Jokowi Minta Ancaman Resesi Diwaspadai, Meski Perekonomian Indonesia Tumbuh

Bagikan:

AshefaNews – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingat masyarakat akan ancaman terjadinya resesi global pada 2023 mendatang.

Hal itu disampaikan Jokowi karena berkaca dari kondisi sejumlah negara di dunia yang tengah menghadapi kenaikan harga hingga dua kali lipat.

“Sekarang kelihatan, di negara-negara lain sekarang sulit semua. Dunia sekarang sangat sulit semua. Harga-harga naik sampai dua kali lipat,” ujar Jokowi di Gelora Bung Karno dalam acara Nusantara Bersatu, Sabtu (26/11/2022).

Di sisi lain, lanjut Jokowi, perekonomian di Tanah Air pada saat ini justru mengalami pertumbuhan. Tercatat pada kuartal ketiga ekonomi Indonesia naik hingga 5,72 persen.

Atas dasar itu, Jokowi justru kembali mengingatkan semua pihak untuk tetap mewaspadai ancaman maupun damak dari resesi global bagi Indonesia.

“Waspada dan hati-hati, karena resesi global sulit dihitung. Oleh karena itu kerja keras kita semua, kehati-hatian kita, semua harus terus kita lakukan,” kata Jokowi.

Kepala negara juga meminta agar saat ini, para pemangku kepentingan menarik investasi dan membuka lapangan pekerjaan sebesar-besarnya.

“Karena begitu ada investasi, lapangan kerja terbuka, pertumbuhan ekonomi juga naik,” ucap Jokowi.

(RM – WAH)

Scroll to Top