SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

pengertian keluarga secara umum

Bagikan:

AshefaNews – Keluarga adalah sekelompok orang yang berdiri dan berkumpul secara umum untuk membentuk kelompok yang lebih besar atau mendukung penggunaan kesempatan kerja dan pendidikan. Keluarga tidak hanya terdiri dari suami istri, tetapi juga dari anak-anaknya, cucu, dan saudara-saudara. Untuk membangun keluarga tersebut, haruslah Anda senantiasa bersabda dan menjalin hubungan dengan mereka. Selain itu, Anda harus menerima dan memperhatikan perintah mereka.

Pengertian keluarga secara umum

1. Pengertian keluarga adalah sekelompok orang yang berdiri berlawanan dalam menghormati dan mendukung perasaan dan kesumatanku sesuai dengan prinsip-prinsip rasionalitas, adanya ketertiban dalam hubungan mereka, dan memiliki kerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.

2. Kekuatan keluarga terletak dibawah perlindungan dan komando orangtua atau ayahnya/mamanya, sedangkan pengaruh di atas anak-anak ditentukan oleh nilai-nilai yang dirayaui oleh masing-masing anggota keluarga itu sendiri.

3. Kegiatan bersenang-senangnya selalu disertai angkat tawa dan memberikan obrolan lucu agar anak-anak tidak merasa berhak setia terhadap dirinya sendiri dan menjadi cenderung tidak cerdik. Kegiatan ini juga akan membuat anak mengakui bahwa dirinya memiliki keluarga yang baik.

4. Kekuatan keluarga terjaga dengan baik oleh orangtua atau ayahnya/mamanya, sehingga anak-anak dapat menghargai dan memilih kesempatan untuk berkomunikasi dengan keluarga tersebut.

5. Pemberian nilai-nilai keluarga berpusat pada memperlakukan anak sebagai peserta keluarga yang baik dan menghormati persamaan dan perbedaan antara orangtuanya, sementara mengenal nilai-nilai keberhasilan bersama.

6. Kegiatan keluarga tersebut menyebabkan anak-anak memiliki identitas keluarga yang kuat dan terjamin, sehingga tidak perlu merasa berkeberatan atau tidak nyaman dengan perubahan-perubahan hidup sehari-hari.

7. Kegiatan keluarga dapat digunakan sebagai pedoman dalam mengatur cara berkomunikasi dan membentuk hubungan antara anak dan orangtua.

8. Kegiatan keluarga bisa digunakan untuk mengembangkan daya tarik diri anak-anak dan meningkatkan perasaan hormat terhadap dirinya sendiri.

9. Kegiatan keluarga akan membuka pintu masuk kepada mata dan hati anak-anak yang ingin bersama dengan orangtua dan keluarga itu selamanya.

10. Kegiatan keluarga sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan hidup anak-anak dan membawa mereka pergi keluar dari bahaya.

Keluarga adalah sekelompok orang yang berdiri berlawanan dalam menghormati dan mendukung perasaan dan kesumatanku sesuai dengan prinsip-prinsip rasionalitas, adanya ketertiban dalam hubungan mereka, dan memiliki kerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. Kegiatan bersenang-senangnya selalu disertai angkat tawa dan memberikan obrolan lucu agar anak-anak tidak merasa berhak setia terhadap dirinya sendiri dan menjadi cenderung tidak cerdik. Kegiatan ini juga akan membuat anak mengakui bahwa dirinya memiliki keluarga yang baik.

Kekuatan keluarga terletak dibawah perlindungan dan komando orangtua atau ayahnya/mamanya, sedangkan pengaruh di atas anak-anak ditentukan oleh nilai-nilai yang dirayaui oleh masing-masing anggota keluarga itu sendiri. Kegiatan bersenang-senangnya selalu disertai angkat tawa dan memberikan obrolan lucu agar anak-anak tidak merasa berhak setia terhadap dirinya sendiri dan menjadi cenderung tidak cerdik. Kegiatan ini juga akan membuat anak mengakui bahwa dirinya memiliki keluarga yang baik.

Kegiatan keluarga dapat digunakan sebagai pedoman dalam mengatur cara berkomunikasi dan membentuk hubungan antara anak dan orangtua.

Kegiatan keluarga bisa digunakan untuk mengembangkan daya tarik diri anak-anak dan meningkatkan perasaan hormat terhadap dirinya sendiri.

Kegiatan keluarga akan membuka pintu masuk kepada mata dan hati anak-anak yang ingin bersama dengan orangtua dan keluarga itu selamanya.

Kegiatan keluarga sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan hidup anak-anak dan membawa mereka pergi keluar dari bahaya.

Keadaan keluarga dalam perkembangan modern

Saat ini, keluarga telah memperoleh makna baru. Secara umum, itu adalah lembaga yang mengatur kehidupan sosial dan memberikan dukungan moral kepada anggotanya. Ini juga merupakan tempat di mana anak-anak tumbuh, belajar dan mengembangkan karakter mereka.

Dalam masyarakat saat ini, keluarga terus berkembang. Mereka menjadi lebih kompleks dan dinamis dalam hal struktur dan fungsinya. Dalam banyak hal, mereka bahkan mengambil peran baru dalam masyarakat modern.

Salah satu perubahan utama yang dialami keluarga dalam beberapa dekade terakhir adalah meningkatnya jumlah orang tua tunggal. Kecenderungan ini dapat dilihat di seluruh lapisan sosial ekonomi masyarakat dan kemungkinan akan terus berkembang di masa depan.

Ada beberapa alasan di balik tren ini. Pertama, banyak orang saat ini lebih suka hidup sendiri daripada dalam pengaturan rumah tangga tradisional dengan banyak anggota keluarga yang tinggal bersama di bawah satu atap. Selain itu, telah terjadi peningkatan peluang karir bagi wanita yang berarti banyak wanita memilih untuk hidup mandiri daripada mengandalkan pasangannya untuk mendapatkan dukungan finansial. Dan akhirnya, orang tua baby-boomer sekarang mencapai usia pensiun dan ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengan cucu mereka daripada berfokus pada membesarkan anak tambahan dari hubungan lain.

Meskipun mengasuh anak tunggal terkadang menantang, secara keseluruhan hal itu menawarkan banyak keuntungan baik bagi orang tua maupun anak-anak. Orang tua tunggal biasanya menikmati fleksibilitas yang lebih besar dalam hal jam kerja dan umumnya dapat mencurahkan lebih banyak waktu untuk anak-anak mereka daripada jika mereka berbagi tanggung jawab pengasuhan dalam unit keluarga yang lebih besar. Selain itu, anak-anak yang dibesarkan oleh ibu atau ayah tunggal cenderung memiliki harga diri yang lebih baik dan lebih mungkin mencapai karier orang dewasa yang sukses daripada anak-anak yang dibesarkan dalam rumah tangga dengan banyak orang tua.

Secara keseluruhan, keluarga telah mengalami sejumlah perubahan dalam beberapa dekade terakhir dan kemungkinan akan terus berkembang di masa mendatang. Hal ini menjadikannya lembaga yang penting tidak hanya bagi orang tua tetapi juga bagi anak itu sendiri.

keluarga (pribadi, keluargaan, keluarga) adalah sekelompok orang yang berhasil menjadi kumpulan yang memelihara hubungan social dan memberikan moral support bagi mereka sendiri. Keadaan ini juga dimana anak-anak bertarung untuk mencapai tingkatan perkembangan yang baik dan mendapatkan pengalaman hidup yang baik.

Dalam kondisi modern, keluarga telah mengalami perubahan mendatang. Mereka telah berubah menjadi lebih komplex dan dynamic dari segi struktur dan fungsinya. Dalam banyak hal, mereka telah menjadi bagian penting dari perkembangan modern-day society.

Sumber utama perubahan yang dilakukan keluarga di masa harinya adalah peringatan banyak orang yang memilih untuk hidup sendiri tanpa menggunakan rumah tradisional dengan beberapa orang keluarga yang berada di dalamnya. Sebagai contoh, penghuni lainnya tertarik pada pengembangan career orang wanita yang memberikan dampak positif terhadap peranan sebagai wanita independen dalam masyarakat modern. Selain itu, baby-boomer orang tuanya sedang mengadakan masa depan kerja dan mereka ingin berkonsentrasi pada kehangatan anak-anak mereka sendiri dan tidak terlibat dalam proses pengurusan hubungan persatuan yang berhubungan dengan beberapa orang keluarga.

Perubahan keluarga ini bukanlah semata-mata negatif. Tokoh-tokoh keluarga seperti itu memiliki kinerja lebih baik dari saat mereka berada di dalam rumah tradisional dengan beberapa orang keluarga. Anak-anak yang sedang dirawat oleh orangtuanya sendiri atau orang yang menjadi tokoh keluarga ini biasanya memiliki nilai self-esteem yang lebih baik dan mereka akan berhasil mencapai peran sosial yang succesional di masa depan ketimbang anak-anak yang bermukim di rumah dengan beberapa orang keluarga.

Selain itu, keluarga telah mengalami perubahan dalam beberapa hal. Perubahan ini diperlihatkan pada kondisi berbagai sektor ekonomi dan berwawasan socio politik. Pertama, penghuni lainnya tertarik pada masyarakat yang luas dan tidak memerlukan dukungan orang tua untuk mendapatkan pendidikan. Selain itu, hasil penelitian mengenai perkembangan career orang wanita telah membuat banyak orang menganggap bahwa permintaan pasangan hidup independen terhadap anak-anak adalah alasan utama penting bagi peringatan banyak orang yang memilih untuk bersenjata sendiri tanpa melihat kepentingan orang tua mereka.

Sementara itu, pengurusan hubungan persatuan yang berhubungan dengan beberapa orang keluargaadalam kondisi yang sedang sulit untuk dijalankan oleh seorang wanita yang bersama-sama dengan seorang teman. Hal ini membuat anak-anak yang sedang dididik oleh orangtuanya sendiri atau orang yang menjadi tokoh keluarga ini lebih sulit untuk merasakan kehidupannya dalam keluarga. Selain itu, anak-anak dengan penggunaan pendekatan keluarga ini akan lebih mudah beradaptasi terhadap lingkungan ketimbang anak-anak yang bermukim di dalam rumah dengan beberapa orang keluarga.

Perubahan keluarga telah mengalami beberapa perubahan di masa depan dan ia akan tetap berkembang sampai saat ini. Kehadirannya di dalam masyarakat modern membuatnya sebuah institusi penting bagi orang-orang dan anak-anak sendiri.

Perlunya memilih jalan hidup yang sesuai dengan nilai-nilai keluarga

Perlunya memilih jalan hidup yang sesuai dengan nilai-nilai keluarga adalah sebagian dari langkah penting untuk mencapai tujuan hidup yang diperoleh. Oleh karena itu, perlunya memiliki pendapat dan pengalaman bersama keluarga sangat penting agar tindakan tersebut benar-benar bertujuan.

Pendapat dan pengalaman bersama keluarga sangat penting agar tindakan tersebut benar-benar bertujuan. Hal ini menyangkut segala aspek tentunya, mulai dari ketentuan pernikahan, penghasilan masing-masing anggota keluarga, hingga pandangan masyarakat terhadap dirinya sendiri. Karena itu, perlunya memiliki hubungan baik dengan keluarganya secara harmonis sehingga akan merasa puas hati setelah mencapai tujuan hidup mereka.

Bagi orang yang memilih jalan hidup yang tidak sesuai dengan nilai-nilai keluarganya, akan mengalami konflik dan kerusakan dalam kehidupan. Hal ini akibat dari perbedaan opini, nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang berbeda diantara anggota keluarga. Oleh karena itu, masih ada waktu untuk mengatasinya dan menempuh jalan yang tepat.

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencapai tujuan hidup yang diperoleh:

Menyiapkan diri dengan berpuasa dan puasa sehari-hari

Melakukan pertemuan dengan keluarga terdekat dan berbagi pendapat

Membuat rencana pembangunan bisnisnya sendiri

Memiliki hubungan baik dengan orang lain

Mengembalikan kehidupan kearah yang diinginkan

Berpuasa dan puasa sehari-hari

Pendapat dan pengalaman bersama keluarga sangat penting agar tindakan tersebut benar-benar bertujuan. Hal ini menyangkut segala aspek tentunya, mulai dari ketentuan pernikahan, penghasilan masing-masing anggota keluarga, hingga pandangan masyarakat terhadap dirinya sendiri. Karena itu, perlunya memiliki hubungan baik dengan keluarganya secara harmonis sehingga akan merasa puas hati setelah mencapai tujuan hidup mereka.

Penilaian hasil pernikahan terhadap nilai-nilai keluarga

Keluarga adalah suatu perguruan tinggi yang berhubungan dan mempunyai hubungan erat dengan kerja raja. Keluarga terdiri atas suami, isteri, anak-anak dan orang yang menjadi tamu di rumahnya. Hubungan keluarga dalam hal pernikahan sangatlah penting sebagai sumber kesadaran hidup manusia. Karena itu, para pihak berkomitmen untuk menjamin nilai-nilai keluarganya dalam bidang pernikahan. Berikut ini beberapa nilai yang dipercaya oleh masyarakat untuk dijadikan referensi bagi pemilihan suami:

1. tanggung jawab sederhana dan jujur;

2. baik hati dan senantiasa berhati-hati terhadap orang lain;

3. wajib melaksanakan perintah suami supaya tidak melawan atau diambil harta atas nama istri;

4. memiliki ilmu politik dan kedokteran agar dapat berperan dalam keluarga;

5. memiliki integritas, kesabaran dan ketertiban dalam kehidupan sehari-hari.

6. berkata yang sebenarnya dan tidak menyalahkan orang lain.

7. memiliki senang hati dan baik hati terhadap istri.

8. mampu membaca dan menulis.

9. mampu berbuat polisi dan dalam keadaan terising.

10. mampu berbuat selamat dan baik dalam keadaan berkecimpung.

Para suami yang ingin menjadi seorang penguasa di rumahnya harus memiliki ciri-ciri kepribadian seperti yang tertera diatas. Selain itu, para suami juga harus berkomitmen untuk menjamin nilai-nilai keluarganya, baik dalam bidang pernikahan maupun dalam kehidupan sehari-hari secara konsisten dan berlebihan.

Pernikahan bisa dilakukan oleh pasangan yang berasal dari berbagai golongan, etnis, dan Indonesia pun demikian. Namun, ada beberapa ciri karakteristik para suami yang akan membuat pernikahan lebih baik. Karakteristik tersebut antara lain adalah seperti berpengalaman dalam menjadi seorang pengawal atau pasien, setia dan jujur, bersedia melaksanakan perintah suami supaya tidak melawan atau diambil harta atas nama istri, mampu berkata yang sebenarnya dan tidak menyalahkan orang lain.

Selain itu, para suami juga harus memiliki keterampilan seperti menulis, berkata yang sebenarnya, dan memiliki polisi dan dalam keadaan terising.

Keadilan dan Kepercayaan dalam Keluarga

Keadilan dan kepercayaan dalam keluarga adalah perilaku yang baik seseorang terhadap masyarakat dan diri sendiri setelah meninggalkan keluarga. Keadilan ini mempunyai hubungannya dengan individu yang bersikap kritis terhadap lingkungannya, baik secara langsung maupun tidak langsung. Sedangkan kepercayaan berhubungan dengan kesadaran individual tentang dirinya sendiri dan penghargaan atas pelayanannya pada masyarakat. Keduanya terkait dengan perilaku sosial yang semakin bertambahnya keterbatasan identitas bangsa di era globalisasi.

Untuk mendukung keluarganya, orang harus bisa memiliki empat prinsip penting:

1) memberikan perlakuan mutlak;

2) memberikan respon positif apabila ada perubahan;

3) melindungi ketertiban;

4) menjamin perlindungan harta benda. Selain itu, orang juga harus memiliki ketaatan (respekt), ketulusan (pertimbangan), dan keterbukaan dalam menghadapi perubahan.

Keadilan dan kepercayaan dalam keluarga mempunyai banyak fungsi penting, termasuk untuk mencegah terjadinya perselisihan, menjamin hubungan baik antara orangtuanya dan anak-anaknya, meningkatkan interaksi masyarakat dengan negara atau organisasi yang bersifat eksternal, dan memberikan perlindungan terhadap harta benda anak-anaknya.

Keadilan dan kepercayaan dalam keluarga terasa penting bagi masyarakat Indonesia seiring dengan peningkatan krisis keamanan, ketidakseimbangan antara hak masyarakat dan perubahan politik yang terjadi di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh hal-hal berikut:

1) Keadilan dan kepercayaan dalam keluarga merupakan faktor pembentukannya. Keduanya sangat mempengaruhi perilaku seseorang di masyarakat. Sehingga saat ada perubahan, kondisi keluarga akan berubah dengan cepat.

2) Keadaan internal dan eksternal bangsa di Indonesia telah berubah drastis dengan terjadinya perang dunia II, penurunan ekonomi global, dan pemberontakan politik nasional yang berkobar-kobar. Para pemimpin bangsa semakin banyak menganggap bahwa kondisi internal bangsa merupakan hal yang penting, dan perlu dihadapi dengan cara yang efisien. Hal ini menimbulkan kerugian bagi kekuatan keluarga dan mengurangi kualitas hidup para penduduk Indonesia.

3) Karena itu, perlindungan terhadap harta benda anak-anaknya telah menjadi prioritas pemerintah sejak awal memperoleh popularitas besar. Selain itu, perlindungan terhadap harta benda para anak-anak juga dilaksanakan dengan cara memperbaiki informasi tentang hak-hak asasi manusia anak-anak.

4) Keadilan dan kepercayaan dalam keluarga sangat penting bagi masyarakat Indonesia untuk memenuhi syarat akselerasi kesejahteraan. Hal ini meliputi syarat-syarat yang harus dipenuhi seperti:

a) perkembangan lintas generasi;

b) pendidikan anak-anak;

c) kesehatan, penghidupan, dan keselamatan umum anak-anak;

d) pertumbuhan ekonomi;

e) kualitas hidup.

Pemerintah mengingat bahwa kondisi keluarga tersebut sangat penting bagi masyarakat Indonesia untuk dilaksanakan secara efisien sehingga tercapai akselerasi kesejahteraan. Oleh karena itu, pemerintah telah berpandangan dan melakukan intervensi secara langsung ataupun tidak langsung dalam hal keluarga dengan tujuan memperbaiki kondisi tersebut.

(ALN)

Scroll to Top