SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

AS Tetap Abaikan Maduro

Bagikan:

AshefaNews, Jakarta – Amerika Serikat (AS) tidak menganggap pemerintahan Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang sah. Washington akan terus mempertahankan sanksi kepada penghasil minyak terbesar di Amerika Latin itu. 

“Pendekatan kami terhadap Nicolas Maduro tidak berubah. Dia bukan pemimpin sah Venezuela,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price dilansir dari AFP, Rabu (4/1). 

AS, kata dia, akan mengakui pemerintahan Venezuela dari hasil pemilihan umum yang jujur dan adil. Tanpa itu, sanksi Washington akan tetap diberlakukan kepada Venezuela. 

“Kami terus mengakui satu-satunya lembaga yang dipilih secara demokratis di Venezuela hari ini, dan itu adalah Majelis Nasional 2015,” kata Price.

Dia mengatakan sanksi AS untuk Venezuela sejauh ini berlaku pada individu, kelompok, dan aset pemerintah. Sanksi itu dijatuhkan di era Presiden Donald Trump untuk menggulingkan Maduro pada 2019.

Lebih dari tujuh juta orang Venezuela telah melarikan diri dari negara itu. AS kala Maduro menang, mengakui pesaingnya Juan Guaido. 

(GE – Yana) 

Scroll to Top