SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Doa Mandi Wajib pria & Wanita

Bagikan:

AshefaNewsDoa Mandi Wajib merupakan mandi yang dilakukan seorang pria atau wanita yang sudah baligh, untuk kaum pria dilakukan setelah keluar mani atau setelah berhubungan badan dengan lawan jenis dan untuk kaum wanita dilakukan setelah selesai masa haid atau setelah berhubungan badan dengan lawan jenis.

Secara prakteknya Doa Mandi Wajib tidak sama dengan mandi pada umumnya, mandi wajib sering juga disebut mandi besar. Jika prakteknya dilakukan dengan tidak benar, maka akan merusak amalan selanjutnya.

Berikut ini penyebab Doa mandi wajib dilakukan :

  1. Jimak/Bersenggama/Hubungan intim

Yang pertama penyebab harus dilakukan mandi wajib adalah berhubungan badan dengan lawan jenis dengan pasangan yang sudah sah (Sudah menikah).

Doa Mandi Wajib yang dilakukan seseorang setelah berhubungan badan telah tertulis dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah Ra.

Bahwa rosulullah SAW bersabda :

إِذَا جَلَسَ بَيْنَ شُعَبِهَا الأَرْبَعِ ثُمَّ جَهَدَهَا ، فَقَدْ وَجَبَ الْغَسْلُ

Artinya: “Jika seseorang duduk di antara empat anggota badan istrinya, lalu bersungguh-sungguh kepadanya, maka wajib baginya mandi.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Doa Mandi wajib Setelah Hubungan Intim

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Artinya: “Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabat, fardhu karena Allah Ta’ala.

2. Keluarnya air mani yang disengaja atau tidak disengaja

Yang kedua penyebab harus dilakukan mandi wajib adalah keluarnya air mani yang keluar disengaja atau tidak disengaja. Dalam hal ini bukan hanya setelah berhubungan saja akan tetapi kalau diluar berhubungan badan seseorang mengeluarkan air mani maka diwajibkan juga untuk mandi.

Hal ini diwajibkan oleh Allah melalui firmannya :

وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا

Artinya: “Dan jika kamu junub, maka mandilah.” (QS. Al-Maidah : 6 )

Doa Mandi wajib Setelah Keluarnya Air Mani

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Artinya: “Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabat, fardhu karena Allah Ta’ala.”

3. Keluarnya darah haid atau nifas bagi wanita.

Yang ketiga penyebab harus dilakukan mandi wajib adalah keluarnya darah haid dan nifas, ini hanya berlaku kepada seorang wanita.

Hal ini sudah menjadi hal yang biasa dialami seorang wanita jika haid adalah kondisi keluarnya darah seorang wanita setiap satu bulan sekali minimal 1 hari satu malam dan maksimalnya 15 hari.

Sedangkan nifas adalah keluarnya darah yang dari seorang wanita setelah melahirkan paling sedikitnya adalah satu semburan, waktu sedangnya adalah 40 hari dan paling lama 60 hari.

Jika kedua hal ini seperti keluarnya darah haid dan nifas sudah selesai maka bagi kaum wanita muslim wajib melaksanakan mandi wajib.

Hal ini diperintahkan oleh Rosulullah SAW melalui hadisnya didalam hadits bukhori dan muslim.

Rosulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Bersabda :

فَإِذَا أَقْبَلَتِ الْحَيْضَةُ فَدَعِى الصَّلاَةَ وَإِذَا أَدْبَرَتْ فَاغْسِلِى عَنْكِ الدَّمَ وَصَلِّى

Artinya: “Apabila kamu datang haid hendaklah kamu meninggalkan shalat. Apabila darah haidh berhenti, hendaklah kamu mandi dan mendirikan shalat.” (HR. Bukhari, dan Muslim ).

Doa Mandi wajib Setelah Haid Dan Nifas

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ مِنَ الحَيْضِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Artinya: Sengaja aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar disebabkan haid karena Allah Ta’ala.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ النِّفَاسِ ِللهِ تَعَالَى

Artinya: “Aku berniat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari nifas karena Allah Ta’ala.”

(ALN)

Scroll to Top