SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Harga Obat Khusus di AS Kembali Naik Di awal tahun 2023

Bagikan:

AshefaNews, Jakarta – Industri farmasi Amerika Serikat (AS) akan menaikan harga obat-obatan untuk penyakit khusus. Rencana itu berasal dari enam perusahaan yang memproduksi 350 jenis obat khusus yang akan direalisasikan tahun depan. 

“Keenamnya meliputi Pfizer Inc (PFE.N), GlaxoSmithKline PLC (GSK.L), Bristol Myers Squibb (BMY.N), AstraZeneca PLC (AZN.L) dan Sanofi SA (SASY.PA) dengan menaikkan harga 350 jenis obat pada awal Januari,” ungkap laporan firma riset kesehatan, 3 Axis Advisors, dilansir dari Reuters, Sabtu (31/12). 

Kenaikan itu dampak dari realisasi Undang-Undang Pengurangan Inflasi (IRA). Regulasi itu memungkinkan pemerintah AS meminta harga obat-obatan lebih rendah untuk program kesehatan Medicare yang mulai berlaku pada 2026. 

Pada awal 2022, produsen obat menaikkan harga lebih dari 1.400 jenis. Itu merupakan kenaikan harga tertinggi sejak 2015 dan pada 2022 kenaikannya mencapai 4,9%.

Produsen obat mempertahankan kenaikan harga di bawah 10%. Antonio Ciaccia, Presiden 3 Axis, mengatakan produsen obat telah meluncurkan produk dengan harga lebih tinggi karena mengacu pada kenaikan harga tahunan. 

Hingga saat ini, Pfizer mengumumkan kenaikan paling banyak, dengan kenaikan harga pada 89 merek obat khusus, dan kenaikan tambahan pada 10 merek obat di anak usahanya, Hospira. 

Itu diikuti oleh GSK, dengan peningkatan yang direncanakan sejauh ini pada 26 obat unik, termasuk peningkatan hampir 7% pada vaksin herpes zoster Shingrix. 

Peningkatan harga untuk Pfizer termasuk untuk Xeljanz sebesar 6%, obat untuk penyakit autoimun termasuk rheumatoid arthritis dan kolitis ulserativa. Kenaikan 7,9% untuk obat kanker Ibrance dan Xalkori. 

Seorang juru bicara Pfizer mengatakan harga rata-rata obat dan vaksin pada 2023 jauh di bawah inflasi keseluruhan sekitar 3,6%. Pfizer mencatat bahwa harga bersih telah turun dalam empat tahun terakhir karena tekanan biaya perusahaan asuransi. 

AstraZeneca akan menaikkan harga dalam kisaran 3% untuk obat kanker darah Calquence, obat kanker paru-paru non-sel kecil Tagrisso dan pengobatan asma Fasenra. 

(GE – Yana)

Scroll to Top