Bryan moreno wasit kontroversional pada piala dunia 2022

Bagikan:

AshefaNews – Sosok wasit satu ini sempat menyota perhatian publik saat dirinya memimpin sebuah perandingan besar antara italia dengan korea selatan. Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan korea selatan ini, keputusan bryan moreno dirasa amat sangat menguntungkan tuan rumah yakni korea selatan. Saat itu timnas italia dengan julukan gli azzuri yang masih diperkuat oleh bintang mereka fransesco totti hingga alesandro del piero. Mereka harus menyerah setalah pemain korea selatan ahn jung hwan tampil sebagai pahlawan korea selatan dengan gol pada babak perpanjangan waktu. Keputusan paling kontroversial yang ia keluarkan pada peratandingan itu ialah saat ia memberikan kartu kuning kedua kepada fransesco totti karena dianggap melakukan diving. Padahal jarak pandang wasit tersebut cukup jauh dari fransesco totti sehingga keputusan ini menjadi sangat kontroversional, namun dirinya tetap tega untuk mengusir fransesco totti dari lapangan pertandingan pasa saat itu. Tentunya pada piala dunia 2022 di Qatar mendatang para pecinta sepak bola berharap kejadian seperti pada tahun 2002 tidak akan terulang lagi sehingga pertandingan akan seru serta dapat dinikmati secara adil tanpa merugikan pihak tim manapun. 

Skorsing

Selama berkarir menjadi wasit ia memang telah mengeluarkan banyak keputusan yang cukup kontroversional, sehingga membuatnya pernah merasakan skorsing dari FIFA selama 20 pertandingan. Salah satu keputusan kontroversional yang ia buat di liga ekuador ialah saat pertandingan Barcelona de Guayaquil vs deportivo liga de quito. Saat itu ia memberi tambahan waktu sebanyak 13 menit, sedangkan wasit official pada saat itu hanya memberikan waktu tambahan sebanyak 6 menit saja. Oleh karena keputusan itu membuat klub Deportivo liga de quito berhasil mencetak gol tambahan. Namun anehnya bryan moreno malah mencatat gol yang seharusnya terjadi menit ke 98 serta 101, malah menjadi menit ke 89 serta 90.

Pernah Merasakan Penjara

Bryan moreno pada saat itu sempat juga mendekam dipenjara akibat kasus penyelundupan kokain sebanyak 6 kilogram yang ia sembunyikan di celana dalam. Namun saat ini ia telah berubah, wasit yang memutuskan untuk pensiun pada usia 36 tahun ini, sekarang menjalani kesibukan sebagai komentator olahraga, khususnya olahraga sepak bola. 

Menyesali Keputusan Pada Saat Piala Dunia 2002

Setelah berlalu selama 20 tahun, bryan moreno mengenang pertandingan yang ia pimpin saat itu antara timnas italia menghadapi korea selatan, ia merasa sedikit menyesal ketika mengeluarkan keputusan yang terlalu terburu buru pada saat itu. Ia telah menyadari  bahwa karena keputusan tersebut menjadi biang kerok kekalahan timnas italia oleh timnas korea selatan pada saat itu. Selain menyesali keputusan untuk mengusir fransesco totti keluar lapangan, ia sadar seharusnya ia pun tutur memberikan kartu merah kepada pemain korea selatan hwang sun hon karena tekel kerasnya kepada zambrotta pada menit ke 72. Ia menambahkan bahwa saya hanyalah manusia, saya salah menilai intensitas tekel pada saat itu, yang harus anda Yakini ialah bahwa saya tidak pernah ingin mendukung atau melawan tim tertentu pada saat itu.

(GE – FKR)

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top