AS Terapkan Aturan Khusus Bagi Pelancong dari Tiongkok

Bagikan:

AshefaNews, Jakarta – Amerika Serikat (AS) akan meminta penumpang pesawat yang datang dari Tiongkok untuk menunjukkan hasil tes negatif Covid-19. Alasan itu berlandaskan kekhawatiran global atas penyebaran virus semakin tinggi sejak Tiongkok mencabut pembatasan aktivitas di luar ruangan. 

Dilansir dari Straits Times, Kamis (29/12), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS mengumumkan bahwa mulai 5 Januari ketentuan tersebut berlaku. Semua penumpang pesawat dapat menginjakkan kaki di AS jika tidak terinfeksi virus tersebut. 

“Peningkatan pesat kasus covid-19 baru-baru ini di Tiongkok meningkatkan potensi munculnya varian baru,” kata seorang pejabat senior kesehatan AS. 

Namun, kata pejabat itu, Beijing hanya menyediakan data terbatas tentang varian yang beredar di Tiongkok ke basis data global, dan pengujian serta pelaporannya pada kasus baru juga berkurang. Pakar kesehatan AS sangat prihatin dengan munculnya varian baru yang mungkin tidak ditemukan dalam pengujian di Tiongkok. 

Pejabat kesehatan AS itu mengatakan pihaknya akan terus menekan Tiongkok untuk merilis data dan urutan genom virus. Pelancong yang datang langsung dari Tiongkok atau yang berada di negara itu 10 hari sebelum keberangkatan ke AS harus menunjukkan tes PCR atau antigen negatif untuk virus korona. 

Persyaratan berlaku untuk semua penumpang tanpa memandang kewarganegaraan atau status vaksinasi. Aturan tersebut berlaku mulai 5 Januari pukul 12.01 waktu New York.

Penumpang pesawat yang dites positif lebih dari 10 hari sebelum bepergian dapat memberikan dokumentasi dan pemulihan dari covid-19 sebagai pengganti hasil tes negatif. Semua maskapai perlu mengkonfirmasi tes covid-19 negatif sebelum menaiki penerbangan ke AS. 

Persyaratan itu juga berlaku untuk pelancong dari Hong Kong dan Makau. Langkah AS dilakukan setelah Italia, Jepang, India, dan Malaysia mengumumkan langkah-langkah serupa. 

Taiwan, juga mengatakan bahwa pihaknya akan menyaring para pelancong dari Tiongkok untuk mencegah virus tersebut. Sementara itu, Walikota Bruges, Belgia, Dirk De fauw yang populer di kalangan turis Tiongkok, mengimbau pengunjung untuk melampirkan hasil tes negatif covid-19 atau persyaratan vaksin wajib, lapor kantor berita Belga. 

“Tingkat penularan masih sangat tinggi. Saya pikir kita harus bekerja dengan sertifikat vaksinasi atau tes, ”kata De fauw. 

Di AS, pengujian covid-19 di bandara telah berkurang karena negara-negara bagian telah meninggalkan pembatasan perjalanan. Namun, pejabat kesehatan AS mengatakan pengujian akan diperluas lebih lanjut di bawah upaya baru untuk meningkatkan tindakan pencegahan di tengah wabah di Tiongkok.

(GE – Yana) 

Scroll to Top