9 negara yang tidak dapat menjadi tuan rumah ajang piala dunia

Bagikan:

AshefaNews – Piala dunia merupakan salah satu turnamen paling bergengsi yang sangat ditunggu oleh para pecinta sepak bola di seluruh belahan dunia. Namun, sayangnya pada edisi tahun ini di Qatar 2022 akan sedikit terasa kurang seru karena sang jawara euro 2020 italia, gagal tampil dikarenakan kalah pada babak play off. Tidak hanya italia, terdapat beberapa negara yang memiliki pemain bintang seperti norwegia dengan erling haaland, swedia dengan Zlatan Ibrahimovic, serta chile dengan alexis sanchez dan Arturo vidal. Tampil membela negara tercinta diajang piala dunia merupakan impian pada setiap pemain sepak bola serta public di dunia, mengingat ajang ini hanya diselenggarakan selama 4 tahun sekali serta hanya tim nasional terbaik yang dapat mengikuti turnamen ini karena melewati babak kualifikasi yang cukup ketat. Namun, mimpi tersebut tampaknya akan sulit untuk direalisasikan mengingat Sembilan negara ini tidak tergolong kedalam anggota FIFA walupun mereka telah diakui oleh PBB beberapa negara tersebut ialah, sebagai berikut:

9. Monaco

Timnas Monaco memiliki asosiasi sendiri yang dikendalikan oleh federasi sepak bola Monegasque. Sehingga membuat Monaco tidak termasuk anggota FIFA maupun UEFA, yang membuat mereka tidak akan pernah bersaing di Piala Dunia maupun Euro. Hal ini yang mengakibatkan klub AS Monaco bermain di kompetisi tertinggi sepak bola prancis. 

8. Kepulauan Marshall

Kepulauan marshall merupakan sebuah negara kepulauan yang terletak di samudera pasifik bagian barat. Pada negara ini, olahraga sepak bola merupakan hal yang asing ditelinga masyarakat mereka.

7. Nauru

Nauru dikenal sebagai sebuah negara kepulauan di Micronesia, pasifik tengah. Negara ini juga tidak terdaftar sebagai anggota FIFA. Olahraga rugby merupakan olahraga terpopuler pada negara nauru.

6. Vatikan

Negara vatikan merupakan salah satu dari delapan negara merdeka yang telah diakui sepenuhnya di mana tim nasionalnya bukanlah anggota dari FIFA. Timnas vatikan hanya pernah sekali bermain pada satu pertandingan internasional, yakni saat berhadapan dengan Monaco pada tahun 2002 silam di italia dengan skor akhir 0 – 0.

5. Palau

Palau merupakan negara kepulauan pada samudera pasifik dekat wilayah provinisi papua barat. Sama halnya seperti beberapa negara lain, mereka juga tidak diakui oleh FIFA. Namun, mereka pernah mengadakan kompetisi sendiri dengan turnamen berjudul Micronesia games pada tahun 1998 lalu, dimana timnas palau berhasil menempati urutan ketiga. Dalam turnamen, pertandingan berdurasi 80 menit tersebut dimainkan di lapangan dengan ukuran dibawah standar atau regulasi.

4. Tuvalu

Negara Tuvalu merupakan anggota OFC, namun bukan anggota dari FIFA. Hal ini dikarenakan Tuvalu memiliki kekurangan dalam hal regulasi sebagai faktor utama tawaran keikutsertaan anggota mereka ditolak oleh FIFA. 

3. Micronesia

Negara ini sedang dalam proses pengajuan untuk menjadi bagian anggota dari FIFA. Namun, proses yang mereka lalui akan menjadi sulit dan harus menunggu balasan selama batas waktu yang tidak dapat ditentukan.

2. Kiribati

Negara Kiribati merupakan sebuah negara dengan jumlah penduduk sebanyak 100 ribu orang yang terletak pada samudera pasifik. Sejumlah cara telah dilakukan pemerintah Kiribati untuk menjadi bagian dari anggota FIFA, namun Kendati demikian mereka mengakui bahwa akan sangat sulit untuk menjalin Kerjasama dengan mereka (FIFA).

1. Britania Raya

Tim nasional britania raya merupakan tim sepak bola yang telah diawasi oleh asosiasi kepulauan virgin britania raya. Namun, beruntungnya FIFA memberi mereka ijin untuk ikut dalam kompetisi di olimpiade. Untuk kompetisi piala dunia mereka tidak diberi ijin karena dalam organisasi FIFA, britania raya telah dipecah menjadi empat negara yakni irlandia utara, inggris, wales, serta skotlandia.

(GE – FKR)

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top