SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Diduga Rasis, Pria Sepuh Tembak 2 Orang di Paris

Bagikan:

AshefaNews, Jakarta- Seorang pria bersenjata berusia 69 tahun melepaskan tembakan ke pusat budaya Kurdi dan salon rambut di pusat kota Paris pada Jumat (24/12). Aksinya menewaskan dua orang dan melukai empat lainnya. 

Dilansir dari AFP, Jumat (24/12), insiden itu terjadi sekitar pukul 11.00 waktu setempat atau saat jam sibuk menyebabkan kepanikan di distrik Rue d’Enghien. Area itu penuh dengan toko, restoran, dan bar dan merupakan rumah bagi populasi Kurdi yang besar. 

Para saksi mengatakan kepada AFP bahwa pria bersenjata itu, yang dijelaskan oleh polisi sebagai orang kulit putih dan dikenal karena dua percobaan pembunuhan sebelumnya, menargetkan pusat budaya Kurdi. “Kami melihat seorang pria kulit putih tua masuk kemudian mulai menembak di pusat budaya Kurdi, lalu dia pergi ke penata rambut di sebelah,” kata Romain, yang bekerja di restoran terdekat, kepada AFP melalui telepon. 

Saksi lain, Residen Emmanuel Boujenan mengatakan kepada AFP bahwa orang-orang panik, berteriak kepada polisi dan menunjuk ke salon. “Dia (pelaku) di sana, dia di sana, masuk,” katanya. 

Dia mengaku melihat dua orang di lantai salon dengan luka kaki. Pusat komunitas Kurdi, yang disebut Centre Ahmet Kaya, digunakan oleh badan amal yang bekerja untuk mengintegrasikan populasi Kurdi di wilayah Paris. 

Pria bersenjata itu digambarkan oleh sumber polisi sebagai Kaukasia, berkebangsaan Prancis dan dikenal karena dua percobaan pembunuhan sebelumnya pada 2016 dan 2021. Motifnya masih belum jelas, tetapi identitas dan targetnya segera menimbulkan kecurigaan bahwa penembakan itu mungkin bermotif rasial. 

Menteri Dalam Negeri Francis Gerald Darmanin berulang kali memperingatkan tentang bahaya kekerasan kelompok sayap kanan di Prancis. “Penembak terluka dan telah dibawa ke rumah sakit,” kata walikota distrik ke-10, Alexandra Cordebard. 

(RM – Yana) 

Scroll to Top