SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Barakallahu Lakuma

Bagikan:

AshefaNews – Ucapan Barakallahu lakuma (بَارَكَ اللهُ لَكُماَ) sudah tidak asing lagi dikalangan umat Muslim. Ucapan ini seolah sudah menjadi trend dengan tujuan kampanye penggunaan istilah islami di berbagai media sosial. Merupakan hal yang positif, sebab memiliki arti yang berupa doa untuk sesama Muslim.

Kita biasa mendengar ucapan Barakallahu lakuma (بَارَكَ اللهُ لَكُماَ) sebagai ucapan selamat dalam berbagai kondisi, mulai dari ucapan untuk pasangan pengantin, setelah memenangkan perlombaan, lulus tes wawancara, ucapan atas keberhasilan seseorang dalam karir, bisnis, atau bahkan akademik seperti kelulusan atau wisuda dan peristiwa lainnya.

Adapun lengkapnya yang bisa kita ucapkan ialah dengan kalimat, 

بَارَكَ اللهُ لَكُماَ وَبَارَكَ عَلَيْكُماَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ

Barakallahu lakuma wa baraka ‘alaikuma wa jama’a bainakuma fii khoir berarti

Artinya, “Semoga Allah karuniakan barakah kepadamu, dan semoga Ia limpahkan barakah atasmu, dan semoga Ia himpun kalian berdua dalam kebaikan.”

Ajaibnya ketika mengucapkan kalimat ini, orang yang memberikan ucapan seolah merasakan pula kebagagiaan dan ikut bersuka cita atas kebahagiaan orang lain. Bahkan dengan mengucapkan barakallahu lakuma itu artinya kita mengekspresikan kebahagiaannya dengan melalui rahmat-Nya kepada orang lain. Sebab ucapan ini memiliki arti yang sejalan dengan doa. Sebagaimana ketika kita mendoakan kebaikan untuk orang lain, maka doa itupun kembali kepada kita.

Memberi ucapan yang berupa doa kepada orang lain, sangat dianjurkan sebab agar senantiasa mengingat besarnya kasih sayang Allah SWT melalui rahmaat dan rahiim-Nya sebagai Tuhan semesta alam dengan mengagungkan lafadz-Nya dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan memahami lafadz dan arti dari ucapan Barakallahu lakuma (بَارَكَ اللهُ لَكُماَ) maka kita berarti sedang mengamalkan lafadz yang diajarkan oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam.

Sebagaimana dalam Hadis riwayat Nasa’I dalam Amalul Yaum Wal Lailah no 303, yang berbunyi:

أُهْدِيَتْ لِرسولِ اللهِ صلی الله عليه و سلم شاةٌ ، فقال: اقسميها ، فكانتْ عائشةُ رضي الله عنها إذا رجَعَتْ الخادِمُ تقول: ما قالوا ؟ تقول الخادم قالوا: بارَكَ اللهُ فيكم فتقولُ عائشةُ رضي الله عنها:  وفيهم باركَ اللهُ ، نرُدُّ عليهِم مثلَ مَا قالوا ، ويَبْقَى أجرُنا لَنا.

“Aku memberikan hadiah kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berupa seekor domba. Lantas Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Bagi dualah domba tersebut.” Telah menjadi kebiasaan bagi Aisyah radhiallahu ‘anha, bila pelayannya telah pulang, maka ia bertanya, “Apa yang mereka katakan?” Pelayanannya menjawab, mereka mengucapkan, “Barakallahu fiikum” (semoga Allah melimpahkan keberkahan pada kamu). Maka Aisyah radhiallahu ‘anha mengucapkan, “Wa fiihim barakallah” (dan semoga Allah pun melimpahkan keberkahan kepada mereka). Kita telah membalas do’a mereka dengan do’a yang semisal dan tetap bagi kita mendapatkan pahala.”

Lafadz ini diharapkan agar seseorang yang menerima ucapannya mendapatkan keberkahan. Selain itu pengucapan baarakallahu lakuma merupakan bentuk syukur nyata akan kehadirat Allah Swt melalui limpahan berkah yang diberikan kepada orang lain berupa rasa bahagia atas peristiwa atau keberhasilan apapun itu.

Namun ternyata, terdapat beberapa macam ucapan Barakallah (بَارَكَ الله) yang sering digunakan. Kita bisa membedakannya dari cara menggunakan dan orang yang dimaksud agar mendapat doa tersebut.

Berikut ini beberapa macam ucapan barakallah (بَارَكَ الله) yang perlu kita ketahui.

Pertama, ucapan Barakallah (بَارَكَ الله)

Barakallah (بَارَكَ الله) mempunyai arti “Semoga mendapat berkah dari Allah.” Kalimat barakallah (بَارَكَ الله) merupakan kalimat umum yang bisa kita gunakan pada peristiwa apapun karena memiliki artinya yang umum untuk mendoakan sesama mendapat berkah dari Allah Swt.

Kedua, ucapan Barakallahu fiik بارك الله فيك))

Kalimat ini sama seperti ucapan Barakallah (بَارَكَ الله) dan memiliki arti yang sama yakni “Semoga Allah memberkahi kamu.” Namun penggunaannya bisa lebih spesifik, seperti jika berakhiran “fiika” maka ditujukan untuk “kamu (seorang laki-laki)”, sedangkan apabila berakhiran “fiiki” maka dikhususkan untuk “kamu (seorang perempuan)”.

Maka bagi yang menjawabnya pun bisa dengan variasi akhiran sesuai orang yang dituju, laki-laki ataukah perempuan.

Misalnya saja jika yang mengucapkannya perempuan maka, “wa fiiki barakallah” (وَفِيكِ، بَارَكَ اللهُ) yang artinya untukmu juga (ditujukan kepada perempuan). Atau jika yang mengucapkannya laki-laki maka bisa dijawab dengan kalimat, “wa fiika barakallah” وَفِيْكَ بَارَكَ اللهُ)) yang artinya untukmu juga (ditujukan kepada laki-laki).

Ketiga, ucapan Barakallahu fiikum ‎بَارَكَ اللهُ فِيْكُم) ‏‎)‎

Kalimat ini sama halnya dengan barakallahu fiik, hanya saja lafadz barakallahu fiikumبَارَكَ اللهُ فِيْكُم) ) diucapkan kepada orang lain yang banyak jumlahnya baik itu laki-laki ataupun perempuan. Adapun artinya yakni, “Semoga Allah memberkahi kalian semua.”

Sehingga apabila kita ingin mengucapkan kepada banyak orang yang mereka terdiri dari laki-laki dan perempuan, maka tidak perlu mengucapkan akhiran dengan menggabungkan “fiiki” serta “fiika” namun cukup menggantinya dengan “fiikum”.

Keempat, ucapan Barakallah fii umrik ‎بركة الله في عمرك)‏‎)‎

Kalimat ini berbeda dengan lafadz barakallah sebelumnya. Sebab pengucapan barakallahu fii umrik بركة الله في عمرك)‏‎)‎ dikhususkan apabila kita memberikan doa atau ucapan baik kepada orang lain yang sedang berulang tahun.

Lafadz barakallahu fii umrik بركة الله في عمرك)‏‎)‎ memiliki makna, “Semoga mendapat berkah dari Allah SWT dalam usiamu.” Hal ini dengan tujuan bahwa kita mendoakan orang lain dalam sisa usia mereka agar senantiasa mendapat limpahan keberkahan rahmat dari Allah Swt sehingga dapat memanfaatkan sisa usianya dalam kebaikan dan beribadah kepada Allah Swt.

Kelima, ucapan Barakallahhu fii ilmi بركة الله في إلمي))

Kalimat ini merupakan ucapan barakallah (بَارَكَ الله) yang lebih spesifik pula seperti barakallahu fii umrik. Namun Barakallahu fii ilmi بركة الله في إلمي)) merupakan kalimat doa yang diucapkan kepada orang yang berhasil dalam masa belajarnya atau bisa diartikan pula mendoakan orang lain dengan keilmuan yang dimilikinya agar senantiasa mendapatkan keberkahan.

Lafadz barakallahu fii ilmi ركة الله في إلمي)) berarti memiliki makna, “Semoga mendapatkan berkah Allah atas ilmumu.” Lafadz ini bisa kita ucapkan apabila melihat teman dan kerabat telah lulus ujian sekolah maupun kegiatan lainnya yang berkaitan dengan bidang keilmuan yang dimilikinya.

Itulah beberapa macam ucapan barakallah yang perlu kita ketahui sebagai bagian dari syiar Islam. Sebab di dalam kalimatnya terdapat doa serta pengakuan jika kita sebagai manusia yang lemah hanya pantas memuji serta meminta keberkahan dari Allah Swt atas apa yang telah kita capai. Baik itu pencapaian seorang muslim dalam karir, pendidikan, pernikahan, diberikan kesempatan taubat dengan panjangnya usia di bumi ataupun yang lainnya. Ucapan ini pula pada akhirnya memberikan kita pemahaman jika mengucapkannya merupakan doa yang baik bagi sesama saudara seiman.

Sebab pada hakikatnya apabila kita mendoakan orang lain maka sama halnya kita sedang mendoakan kebaikan untuk diri kita sendiri. Dengan terbiasa mengucapkan barakallah kepada sesama pun melatih kita agar jauh dari sifat hasad, iri, dengki dan sifat buruk lainnya. 

Wallahu a’lam bishawab

(GE – DIN)

Scroll to Top