SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Jalani Pemeriksaan, Deolipa Yumara Sebut Feni Rose Tolak Restorative Justice

Bagikan:

AshefaNews, Jakarta – Feni Rose terlihat mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (13/12/2022). Diduga Feni menjalani pemeriksaan terkait laporan Deolipa Yumara atas kasus dugaan pencemaran nama baik.

Terkait kedatangan Feni Rose, Deolipa Yumara yang tengah berasa di Polres Metro Jakarta Selatan mengatakan jika dirinya mengetahui kehadiran presenter acara gosip tersebut. Deolipa menyebut jika Feni tengah menjalani pemeriksaan.

“Memang secara kebetulan tadi mbak Feni Rose datang atas panggilan kepolisian yang saya sebagai pelapornya. Kita ngga ketemu gak apa-apa, kita gak tau juga,” ungkap Deolipa Yumara saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (13/12/2022).

Deolipa Yumara mengakui sempat menanyakan perkembangan kasusnya kepada penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Penyidik menyebut bahwa Feni Rose baru saja diperiksa.

“Oh tadi penyidik barusan. Beliau sudah di BAP, ini masih lidik, berikutnya adalah saksi ahli tentu kita harus taat drngan prosedur hukum,” ucap Deolipa.

“Ini kan ada yang namanya BAP kemudian di lidik kemudian ada restorative justice. Ini kan laporannya sifatnya pencemaran nama baik,” lanjutnya.

Ketika disinggung perihal adanya perdamaian, Deolipa Yumara menjelaskan jika pihak Feni Rose menolak adanya proses restorative justice.

“Kabarnya beliau menolak RJ katanya lanjut aja. Ini informasi privat atau rahasia saya nggak tahu tapi ini disampaikan penyidik tadi,” ujarnya.

Terkait adanya penolakan restorative justice dari Feni Rose, pihak Deolipa Yumara sangat menyanyangkan hal tersebut. Padahal sebelumnya, ia sudah membuka pintu perdamaian.

“Kalau menyayangkan, saya menyayangi, jadi kita menyayangkan, gak apa-apa. Ya begitulah, namanya juga manusia kan bisa mengerti dan tidak bisa mengerti,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Deolipa Yumara melaporkan Feni Rose ke Polres Metro Jakarta Selatan atas kasus dugaan pencemaran nama baik.

Laporan itu disertai bukti-bukti adanya dugaan pencemaran nama baik. Bukti itu diantaranya berupa pesan singkat WhatsApp. Feni Rose diduga telah melakukan pencemaran nama baik melalui percakapan dengan Tata Liem.

Deolipa Yumara melaporkan Feni Rose dengan nomor perkara LP/B/2061/VIII/2022/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA.

(RM – FF)

Scroll to Top