehfaNews – Bagaimana Pengobatan Kista Bartholin? Kista Bartholin adalah salah satu hal yang kebanyakan orang belum pernah dengar, tetapi jika Anda pernah mengalaminya, Anda tahu betapa menyakitkan dan tidak nyamannya penyakit itu. Kista ini terbentuk ketika kelenjar Bartholin, yang terletak di kedua sisi lubang vagina, tersumbat. Ini dapat terjadi karena sejumlah alasan, termasuk infeksi, peradangan, atau trauma. Meskipun kista Bartholin biasanya tidak berbahaya, kista ini dapat menyebabkan banyak ketidaknyamanan. Pada artikel ini, kami akan mengeksplorasi semua yang perlu Anda ketahui tentang kista Bartholin pada wanita, mulai dari gejala hingga pilihan pengobatan.

Apa itu Kista Bartholin?

Kista Bartholin adalah kantung kecil berisi cairan yang berkembang di dekat lubang vagina wanita. Kantung tersebut biasanya berisi nanah atau darah.

Ketika kantung terinfeksi, dapat menyebabkan rasa sakit dan bengkak. Jika infeksinya parah, dapat menyebabkan abses (kumpulan nanah).

Kista Bartholin tidak bersifat kanker dan tidak meningkatkan risiko Anda terkena kanker. Namun, jika tidak ditangani, penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti sepsis (kondisi yang berpotensi mengancam nyawa akibat infeksi).

Perawatan untuk kista Bartholin biasanya melibatkan pengurasan cairan dari kantung. Ini dapat dilakukan di kantor dokter atau rumah sakit. Dalam beberapa kasus, pembedahan mungkin diperlukan untuk mengangkat kista.

Apa Penyebab Kista Bartholin?

Ada dua kelenjar Bartholin yang terletak di bukaan vagina, di kedua sisinya. Kelenjar ini menghasilkan cairan yang melumasi vagina selama hubungan seksual. Jika saluran yang mengalirkan cairan ini tersumbat, cairan tersebut dapat menumpuk dan membentuk kista.

Kista juga bisa disebabkan oleh infeksi, seperti infeksi menular seksual (IMS). Dalam beberapa kasus, pembedahan atau prosedur medis lainnya dapat merusak kelenjar atau saluran Bartholin, yang juga dapat menyebabkan pembentukan kista.

Pada kebanyakan kasus, kista Bartholin tidak menimbulkan gejala apapun dan akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Namun, jika kista terinfeksi, dapat menyebabkan nyeri, bengkak, dan kemerahan pada area yang terkena. Perawatan untuk kista yang terinfeksi biasanya melibatkan pengurasan cairan dengan jarum atau kateter dan pemberian antibiotik.

Bagaimana Pengobatan Kista Bartholin?

Ada beberapa cara berbeda untuk mengobati kista Bartholin, tergantung pada ukuran dan tingkat keparahan kista.

Jika kista kecil dan tidak menimbulkan rasa sakit atau ketidaknyamanan, mungkin tidak perlu diobati sama sekali dan dapat dibiarkan begitu saja. Namun, jika kista menjadi besar atau mulai menimbulkan rasa sakit, ada beberapa pilihan pengobatan yang tersedia.

Salah satu pilihan adalah mengeringkan kista. Ini dapat dilakukan di kantor atau klinik dokter dan biasanya tidak memerlukan anestesi apa pun. Sayatan kecil dibuat pada kista dan cairan dikeluarkan. Area tersebut kemudian ditutup dengan pembalut dan Anda bisa pulang.

Pilihan lain adalah menjalani operasi untuk mengangkat kista. Ini biasanya hanya dilakukan jika perawatan lain tidak berhasil atau jika kista sangat besar. Pembedahan membutuhkan anestesi dan biasanya akan meninggalkan bekas luka kecil.

Jika Anda memiliki kista Bartholin, bicarakan dengan dokter Anda tentang pilihan pengobatan apa yang terbaik untuk Anda.

Pencegahan Kista Bartholin

Tidak ada cara pasti untuk mencegah pembentukan kista Bartholin, tetapi ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko:

-Menjaga kebersihan yang baik di area genital. Ini termasuk mencuci area dengan sabun dan air setiap hari dan menghindari douching.

-Gunakan pakaian yang longgar. Ini membantu menjaga area tetap kering dan mencegah iritasi.

-Hindari menggunakan segala jenis pelumas selama hubungan seksual. Ini dapat meningkatkan risiko mengembangkan infeksi.

Jika Anda cenderung mengembangkan kista Bartholin, dokter Anda mungkin merekomendasikan antibiotik pencegahan.

Kapan Harus Menemui Dokter untuk Kista Bartholin

Jika Anda memiliki kista Bartholin yang menyebabkan rasa sakit atau tidak nyaman, atau jika tampaknya terinfeksi, Anda harus menemui dokter. Dokter Anda dapat mengeringkan kista dan meresepkan obat untuk membantu menghilangkan rasa sakit dan bengkak.

Kesimpulan

Jika Anda pernah berurusan dengan kista Bartholin, kami harap artikel ini memberi Anda beberapa wawasan tentang apa itu dan bagaimana cara merawatnya. Meskipun bisa menyakitkan dan membuat frustrasi, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meredakan ketidaknyamanan dan menyingkirkannya untuk selamanya. Kami menganjurkan Anda untuk mencoba beberapa pengobatan rumahan yang telah kami cantumkan di sini, dan jika Anda masih mengalami masalah, jangan ragu untuk menemui dokter Anda untuk pilihan pengobatan lebih lanjut.

(GE)

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top