Suriah Rajut Kembali Kabel Diplomasi dengan Negara Teluk 

Bagikan:

AshefaNews – Presiden Suriah Bashar al-Assad kembali memperbaiki hubungan diplomasi dengan sejumlah negara teluk seperti Turki, Arab Saudi hingga Uni Emirat Arab (UEA).

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyambut Assad kembali mendekat. Erdogan akan membuka kemungkinan bertemu dengan Assad. 

Pemulihan hubungan diplomasi antara Turki dan Suriah berawal dari inisiasi Moskow. Menurut Pakar Politik Queen Mary University di London, Inggris, Christopher Phillips Suriah terpaksa mendekati Turki karena kebuntuan militer. 

“Assad memenangkan perang di dalam negeri dengan menguasai sebagian besar wilayah Suriah, meski tidak semua. Meski kehancuran yang merajalela, dalam sudut pandang militer, kelompok oposisi tidak lagi mampu mengancam kekuasaan dinasti Assad,” paparnya dilansir dari DW, Kamis (12/1). 

Turki, kata dia, dapat membawa citra Suriah kembali normal di kancah dunia. Selama ini Ankara menyokong kelompok oposisi Suriah sejak perang berkobar pada 2011 silam. 

Ankara juga memerangi pemberontak Kurdi yang banyak bercokol di utara Suriah yang menuntut bantuan Damaskus. Selain itu, Erdogan juga diduga ingin mengembalikan 4 juta pengungsi Suriah. 

Assad juga berencana memulihkan hubungan dengan UEA. Pertengahan pekan lalu, Menteri Luar Negeri Abdullah bin Zayed al-Nahyan, melawat ke Damaskus dan bertemu Assad.

(GE – Yana) 

Scroll to Top