SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Terminal Bungurasih Surabaya, Terminal Paling Sibuk Di Indonesia

Bagikan:

AshefaNews Jika Anda bepergian ke Kota Surabaya menggunakan bus pasti sudah tidak asing dengan Terminal Bungurasih. Nama yang lebih populer di kalangan warga Surabaya adalah Terminal Purabaya. Kawasan ini merupakan terminal paling sibuk di Indonesia. Hampir setiap hari Anda bisa melihat bus keluar masuk secara bergantian. Rute perjalanan yang dilayani oleh terminal ini terdiri dari jarak jauh, jarak dekat, dan menengah.

Terminal ini berdiri di atas lahan seluas 11,9 hektare. Lokasinya ada di Kasian, Bungurasih, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Meski secara administratif letaknya ada di Sidoarjo, tetapi yang memiliki kuasa penuh adalah pemerintah Kota Surabaya. Hal ini sesuai perjanjian kerja sama yang ditandatangani kedua daerah pada tahun 1991.

Namun sejak tahun 2022 lalu, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia  telah mengambil alih pengelolaannya. Serah terimanya terjadi pada tanggal 31 Maret 2022 bertempat di Ruang Sidang Wali Kota Surabaya. Harapannya setelah pemindahan ini dapat meningkatkan minat masyarakat  untuk mulai beralih menggunakan transportasi umum.  

5 Daya Tarik Terminal Bungurasih

Semakin menarik tampilan sebuah mode transportasi umum maka ketertarikan masyarakat untuk menggunakannya kian tinggi. Apalagi kalau kondisinya bersih, aman, rapi, dan terdapat fasilitas penunjang yang sangat lengkap. Tentunya semua orang akan merasa nyaman dan betah berlama-lama di sana. Seperti halnya Terminal Bungurasih yang memiliki daya tarik  sebagai berikut.

1. Bentuk Bangunannya Menyerupai Bandara

Setelah pemerintah melakukan renovasi besar-besaran, kini penampakan Terminal Purabaya jauh lebih modern dan kekinian. Hanya ada tiga kata yang mampu menggambarkan kondisinya sekarang, yaitu bersih, rapi, dan megah. Bahkan banyak orang yang bilang bahwa tampilannya mirip seperti bandara pesawat terbang. Hal itu bisa terlihat dari bentuk bangunan, penyediaan fasilitas umum, dan pelayanan yang diberikan.

Bangunannya sendiri memiliki dua lantai dengan desain yang elegan dan berkelas. Rasanya pengunjung seperti sedang tidak berada dalam terminal, melainkan bandara.  Begitu memasuki areanya Anda akan  melihat sebuah lorong penghubung antara  terminal dengan lokasi penjemputan penumpang. Lalu jika ingin mengecek ketersediaan tiket bus secara online bisa mengunjungi area loket dan informasinya.

2. Fasilitas Ruang Tunggu yang Sangat Nyaman

Tidak hanya model bangunannya yang banyak mencuri perhatian. Ruang tunggu untuk para penumpang juga tampak berbeda dari terminal pada umumnya. Desain ruangannya benar-benar menyerupai Bandara. Yang mana areanya sangat luas dan terdapat puluhan kursi hitam berjejer rapi membentuk sebuah barisan.

Satu hal yang menarik dari ruang tunggu terminal ini adalah pengunjung bisa melihat secara langsung  lajur bus dari ketinggian. Mengingat letaknya berada di lantai dua dan pemandangan yang terlihat layaknya di bandara. Spot ini pun juga bisa dijadikan latar belakang foto yang instagenic. Sambil duduk-duduk santai Anda bisa berburu spot foto keren.

3. Fasilitas Umum yang Memadai

Kondisi Terminal Bungurasih hari ini jauh lebih baik ketimbang yang dulu. Sekarang penyediaan fasilitas umum untuk para difabel mulai mendapatkan perhatian pemerintah. Salah satunya dengan penyediaan eskalator bagi penumpang difabel. Dan ibu-ibu yang membawa anak bayi juga disediakan ruangan khusus untuk menyusui.

Teruntuk para pria dilarang menghirup asap rokok sembarangan. Jika ingin melakukannya  harus pergi ke area merokok terlebih dahulu. Fasilitas lainnya lagi ada toilet, mushola, ATM center, dan pusat informasi. Dan yang tak kalah membuat heboh  adalah adanya pusat perbelanjaan di sekitar terminal. Anda tinggal berjalan sekitar 5 – 10 menit ke arah barat.

4. Banyak Wisata Kuliner yang Murah Meriah 

Menunggu kedatangan bus di ruang tunggu sudah pasti sangat membosankan. Dari pada hanya duduk diam dan tidak melakukan apa-apa lebih baik cobalah  berburu wisata kulinernya. Di sana banyak tersedia warung makan yang menjual makanan tradisional khas Surabaya. Tidak perlu khawatir soal harganya, karena rata-rata makanannya dijual kisaran harga dibawah Rp50.000.

Salah satu warung makan yang paling terkenal di Terminal Bungurasih Surabaya adalah Kikil Sapi Waru Jaya. Lokasinya  berdekatan dengan pintu keluar bus antar kota. Lebih tepatnya ada di Jalan Raya Waru No. 18 Kedungrejo, Kec. Waru, Kabupaten Sidoarjo. Menu andalannya yaitu lontong kikil berkuah sedap. Untuk menikmati satu porsinya Anda hanya perlu membayar uang sebesar Rp30.000.

5. Memiliki Kamera CCTV yang Lumayan Banyak

Kini membawa barang berharga  saat naik transportasi umum tidak perlu takut lagi yang namanya pencurian. Karena hampir di semua tempat  sudah terpasang kamera CCTV. Tak terkecuali Terminal Bungurasih Sidoarjo yang selalu penuh dengan orang berlalu lalang. Dengan kehadiran kamera pengawas otomatis keamanan para penumpang akan terjamin.

Jumlah kamera pengawas di terminal ini lumayan banyak. Petugas lebih sering memasangnya pada area yang ramai dan sering kali rawan tindak kejahatan. Misalnya  di ruang tunggu, lobi, Musala, dan sekitaran terminal. Semisal terjadi tindakan kejahatan, pelaku bisa ketahuan dengan mudah melalui rekaman CCTV.

Cara Memesan Tiket Bus 

Pemesanan tiket di terminal ini tidaklah sesulit yang Anda kira. Pihak pengelola mempunyai 2 opsi yang bisa dipilih oleh penumpang. Pertama, membeli tiket offline melalui loket. Dan yang kedua memesannya secara online dengan menggunakan fasilitas e-ticketing. Penumpang bebas memilih mana yang menurutnya dapat memberikan kemudahan.

Apabila dilihat dari segi kepraktisannya maka sebagian besar orang lebih memilih e-ticketing. Penumpang dapat memastikan ketersediaan bus dan  jadwal keberangkatan secara real-time hanya lewat smartphone saja. Caranya dengan mengaksesnya melalui website atau aplikasi android. Menariknya lagi harga yang ditawarkan terkadang jauh lebih murah jika sedang ada promo atau diskon.

Prestasi Terminal Bungurasih

Pada tahun 2013 terminal ini memperoleh penghargaan Wahana Tata Laksana dari Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4). Penyerahannya sendiri dilakukan oleh Dirjen Hubdat Kemenhub RI, Suroyo Alimoeso kepada  Bapak Eddie selaku Kadishub Surabaya. Tepatnya pada tanggal 19 Juni 2013 di Kota Semarang, Jawa Tengah. 

Penghargaan ini  merupakan apresiasi kepada pihak pengelola terminal yang telah berupaya mewujudkan terminal sebagai tempat aman dan nyaman untuk bepergian. Dari sepuluh nominasi yang ada, Terminal Purabaya berada pada tingkatan paling atas. 

Disusul Terminal Lebak Bulus di peringkat dua dan Terminal Giwangan di posisi ketiga. Dengan adanya pencapaian ini diharapkan penyelenggara terminal lebih giat dalam bekerja agar bisa memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpang

Kesimpulan

Itulah ulasan singkat mengenai Terminal Bungurasih yang belum banyak orang tahu. Bagaimana, modelnya tidak kalah dengan terminal luar negeri bukan?. Kalau Anda ingin merasakan suasana Bandara tapi belum kesampaian, mungkin terminal satu ini bisa jadi alternatifnya. 

Boleh dibilang hampir keseluruhan bangunannya memang lebih mirip Bandara ketimbang terminal. Selama di sana Anda harus berhati-hati dan selalu simpan barang berharga di tempat yang aman. Semoga informasi domestik ini bermanfaat dan selamat liburan.

(FR – Indri)

Scroll to Top