SCROLL UNTUK MELANJUTKAN BACA

Amazon Rumahkan 18.000 Karyawan Lebih

Bagikan:

AshefaNews, Jakarta – Amazon memberhentikan lebih dari 18.000 karyawan. Angka itu yang jauh lebih besar dari yang direncanakan sebelumnya 

Keputusan itu juga menandai kemerosotan di sektor teknologi semakin dalam. Angka baru tersebut akan menjadi jumlah pemotongan terbesar yang terungkap sejauh ini di perusahaan teknologi besar. 

Chief Executive Officer Amazon Andy Jassy mengumumkan pemecatan tersebut dalam sebuah memo pada Rabu (4/1). Pengurangan karyawan terkonsentrasi di jajaran divisi ritel dan sumber daya manusia seperti perekrutan. 

“Amazon telah melewati ekonomi yang tidak pasti dan sulit di masa lalu, dan kami akan terus melakukannya. Perubahan ini akan membantu kami mengejar peluang jangka panjang kami dengan struktur biaya yang lebih kuat,” katanya dilansir dari Straits Times, Kamis (5/1). 

Di Singapura, Amazon memiliki sekitar 2.000 karyawan penuh waktu dan paruh waktu per Oktober 2021. Amazon membuka kantor baru berlantai tiga di Asia Square Tower 1 bulan itu untuk memperluas kehadirannya di Singapura. 

Investor Amazon memberikan reaksi positif terhadap upaya perampokan tersebut karena dapat meningkatkan keuntungan. Pasar juga menanggapi positif dengan kenaikan saham hampir 2% pada akhir perdagangan. 

Amazon memiliki sekitar 350.000 karyawan perusahaan di seluruh dunia. 

(RM – Yana) 

Scroll to Top