Meningkatkan Hubungan Indonesia-Denmark: Michael Aastrup Jansen Berkunjung ke Jakarta

Bagikan:

AshefaNews, Jakarta – Putu Supadma Rudana, Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP), berbincang dengan hangat bersama Michael Aastrup Jansen, Ketua Komisi Kebijakan Luar Negeri Parlemen Denmark, dan delegasi Parlemen Denmark, diterpa oleh Duta Besar Lars Bo Larsen untuk Indonesia, Malaysia, Timor Leste, Papua New Guinea, dan ASEAN, di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta pada Selasa 7 Maret 2023. Dalam pertemuan yang bertujuan mempererat hubungan kerja sama Indonesia dan Denmark, Putu menyatakan bahwa peningkatan perdagangan kedua negara menjadi salah satu topik pembahasan utama.”

“Indonesia tentu berharap lebih meningkatkan hubungan kerja sama. Yang terpenting sebetulnya dari pertemuan ini kita berharap agar trade meningkat, yang selama ini jumlahnya USD348 juta, tahun 2022 walaupun pandemi ada terkoreksi tapi sedikit, tapi kita berharap lebih ditingkatkan lagi ke depan karena ini sudah momentumnya.” ujar Supadma kepada Parlementaria.

Stabilisasi wilayah regional juga menjadi perhatian utama dalam pertemuan Putu dan Michael. Putu mengungkapkan bahwa Indonesia sebagai ketua ASEAN tahun 2023 memberikan kesempatan untuk memperluas kerja sama tidak hanya dengan Denmark, namun juga dengan Uni Eropa dan seluruh wilayah ASEAN. Isu Rusia-Ukraina juga disinggung dalam pembahasan stabilitas kawasan ini, dengan Putu menegaskan komitmen politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif. Parlemen Denmark bahkan sempat mengejar jawaban atas posisi Indonesia terkait konflik di Ukraina dan Rusia.

“Kita jelas mengutuk peperangan, tetapi di satu sisi terfokus dari parlemen kami menyampaikan lebih penting adalah bagaimana proses rebuilding dalam arti restorasi kembali daripada Ukraina. Perang ini jangan dikompori agar eskalasinya meningkat. Justru Indonesia, kami di parlemen mengusulkan agar terjadinya dialog untuk titik temu perdamaian,” jelas Politisi Fraksi Partai Demokrat ini.

Legislator Dapil Bali, Putu Supadma Rudana, berbicara mengenai beberapa isu penting terkait kerja sama perorangan pasca pandemi Covid-19. Ia menegaskan bahwa pertemuan ini juga merupakan momentum untuk memacu hubungan Indonesia dan Denmark dalam bidang pendidikan, pertukaran pelajar, kerjasama perguruan tinggi, budaya, dan pariwisata.

Putu juga mempromosikan kerja sama di bidang transfer teknologi hijau, menilai bahwa kerja sama strategis dalam hal energi berkelanjutan dan lingkungan sangat penting. Ia berharap bahwa melalui pertemuan ini, delegasi Parlemen Denmark dapat menyuarakan pentingnya transfer teknologi untuk Indonesia dalam forum multilateral.

Setelah pertemuan, Putu bersama Wakil Ketua BKSAP Gilang Dhiela Fararez dan Anggota BKSAP Linda Megawati mengajak delegasi Parlemen Denmark untuk berkeliling museum DPR RI dan Ruang Rapat Paripurna.”

(GE)

Scroll to Top