Apa itu LSD? Ketahui Bahaya dan Perawatannya

Bagikan:

AshefaNewsApa itu LSD? LSD adalah narkoba sintetis yang pertama kali dibuat pada tahun 1938. Ini adalah salah satu bahan kimia pengubah pikiran yang paling ampuh yang dikenal manusia. LSD terbuat dari asam lisergat, yang ditemukan dalam ergot, jamur yang tumbuh pada gandum hitam dan biji-bijian lainnya. Kimiawan Jerman Albert Hofmann pertama kali mensintesis LSD saat meneliti jamur ini. LSD biasanya dijual sebagai bubuk putih atau cairan bening. Ini diambil secara lisan, biasanya dengan melarutkannya dalam air atau menyerapnya melalui lapisan mulut Anda. Ketika LSD memasuki tubuh Anda, itu menyebabkan perubahan kimia otak Anda yang mengarah pada halusinasi. Perubahan ini dapat bertahan hingga 12 jam.

Apa itu LSD?

LSD adalah halusinogen kuat yang dapat menghasilkan perubahan besar dalam kesadaran dan persepsi. LSD biasanya dijual sebagai kertas kotak kecil yang diletakkan di lidah. Kertasnya sangat tipis dan telah diresapi dengan LSD. Efek LSD dimulai dalam waktu 30 hingga 45 menit setelah minum obat dan dapat bertahan hingga 12 jam.

LSD mengubah persepsi Anda tentang waktu dan ruang dan dapat menyebabkan Anda melihat, mendengar, dan merasakan hal-hal yang sebenarnya tidak ada. Anda mungkin mengalami perjalanan yang buruk jika Anda menggunakan terlalu banyak LSD atau jika Anda meminumnya dengan obat lain atau alkohol. Perjalanan yang buruk bisa sangat menakutkan dan mungkin termasuk halusinasi, delusi, paranoia, dan panik. Beberapa orang mengalami perjalanan yang buruk sehingga mereka bunuh diri.

Bagaimana LSD digunakan?

LSD paling sering dicerna dalam bentuk cair, meskipun juga dapat ditemukan dalam bentuk bubuk atau tablet. Saat mengambil LSD, pengguna akan sering menempatkan satu atau dua tetes zat ke lidah mereka, memungkinkannya untuk diserap ke dalam aliran darah melalui selaput lendir. Efek LSD biasanya dimulai dalam 30 hingga 60 menit setelah konsumsi dan dapat bertahan hingga 12 jam.

LSD dikenal menyebabkan halusinasi intens dan mengubah persepsi seseorang tentang realitas. Narkoba dapat menyebabkan pengguna melihat warna dan pola yang sebenarnya tidak ada, serta mendengar suara yang tidak ada. LSD juga dapat menyebabkan perasaan euforia, peningkatan energi, dan perasaan terlepas dari kenyataan. Namun, efek LSD tidak selalu menyenangkan, dan obat tersebut juga dapat menyebabkan kecemasan, paranoia, dan delusi.

Apa efek dari LSD?

LSD, atau lysergic acid diethylamide, adalah obat psikedelik kuat yang dapat menghasilkan halusinasi yang kuat. Efek LSD sangat bervariasi dan bergantung pada faktor-faktor seperti kepribadian, suasana hati, dan lingkungan individu. Efek utama LSD adalah perubahan persepsi, termasuk halusinasi visual dan pendengaran. Efek lain dapat mencakup emosi yang berubah, perubahan rasa waktu, dan pengalaman spiritual. Intensitas efek ini tergantung pada dosis LSD yang diambil. LSD biasanya dijual sebagai cairan atau pada kertas penyerap yang disebut kertas tinta.

Apa bahaya LSD?

LSD dianggap sebagai obat yang sangat aman, dengan risiko overdosis yang rendah dan dosis mematikan yang tidak diketahui. Namun, masih ada beberapa bahaya yang terkait dengan penggunaannya. Ini termasuk:

– kilas balik: Beberapa pengguna melaporkan mengalami “kilas balik” perjalanan LSD mereka bahkan bertahun-tahun setelah minum obat. Ini bisa sangat menyusahkan dan dapat mengganggu kehidupan sehari-hari.

– perjalanan buruk: Meskipun sebagian besar perjalanan LSD menyenangkan, beberapa dapat berubah menjadi “perjalanan buruk”. Ini bisa melibatkan perasaan takut dan paranoia yang intens, dan bisa sangat menakutkan. Jika Anda mengalami perjalanan yang buruk, penting untuk memiliki seseorang dengan Anda yang dapat membantu Anda tetap tenang dan aman sampai berlalu.

– efek jangka panjang: Ada beberapa bukti bahwa penggunaan LSD secara teratur dan berlebihan dapat menyebabkan perubahan kimia otak yang dapat mengakibatkan masalah kesehatan mental seperti depresi atau kecemasan.

Perawatan untuk penyalahgunaan LSD

LSD adalah obat kuat buatan manusia yang dapat memiliki konsekuensi serius jika disalahgunakan. Menurut Institut Nasional Penyalahgunaan Narkoba (NIDA), penyalahgunaan LSD dapat menyebabkan:

-Delirium

-Halusinasi

-Paranoia 

-Kecemasan

-Perilaku kekerasan

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal menyalahgunakan LSD, penting untuk mencari bantuan profesional sesegera mungkin. Perawatan untuk penyalahgunaan LSD biasanya dimulai dengan detoks, diikuti dengan konseling dan terapi. Obat-obatan juga dapat diresepkan untuk membantu mengelola gejala penarikan dan untuk mengobati kondisi kesehatan mental yang mendasarinya.

Kesimpulan

LSD adalah obat psikedelik kuat yang dapat menghasilkan perubahan besar dalam kesadaran dan persepsi. Ketika digunakan secara bertanggung jawab, itu dapat menawarkan banyak manfaat terapeutik, seperti peningkatan kreativitas dan kesadaran diri. Penting untuk memperhatikan potensi risiko yang terkait dengan penggunaan LSD, yang meliputi kecemasan dan paranoia yang intens. Jika Anda mempertimbangkan untuk menggunakan LSD, pastikan untuk melakukan penelitian dan berkonsultasi dengan profesional medis yang berkualifikasi untuk memastikan penggunaan yang aman.

(GE-FRS)

Scroll to Top